Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Pelaku Penembakan Di Gereja Afro-Amerika Ditangkap !

by Redaksi
Juni 20, 2015
in Peristiwa
Reading Time: 2min read
Pelaku Penembakan Di Gereja Afro-Amerika Ditangkap

Peristiwa Yang Menewaskan Sembilan Orang Warga Afro-Amerika Ini Diduga Bermotif Rasial

Seorang pria bersenjata berkulit putih yang menjadi tersangka penembakan di gereja di Charleston, South Carolina, Amerika Serikat, yang menewaskan sembilan orang Afrika-Amerika, ditangkap pada Kamis (18/6).

Dylann Roof, pria berusia 21 tahun asal Lexington, South Carolina, dibawa ke tahanan di Shelby, North Carolina, kata kepala kepolisian Charleston, Gregory Mullen. “Kami harus melakukan banyak penyelidikan untuk mengetahui mengapa ini terjadi,” katanya seperti yang dilansir oleh kantor berita Xinhua.

Masih belum jelas apa yang menjadi motif utama dari Dylann Roof, apakah pelaku menyasar individu tertentu dalam penembakan di gereja warga Afrika-Amerika itu. “Kami tidak tahu jika ada orang yang disasar selain gereja itu sendiri,” katanya serta menambahkan bahwa aparat yakin Roof bekerja sendiri.

Sebelumnya Jaksa Agung Amerika Serikat Loretta Lynch menyatakan Departemen Kehakiman sudah membuka penyelidikan kejahatan karena kebencian dalam kejadian penembakan di Emanuel African Methodist Episcopal Church, salah satu gereja terkemuka warga kulit hitam di Amerika Serikat yang dibangun pada tahun 1891.

Menurut polisi Roof mengikuti pertemuan doa selama hampir satu jam pada Rabu malam sebelum akhirnya melepaskan tembakan. Aparat penegak hukum yang diwawancarai jaringan televisi CNN mengatakan para saksi mata memberitahu mereka bahwa tersangka berada di gereja “untuk menembaki orang kulit hitam.”

Sembilan orang korban, semuanya berkulit hitam, tewas dalam kejadian penembakan itu dan tiga orang lainnya selamat, termasuk seorang perempuan. Media lokal mengutip perempuan itu mengatakan bahwa penembak mengatakan dia membiarkannya hidup supaya bisa memberitahu semua orang apa yang terjadi.

“Satu-satunya alasan seseorang bisa ke gereja dan menembaki orang yang sedang berdoa adalah kebencian,” kata Wali Kota Charleston Joe Riley.

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Ban Ki-moon juga mengecam pembunuhan tersebut. “Sekretaris Jenderal dengan keras mengutuk pembunuhan sembilan orang yang tampaknya bermotif rasial di di gereja Afrika-Amerika di Kota Charleston, Amerika Serikat, pada 17 Juni,” kata Wakil Juru Bicara PBB Farhan Haq dalam satu taklimat di Markas Besar PBB, New York.

Ban menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban dan solidaritas kepada para penyintas. “Ia berharap orang atau orang-orang yang bertanggung-jawab atas tindak kekerasan karena kebencian ini segera diseret ke pengadilan,” katanya. (Syaifulloh Amir/ DZ)

Tags: Afro-AmerikaDylann RoofPenembakan Di Gereja
Previous Post

Usai Ultah ke-116, Manusia Tertua Di Dunia Hembuskan Nafas Terakhir

Next Post

Rekor Baru Gedung Tertinggi Di Dunia “Tanpa Antena”

Related Posts

Kepala BGN Apresiasi Inovasi Detektor Makanan Basi dari BRIN: “Kami Butuh Alat Ini!”
Lifestyle

Kepala BGN Apresiasi Inovasi Detektor Makanan Basi dari BRIN: “Kami Butuh Alat Ini!”

Agustus 27, 2026
Polemik Hijab di Unhan Tak Perlu Berlarut, Aturan Sudah Jamin Hak Kadet
Peristiwa

Polemik Hijab di Unhan Tak Perlu Berlarut, Aturan Sudah Jamin Hak Kadet

Agustus 25, 2026
Prabowo Janji Naikkan Pangkat Pangdam dan Kapolda Riau Jika Karhutla Tuntas
Peristiwa

Prabowo Janji Naikkan Pangkat Pangdam dan Kapolda Riau Jika Karhutla Tuntas

Agustus 24, 2026
90 Persen Karhutla di Kalimantan Disebut Disengaja untuk Buka Lahan Sawit, Menteri LH: “Ini Kejahatan Terencana”
Daerah

90 Persen Karhutla di Kalimantan Disebut Disengaja untuk Buka Lahan Sawit, Menteri LH: “Ini Kejahatan Terencana”

Agustus 23, 2026
BNPB: Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah Jadi 91 Orang, 161 Ribu Warga Mengungsi
Daerah

BNPB: Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah Jadi 91 Orang, 161 Ribu Warga Mengungsi

Agustus 23, 2026
Ironis, Baru 64 Persen Tenaga Kesehatan yang Terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan
Peristiwa

Ironis, Baru 64 Persen Tenaga Kesehatan yang Terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan

Agustus 22, 2026

TERKINI

Kepala BGN Apresiasi Inovasi Detektor Makanan Basi dari BRIN: “Kami Butuh Alat Ini!”

Menkes Budi Siapkan Insentif Rp30 Juta untuk Atasi Krisis Dokter Gigi

Sidang Banding Terakhir, Nadiem Harap Hakim Ambil Keputusan Berdasarkan Hati Nurani

KPK Perpanjang Penahanan Silmy Karim 30 Hari, Penyidikan Kasus Imigrasi Berlanjut

Massa AMPB Bubar Usai Dapat Komitmen DPR: “Sampai Bertemu Desember!”

“Saya Mau Jadi Warga NU!” Prabowo Minta KTA ke Gus Yahya, Janji Datang Lagi di Penutupan

TERPOPULER

Kepala BGN Apresiasi Inovasi Detektor Makanan Basi dari BRIN: “Kami Butuh Alat Ini!”

Menkes Budi Siapkan Insentif Rp30 Juta untuk Atasi Krisis Dokter Gigi

Sidang Banding Terakhir, Nadiem Harap Hakim Ambil Keputusan Berdasarkan Hati Nurani

KPK Perpanjang Penahanan Silmy Karim 30 Hari, Penyidikan Kasus Imigrasi Berlanjut

Massa AMPB Bubar Usai Dapat Komitmen DPR: “Sampai Bertemu Desember!”

“Saya Mau Jadi Warga NU!” Prabowo Minta KTA ke Gus Yahya, Janji Datang Lagi di Penutupan

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved