Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Indonesia masih impor ubi kayu dan Garam Kahfi : Presiden harus evaluasi dan ganti menteri terkait yang tidak produktif

by Aulia Rachman Siregar
April 19, 2016
in Ekonomi
Reading Time: 1min read
Indonesia masih impor ubi kayu dan Garam  Kahfi : Presiden harus evaluasi dan ganti menteri terkait yang tidak produktif
0
SHARES
34
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, IndonesiaVisioner-. Indonesia boleh berbangga dengan lautnya yang luas, tanah yang subur serta kekayaan alam yang luar biasa. Akan tetapi untuk pangan, ternyata masih mengandalkan pasokan dari negara lain. Hal ini harus menjadi catatan penting bagi kementerian-kementerian terkait pada kabinet kerja pemeritahan Jokowi-Jk untuk menekan semaksimal mungkin angka impor pangan dan lain-lain.

Permintaan ini datang dari Azhar Kahfi, Direktur Utama Indonesia Visioner melalui pesan singkatnya, Selasa (19/4/206).

Kahfi mengemukakan, Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS). Indonesia ternyata pemasok ubi kayu atau singkong dari negara lain, nilai Impor pada Maret 2016 mencapai 987,5 ton atau senilai US$ 191.093. Singkong tersebut secara keseluruhan berasal dari Vietnam. bukan hanya itu, data BPS juga menunjukkan kita masih mengimpor Garam dan Beras dari negara lain dalam volume yang cukup fantastis.

“Ini harus dievaluasi oleh presiden, ganti saja menteri-menteri yang tidak produktif” tegas Kahfi

Pemeritah harus mampu menekan tingginya pasokan sembako dari luar negeri, baik pengusaha atau perusahaan dalam negeri harus didorong untuk melakukan sesuatu, kementerian-kementerian terkait harus mendorong agar BUMN memaksimalkan peran yang telah diamanahkan UU.

” ini keterlaluan, masa garam dan ubi kayu juga diimpor?” Sesal Kahfi

Mestinya kejadian seperti ini, harus menjadi dasar utama Presiden untuk melakukan evaluasi dan mengganti menterinya pada waktu yang akan datang. Tutup mantan Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) ini. (MR. Vis)

 

Previous Post

KONSTITUSI DAN UPAYA PENANGGULANGAN KEMISKINAN

Next Post

Minim Stok Darah, Pemuda OKU Selatan Bentuk Comunitas Pendonor Darah Sukarela (Copeds)

Related Posts

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya
Ekonomi

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Mei 26, 2026
Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014
Ekonomi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

Mei 26, 2026
Gagas Nusantara Imbau Publik Tak Terprovokasi Hoaks Pembatasan BBM
BUMN

Gagas Nusantara Imbau Publik Tak Terprovokasi Hoaks Pembatasan BBM

Mei 22, 2026
Harga Emas Turun, Dibanderol Rp3,122 Juta per Gram
BUMN

Emas Antam To The Moon Rekor Rp2,8 Juta, Tapi Saham ANTM Malah Longsor 17%! Ada Apa?

Mei 21, 2026
Pastikan Migrasi Aman, JNPM Dukung Langkah Menteri Lewat Penguatan Audit Lapangan
Ekonomi

Kawal Gernas Migran Aman, JNPM Dukung Langkah Menteri Mukhtarudin

Mei 21, 2026
Simak Bukti Kebijakan di Balik Swasembada & Kesejahteraan Petani
Ekonomi

Simak Bukti Kebijakan di Balik Swasembada & Kesejahteraan Petani

April 27, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas

LHK: Stabilitas Pemerintahan Kota Kendari Tetap Terjaga di Tengah Berbagai Isu

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas

TERPOPULER

“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas

LHK: Stabilitas Pemerintahan Kota Kendari Tetap Terjaga di Tengah Berbagai Isu

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved