Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Wow! 30 Juni 2015 Nanti Sehari Semalam Lebih Dari 24 Jam

by Redaksi
Juni 23, 2015
in Peristiwa
Reading Time: 2min read
Pada 30 Juni 2015 Nanti Sehari Semalam Lebih Dari 24 Jam
0
SHARES
64
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Detik kabisat atau detik tambahan di bulan Juni akan terasa lebih lama dari bulan Juni – Juni tahun lalu walau hanya bertambah 1 detik, pada tanggal 30 Juni 2015 nanti bukan hanya 24 jam, tetapi 24 jam 1 detik. Tanggal 30 Juni 2015 hari akan berakhir bukan pada pukul 23.59.59, melainkan pada pukul 23.59.60 dan tanggal 1 Juli tetap akan di mulai pada pukul 00.00.00.

Detik kabisat atau detik tambahan dilakukan menurut keputusan Internasional Earth Rotation and Reference Systems Service di paris pada tahun 1972. Sama dengan tahun kabisat, detik kabisat mempunyai tujuan yang sama, yaitu menyesuaikan waktu dengan gerakan bumi yang sebenernya. Meski demikian, sebab keduanya berbeda.

Rotasi bumi yang mengelilingi matahari yang sebenernya bukan 365 hari, melainkan 365,25 hari adalah sebab dalam kasus tahun kabisat. Jika satu tahun di biarkan terus-menerus 365 hari, maka waktu takan sesuai dengan gerakan bumi sebenarnya sebagai contoh permulaan musin yang akan terus mundur.

Sementara itu, memutuskan satu hari sama dengan 365,25 hari tidak akan mungkin. Jika diputuskan seperti itu , aka nada hari yang akan berakhir pada pukul 06.00 pagi atau pukul 12.00 siang. Untuk menyingkronkan waktu dengan gerakan Bumi caranya menambahkan satu hari pada tahun yang habis dibagi 4, tetapi tidak habis dibagi 100 dan 400.

Dalam kasus detik kabisat, sebenernya lebih rumit, dikarenakan gravitasi Matahari dan Bulan yang membuat rotasi Bumi lebih pelan. Sebagain contohnya, coba putar telur rebus yang matang dan telur yang mentah dan amati perputarannya. Telur yang matang, karena dibagian dalamnya yang padat menyebabkan perputaran konstan dan tidak bergoyang. Sebaliknya, telur mentah, karena bagian tidak padat dan memiliki cairan putih telur, akan bergoyang serta melambat.

Begitu juga dengan Bumi, mengalami nasib seperti telur mentah. Karena, bumi tidak sepenuhnya padat, dan ada gaya tarik Bulan dan Matahari yang memengaruhi gerakan rotasi Bumi. Sejumlah peristiwa yang terjadi seperti gempa Bumi, gunung meletus dan pencairan es di kutub, memengaruhi kecepatan rotasi Bumi.

Agar waktu tetap tepat dan sinkron dengan gerakan Bumi, detik kabisat harus di tambahkan. Penambahan detik tersebut bisa di bulan juni atau Desember. Periode detik kabisat lebih rumit dari tahun kabisat, yaitu setiap interval 7 tahun, 3 tahun 3,5 tahun, dan 3 tahun. Sejak tahun 1972, sudah ada 26 detik kabisat.

Kemampuan manusia untuk menyesuaikan waktu sendiri tak lepas dari gagasan tentang jam atom. Berkat jam atom, manusia memiliki definisi yang lebih tepat tentang detik. Berdasarkan jam atom. Satu detik yaitu 9.192.631.770 osilasi sinyal gelombang mikro atom sesium.

Penambahan satu detik bertujuan agar akurasi penghitungan waktu tetap tinggi. Penambahan dilakukan pada waktu Coordinate Universal Time (UTC). (Rai Kresna /DZ)

Tags: 30 Juni 2015Tahun Kabisat
Previous Post

Heboh Satpoltik Surabaya, Lihat Foto Cantiknya Niken Di Sini!

Next Post

Siti Badriah Pilih Berkarir Dari Pada Urus Pacar

Related Posts

Gunung Semeru erupsi 7 kali Senin pagi, tinggi letusan mencapai 1,1 km
Daerah

Gunung Semeru erupsi 7 kali Senin pagi, tinggi letusan mencapai 1,1 km

April 6, 2026
Gunung Dukono Maluku Utara erupsi Senin, lontarkan abu 1.000 meter
Peristiwa

Gunung Dukono Maluku Utara erupsi Senin, lontarkan abu 1.000 meter

April 6, 2026
Daerah

BPBD DKI Laporkan 5 RT Terendam Banjir Rob di Kepulauan Seribu

Januari 4, 2026
Daerah

Gubernur ajak warga jaga kerukunan beragama ciptakan Papua harmonis

Januari 4, 2026
Peristiwa

Minggu, BMKG: Cuaca berawan hingga hujan terjadi di mayoritas RI

Januari 4, 2026
Peristiwa

Program Servis Motor Gratis Polri untuk Korban Banjir Sumatra Tuai Apresiasi dari Masyarakat

Desember 30, 2025

TERKINI

PEMUDA MUSLIMIN INDONESIA CABANG JAKARTA UTARA GELAR NOBAR DAN DISKUSI FILM “PESTA BABI”: SOROTI KRISIS LINGKUNGAN DAN KEADILAN SOSIAL

Emas Antam To The Moon Rekor Rp2,8 Juta, Tapi Saham ANTM Malah Longsor 17%! Ada Apa?

Harmoni Politik: Publik Membenarkan Penjelasan Dasco Terkait Keikhlasan Istana

RUU Polri Jadi Inisiatif DPR, JAN: Momentum Emas Modernisasi Korps Bhayangkara

Kawal Gernas Migran Aman, JNPM Dukung Langkah Menteri Mukhtarudin

PKD Ansor Kabat Perkuat Wawasan Keindonesiaan dan Kebangsaan Kader Muda

TERPOPULER

PEMUDA MUSLIMIN INDONESIA CABANG JAKARTA UTARA GELAR NOBAR DAN DISKUSI FILM “PESTA BABI”: SOROTI KRISIS LINGKUNGAN DAN KEADILAN SOSIAL

Emas Antam To The Moon Rekor Rp2,8 Juta, Tapi Saham ANTM Malah Longsor 17%! Ada Apa?

Harmoni Politik: Publik Membenarkan Penjelasan Dasco Terkait Keikhlasan Istana

RUU Polri Jadi Inisiatif DPR, JAN: Momentum Emas Modernisasi Korps Bhayangkara

Kawal Gernas Migran Aman, JNPM Dukung Langkah Menteri Mukhtarudin

PKD Ansor Kabat Perkuat Wawasan Keindonesiaan dan Kebangsaan Kader Muda

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved