MILAN, INDONESIA VISIONER – Grande partita segera tersaji di San Siro manakala AC Milan bakal menjamu salah satu rival terbesarnya, Juventus, dalam lanjutan Serie A Italia giornata 32, Minggu (10/4) dini hari WIB.
Namun dilihat dari posisi di klasemen dan performa terkini, sejatinya label “grande partita” disangsikan karena Juve jelas unggul telak. Milan yang dalam dua musim terakhir sudah terpuruk, belum bisa bangkit musim ini dengan tak kunjung mampu menembus lima besar klasemen.
Bahkan kesiapan mental Milan untuk hadapi Juve juga dipertanyakan, karena mereka tak pernah kalah dalam empat giornata terakhir. Semakin kelam, dua di antaranya dilalui dengan kekalahan, termasuk hadapi Atalanta pekan lalu.
Namun sang pelatih, Sinisa Mihajlovic, tetap menatap pertandingan ini dengan penuh keyakinan. Selain faktor gengsi, ia menyebut kemenangan wajib diraih guna memperbaiki mentalitas dan situasi di klasemen.
“Ini jenis pertandingan yang bisa membuat jantung berdetak. Kami mempersiapkan dengan baik untuk itu. Ada banyak yang dipertaruhkan baik dari segi kebanggan dan posisi kami di tabel klasemen liga. Kami ingin memastikan bahwa kami menyelesaikan musim pada tingkat yang tinggi,” ujar Miha, seperti dikutip laman resmi Juve.
Di sisi lain Juve masih dalam performa terbaiknya, sekalipun kekecewaan tersingkir dari Liga Champions tetap ada. Gianluigi Buffon cs kini makin perkasa di puncak klasemen dengan keunggulan enam poin dari pesaing terdekatnya, Napoli. Lima giornata terakhir mereka sapu bersih dengan kemenangan, sekaligus menyempurnakan catatan 20 kemenangan dari 21giornata terakhirnya!
Karenanya bukan tanpa alasan meski venue-nya adalah San Siro, Juve tetap jadi unggulan ketimbang Milan. Selain alasan di atas, level kompetitif duel bersejarah kedua tim juga mulai pudar lantaran Si Nyonya Tua selalu menang dalam lima pertemuan terakhirnya. Terkini, pada pertemuan pertama musim ini I Bianconeri sanggup menekuk I Rossonerri lewat skor tipis 1-0.
Meski begitu segala fakta tersebut tak lantas membuat pelatih Juve, Massimiliano Allegri, lantas menganggap remeh. Ia tetap memandang Milan sebagi tim yang sangat berbahaya. “Milan adalah tim yang bagus.Mereka jelas ingin melepaskan seluruh energi mereka setelah menjalani pemusatan latihan selama sepekan. Para pemain saya memiliki tanggung jawab dan sangat paham mengenai pentingnya laga besok malam dan kemungkinan bahaya yang mengancam,” tegas sang allenatore, seperti dikutip laman resmi klubnya.
Sedikit masalah hadir karena Juve dipastikan tak akan diperkuat oleh Paulo Dybala yang cedera dan Sami Khedira yang terkena skorsing. Namun Allegri jelas tak perlu khawatir karena punya skuat yang sangat kompetitif. Sorotan lantas diletakkan pada sang ujung tombak, Mario Mandzukic. Bomber asal Kroasia itu mulai temukan sentuhannya kembali pekan lalu dengan cetak gol kontra Empoli, setelah absen berpuasa selama tiga bulan terakhir.
Bermain di hadapan Milanisti, potensi kejutan tentu mampu dihadirkan Milan. Namun persentasenya jadi tampak sangat kecil, melihat konsistensi Juve berada di performa puncak. (Hdr-VIS)

