Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Angkut Raskin, Kapal Motor Tenggelam

by Redaksi
Agustus 3, 2015
in Peristiwa
Reading Time: 2min read
kapal motor tenggelam di kalimantan barat

Kapal motor yang digunakan untuk mengangkut beras untuk masyarakat miskin karam di Sungai Pinang Kalimantan Barat mengalami kebocoran.

Kapal motor tersebut juga mengangkut sembilan bahan kebutuhan pokok dan akan menuju Kecamatan Ambalau, Kabupaten Sintan.

Kepala Desa Puruk Beribit, Kecamatan Ambalau, Sella menjelaskan di dalam kapal motor ini terdapat 3,96 ton beras miskin yang akan diantar ke desanya.

“Padahal kemarin siang perahu ini diberangkatkan dari Nanga Pinoh. Lalu, di wilayah Sungai Pinang sempat berhenti karena kondisi sudah malam. Tiba-tiba saat jam 4 pagi, perahu mengalami kendala kebocoran,” ujarnya.

Menurut Sella kebocoran tersebut semakin meluas yang disebabkan dari mesin penimba air rusak. Apalagi perahu tersebut juga memuat belasan ton barang sembako termasuk beras miskin yang akan diangkut ke Desa Puruk Beribit.

“Saya dapat kabar sampai sekarang hanya atapnya saja yang terlihat. Semua barang didalam kapal jatuh ke dalam sungai,” tuturnya.

Sella menjelaskan bahwa beras miskin yang dibawa dari gudang Bulog di Sintang itu sebenarnya sudah tertahan lebih dari satu bulan di Nanga Pinoh karena musim kemarau. Perahu yang biasanya mengangkut sembako dan beras tak bisa melalui Sungai Melawi karena air semakin dangkal untuk ditempuh, terutama pada daerah perhuluan.

“Untung saja kemarin air mulai pasang, makanya perahu segera diberangkatkan lagi ke Ambalau. Dari Sintang pun beras miskin yang diangkut sebenarnya banyak, tetapi karena kemarau, kemudian diangkut terpisah masing-masing desa,” ujarnya lagi.

Sella mengakui kedatangannya ke Nanga Pinoh hanya berobat dan memantau beras miskin yang akan dibawa ke desanya. Namun, belum juga sampai ke Ambalau, Sella mendapatkan kabar bahwa perahu pengangkut beras miskinnya bocor.

“Saya pun kaget dapat kabar seperti itu. Kemudian saya segera lapor ke Camat Ambalau dan Polsek Nanga Pinoh,” pungkasnya.

Selain beras miskin, Sella mengatakan dalam kapal motor tersebut terdapat 500 karung beras yang akan dibawa ke Ambalau. Perahu ini dikendarai oleh Slamet Uson (37) dan juga sebagai motoris serta Julianto sebagai anak buah kapal. (Helmi Kautsar Rahesta / AP)

Previous Post

Empat Pilar Bangsa Harus Dijaga

Next Post

MOS Berujung Maut di SMP Flora Bekasi, Ini Kronologinya

Related Posts

Peristiwa

DPR Desak Karhutla Kalimantan Jadi Bencana Nasional, Sebut “Setengah Neraka”

Agustus 21, 2026
Titik Panas di Kalimantan Kembali Naik, Kualitas Udara Buruk
Peristiwa

Titik Panas di Kalimantan Kembali Naik, Kualitas Udara Buruk

Agustus 21, 2026
Kapolri dan Titiek Soeharto Tinjau Pengungsi Gempa di Manggarai, Pastikan Bantuan Terus Mengalir
Daerah

Kapolri dan Titiek Soeharto Tinjau Pengungsi Gempa di Manggarai, Pastikan Bantuan Terus Mengalir

Agustus 19, 2026
Kapolri dan Ketua Komisi IV Serahkan Bantuan Traktor ke Masyarakat, Dukung Swasembada Pangan
Daerah

Kapolri dan Ketua Komisi IV Serahkan Bantuan Traktor ke Masyarakat, Dukung Swasembada Pangan

Agustus 19, 2026
Mahasiswa Kepung HI Sehari Setelah 17 Agustus: “Kemerdekaan Macam Ini?”
Peristiwa

Mahasiswa Kepung HI Sehari Setelah 17 Agustus: “Kemerdekaan Macam Ini?”

Agustus 18, 2026
Momen Kebersamaan Pasca Upacara HUT Ke-81 RI di Gedung BRP
Peristiwa

Momen Kebersamaan Pasca Upacara HUT Ke-81 RI di Gedung BRP

Agustus 17, 2026

TERKINI

DPR Desak Karhutla Kalimantan Jadi Bencana Nasional, Sebut “Setengah Neraka”

Motor Listrik Nasional: Syarat, Insentif, hingga Perusahaan Terlibat

KAI Bangun 3.784 Hunian di Manggarai, Selesai 18 Bulan

Titik Panas di Kalimantan Kembali Naik, Kualitas Udara Buruk

Bantah OTT Bogor, KPK Terbitkan Sprindik Umum Tanpa Tersangka: “Tidak Ada Intervensi!”

Kasus Unsoed, KPK Beri Sinyal Periksa Potensi Korupsi di Fakultas Lain

TERPOPULER

DPR Desak Karhutla Kalimantan Jadi Bencana Nasional, Sebut “Setengah Neraka”

Motor Listrik Nasional: Syarat, Insentif, hingga Perusahaan Terlibat

KAI Bangun 3.784 Hunian di Manggarai, Selesai 18 Bulan

Titik Panas di Kalimantan Kembali Naik, Kualitas Udara Buruk

Bantah OTT Bogor, KPK Terbitkan Sprindik Umum Tanpa Tersangka: “Tidak Ada Intervensi!”

Kasus Unsoed, KPK Beri Sinyal Periksa Potensi Korupsi di Fakultas Lain

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved