Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Instruksi Galak Presiden ‘Sikat’ Dapur Nakal: Nanik S. Deyang Suspend 10.030 Unit Bermasalah

by Visioner Indonesia
Maret 20, 2026
in Nasional
Reading Time: 2min read
Instruksi Galak Presiden ‘Sikat’ Dapur Nakal: Nanik S. Deyang Suspend 10.030 Unit Bermasalah

JAKARTA, — Presiden Prabowo Subianto menunjukkan sikap tanpa kompromi dalam mengawal kualitas program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menginstruksikan audit total di tingkat lapangan. Langkah drastis ini berujung pada penangguhan sementara (suspend) terhadap 10.030 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia yang dinilai melanggar standar prosedur operasional dan membahayakan keselamatan penerima manfaat.

Dalam diskusi di Hambalang, Selasa (17/3/2026), Presiden secara khusus memuji ketegasan tim pengawas dalam menertibkan mitra yang tidak amanah. “Ini saya punya wakil kepala, seorang ibu, namanya Ibu Nanik (S. Deyang). Galak sekali dia, dia sidak terus kerjanya. Yang sudah di-suspend jumlahnya 10.030 SPPG,” ujar Presiden dengan nada seloroh namun penuh penekanan terhadap pentingnya integritas program.

Menanggapi instruksi “galak” tersebut, Aktivis Nusantara, Romadhon Jasn, menilai langkah pembersihan skala besar ini sebagai bentuk tanggung jawab moral negara yang patut diapresiasi publik. “Ketegasan Presiden dan aksi galak Ibu Nanik di lapangan adalah bukti bahwa kualitas gizi anak bangsa tidak bisa ditawar. Ini bukan pelemahan program, melainkan upaya purifikasi agar dana rakyat benar-benar sampai ke piring siswa dalam bentuk nutrisi terbaik,” ujar Romadhon kepada wartawan, Jumat (20/3) di Jakarta.

Investigasi internal Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkap adanya berbagai pelanggaran standar di tingkat tapak, mulai dari masalah higiene pangan hingga praktik mark-up harga bahan baku. Penindakan tegas terhadap dapur-dapur yang tidak memenuhi standar menjadi bukti bahwa pengawasan dilakukan secara nyata dan tidak sekadar bersifat administratif demi menjaga kepercayaan masyarakat.

Romadhon menekankan bahwa publik harus melihat tindakan penangguhan masif ini sebagai sistem filterisasi yang sehat bagi keberlanjutan ekosistem program nasional. “Masyarakat tidak perlu cemas dengan angka penangguhan yang besar. Justru kita harus yakin bahwa pemerintah sedang melakukan seleksi ketat terhadap mitra yang tidak amanah. Komitmen untuk ‘bersih-bersih’ sebelum ekspansi besar menunjukkan manajemen risiko yang sangat matang,” tambahnya.

Kebijakan penangguhan 10.030 unit ini berjalan beriringan dengan jeda operasional MBG selama masa libur Idul Fitri yang dimulai sejak 13 Maret 2026. Langkah strategis ini diproyeksikan mampu menghasilkan efisiensi anggaran negara hingga Rp 5 triliun, yang direncanakan akan dialokasikan kembali untuk penguatan infrastruktur pengawasan digital serta pembangunan laboratorium pengujian pangan di berbagai daerah.

Terkait efisiensi anggaran tersebut, Don melihat adanya sisi positif bagi kesiapan teknis dan standarisasi layanan di seluruh pelosok negeri. “Efisiensi Rp 5 triliun selama libur Lebaran ini sangat logis untuk memperkuat sistem audit. Dana tersebut akan memastikan bahwa saat program kembali berjalan pada 31 Maret nanti, kualitasnya menjadi jauh lebih berlapis, presisi, dan sulit dimanipulasi oleh oknum mana pun,” jelas Romadhon.

Pemerintah memastikan tidak akan memberikan ruang bagi kelalaian dalam urusan gizi anak-anak Indonesia, termasuk kewajiban setiap unit untuk melibatkan UMKM dan petani lokal. Pengetatan standar kini menjadi syarat mutlak; setiap dapur yang akan beroperasi kembali diwajibkan memenuhi skor kelayakan tinggi, memiliki sistem sanitasi mumpuni, serta mampu mengelola limbah secara mandiri.

Sebagai penutup, Romadhon mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung dan mengawal ketegasan instruksi Presiden demi masa depan generasi emas. “Program mulia ini membutuhkan pengawasan yang ‘galak’ dan konsisten. Dengan hilangnya unit-unit bermasalah, kita sedang menuju standarisasi gizi yang lebih bermartabat. Mari kita kawal agar MBG menjadi warisan bersih untuk kecerdasan bangsa,” tegas Romadhon.

Previous Post

Masyarakat dan Aktivis Apresiasi Polri: Sinergi TNI Ungkap Kasus Air Keras

Next Post

Prabowo Soroti Budaya Asal Bapak Senang di Pemerintahannya

Related Posts

Gibran Bawa Mahasiswa ke NTT untuk Pemulihan Gempa: Peran Nyata Generasi Muda di Tengah Bencana
Daerah

Gibran Bawa Mahasiswa ke NTT untuk Pemulihan Gempa: Peran Nyata Generasi Muda di Tengah Bencana

Agustus 20, 2026
Momen Hangat Prabowo, Jokowi, dan Gibran Tampak Mesra
Nasional

Momen Hangat Prabowo, Jokowi, dan Gibran Tampak Mesra

Agustus 17, 2026
Megawati Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di Sekolah Partai PDIP, Doakan Korban Gempa NTT
Nasional

Megawati Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di Sekolah Partai PDIP, Doakan Korban Gempa NTT

Agustus 17, 2026
Saan Mustopa Dorong Percepatan Hunian Tetap bagi 4.000 Pengungsi Gempa NTT
Nasional

Saan Mustopa Dorong Percepatan Hunian Tetap bagi 4.000 Pengungsi Gempa NTT

Agustus 17, 2026
Negara Kita Diuji Kebakaran Hutan dan Bencana Alam
Nasional

Negara Kita Diuji Kebakaran Hutan dan Bencana Alam

Agustus 17, 2026
HUT RI ke-81, Ketua KPK Ingatkan Integritas dan Ajak Bantu Korban Gempa NTT
Nasional

HUT RI ke-81, Ketua KPK Ingatkan Integritas dan Ajak Bantu Korban Gempa NTT

Agustus 17, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Eks Dirut PGN Divonis 4 Tahun Bui terkait Korupsi Jual Beli Gas

Orang Dekat Pimpinan DPR Aceh Dihukum Cambuk 22 Kali karena Berzina

BSMI Masuk Kampung Terpencil Ende, Salurkan Bantuan ke Korban Gempa yang Terisolir

Enam Kepala Dinas di Bogor Tak Bisa Dihubungi, KPK Diduga Gelar OTT

Gibran Bawa Mahasiswa ke NTT untuk Pemulihan Gempa: Peran Nyata Generasi Muda di Tengah Bencana

Kapolri dan Titiek Soeharto Tinjau Pengungsi Gempa di Manggarai, Pastikan Bantuan Terus Mengalir

TERPOPULER

Eks Dirut PGN Divonis 4 Tahun Bui terkait Korupsi Jual Beli Gas

Orang Dekat Pimpinan DPR Aceh Dihukum Cambuk 22 Kali karena Berzina

BSMI Masuk Kampung Terpencil Ende, Salurkan Bantuan ke Korban Gempa yang Terisolir

Enam Kepala Dinas di Bogor Tak Bisa Dihubungi, KPK Diduga Gelar OTT

Gibran Bawa Mahasiswa ke NTT untuk Pemulihan Gempa: Peran Nyata Generasi Muda di Tengah Bencana

Kapolri dan Titiek Soeharto Tinjau Pengungsi Gempa di Manggarai, Pastikan Bantuan Terus Mengalir

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved