Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

MOS Berujung Maut di SMP Flora Bekasi, Ini Kronologinya

by Redaksi
Agustus 3, 2015
in Peristiwa
Reading Time: 2min read
MOS berujung maut, peserta MOS sedang berbincang dengan mendikbud Anis Baswedan

Masa Orientasi Siswa (MOS) tahun ini menelan korban jiwa. Evan Christopher Situmorang (12) meninggal saat mengikuti program MOS di sekolah barunya, di Bekasi. Evan meninggal karena mengalami kelelahan akibat kegiatan orientasi yang melebihi batas kewajaran di SMP Flora Bekasi. Namun saat ini pihak keluarga Evan mengaku sudah mengikhlaskan kepergian anaknya itu. “Keluarga sudah kompromi. Kita sudah ikhlas. Enggak mau diperpanjang lagi,” kata sang Ayah, Jose Situmorang.

Kronologi meninggalnya Evan menurut pihak keluarga, anaknya itu sempat jatuh di toilet sekolah, dan sempat dibawa orang tuanya ke Puskesmas. Sesampainya di tempat berobat, malang nasib, Evan dinyatakan sudah tidak bernyawa. Evan meninggal pada Jumat (30/7) lalu. Selama empat hari masa perkenalan sekolah, Evan rupanya kerap mendapat hukuman dari panitia karena tidak membawa perlengkapan yang diperintahkan.

Ia sering dihukum dengan melakukan squat jump atau push up. “Disuruh putari daerah Puri, pom Bensin dan ke sekolah lagi. Wah, saya pikir itu jauh sekali. Sampai 4 KM,” kata Jose menjelaskan peristiwa yang dialami anaknya selama masuk sekolah tingkat pertama itu. Akibat perlakuan tersebut, Evan mengeluh pada bagian kakinya sakit. Padahal, menurut sang Ayah, anaknya bukanlah sosok yang suka mengeluh.

MOS Berujung Maut

Evan juga sempat diobati dengan cara dipijat karena mengalami keram otot. “Kata tukang refleksinya, anak saya kelelahan, ototnya keras. Akhirnya dipijat. Sampai di rumah saya juga pijat lagi dikasih balsem,” lanjut Jose. Ada satu hal yang membuat kecewa keluarga Evan, yaitu pihak sekolah sempat menutupi bahwa anak tersebut terjatuh di kamar mandi sekolah. Padahal, pihak sekolah saat itu menghubungi orang tua korban agar Evan dijemput karena sakit.

Kondisi kesehatan Evan yang memburuk membuat keluarga memutuskan membawanya ke Puskesmas Medan Satria dan diharuskan untuk istirahat. Dokter di sana menganalisa Evan terkena penyakit asam urat. Setelah balik, kesehatan Evan malah terus menurun, akhirnya dibawa ke RS Ibu dan Anak (RSIA) Sayang Bunda dan kemudian dirujuk RS Citra Harapan karena peralatan di rumah sakit sebelumnya tidak memadai. Sesampainya di RS Citra Harapan itulah Evan dinyatakan sudah tidak bernyawa.

MOS atau masa orientasi harusnya diisi oleh kegiatan yang memicu kecerdasan otak anak karena ia sudah berada ditingkatan pendidikan yang lebih tinggi. Bukan berorientasi pada aktifitas fisik yang melelahkan.

Tags: MOSSMP Flora Bekasi
Previous Post

Angkut Raskin, Kapal Motor Tenggelam

Next Post

Jus Tiga Rasa Hasil Inovasi Rumah Makan Sari Bundo

Related Posts

Peristiwa

DPR Desak Karhutla Kalimantan Jadi Bencana Nasional, Sebut “Setengah Neraka”

Agustus 21, 2026
Titik Panas di Kalimantan Kembali Naik, Kualitas Udara Buruk
Peristiwa

Titik Panas di Kalimantan Kembali Naik, Kualitas Udara Buruk

Agustus 21, 2026
Kapolri dan Titiek Soeharto Tinjau Pengungsi Gempa di Manggarai, Pastikan Bantuan Terus Mengalir
Daerah

Kapolri dan Titiek Soeharto Tinjau Pengungsi Gempa di Manggarai, Pastikan Bantuan Terus Mengalir

Agustus 19, 2026
Kapolri dan Ketua Komisi IV Serahkan Bantuan Traktor ke Masyarakat, Dukung Swasembada Pangan
Daerah

Kapolri dan Ketua Komisi IV Serahkan Bantuan Traktor ke Masyarakat, Dukung Swasembada Pangan

Agustus 19, 2026
Mahasiswa Kepung HI Sehari Setelah 17 Agustus: “Kemerdekaan Macam Ini?”
Peristiwa

Mahasiswa Kepung HI Sehari Setelah 17 Agustus: “Kemerdekaan Macam Ini?”

Agustus 18, 2026
Momen Kebersamaan Pasca Upacara HUT Ke-81 RI di Gedung BRP
Peristiwa

Momen Kebersamaan Pasca Upacara HUT Ke-81 RI di Gedung BRP

Agustus 17, 2026

TERKINI

DPR Desak Karhutla Kalimantan Jadi Bencana Nasional, Sebut “Setengah Neraka”

Motor Listrik Nasional: Syarat, Insentif, hingga Perusahaan Terlibat

KAI Bangun 3.784 Hunian di Manggarai, Selesai 18 Bulan

Titik Panas di Kalimantan Kembali Naik, Kualitas Udara Buruk

Bantah OTT Bogor, KPK Terbitkan Sprindik Umum Tanpa Tersangka: “Tidak Ada Intervensi!”

Kasus Unsoed, KPK Beri Sinyal Periksa Potensi Korupsi di Fakultas Lain

TERPOPULER

DPR Desak Karhutla Kalimantan Jadi Bencana Nasional, Sebut “Setengah Neraka”

Motor Listrik Nasional: Syarat, Insentif, hingga Perusahaan Terlibat

KAI Bangun 3.784 Hunian di Manggarai, Selesai 18 Bulan

Titik Panas di Kalimantan Kembali Naik, Kualitas Udara Buruk

Bantah OTT Bogor, KPK Terbitkan Sprindik Umum Tanpa Tersangka: “Tidak Ada Intervensi!”

Kasus Unsoed, KPK Beri Sinyal Periksa Potensi Korupsi di Fakultas Lain

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved