Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Penyerangan Kurang Bertaji, Jerman Gagal Raih Poin Penuh

by Aulia Rachman Siregar
Juni 17, 2016
in Default
Reading Time: 2min read
Penyerangan Kurang Bertaji, Jerman Gagal Raih Poin Penuh
0
SHARES
25
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Perancis, Indonesia Visioner – gagal melanjutkan tren positifnya di babak penyisihan Piala Eropa 2016. Setelah menang di laga perdana atas Ukraina, tim Panser harus rela bermain imbang tanpa gol melawan Polandia, dinihari tadi. Pasifnya barisan depan menjadi penyebab Jerman tidak mampu mencetak gol ke gawang Polandia. Bahkan, tim besutan Joachim Loew kesulitan untuk menciptakan peluang.

Boateng menjelaskan, dengan hasil imbang 0-0 jerman  harus puas. Kualitas dari penyerangan dan penyelesaian yang mestinya harus ditinggkatkan, walaupun bermain bagus sampai sepertiga terakhir pertandingan tanpa ada kualitas penyelesaian menjadi gol akan menjadi sia-sia.

“Kami tidak dapat memenangi duel satu lawan satu di lini depan dan kami tidak melihat pergerakan di depan gawang lawan,” ujar Boateng, yang merupakan pemain belakang andalan Bayern Munich.

Harus puas dengan hasil imbang 0-0. Kami mesti meningkatkan kualitas penyelesaian akhir kami, walau kami bermain bagus sampai sepertiga terakhir pertandingan,” ucap pemain Bayern Muenchen ini.

Dia juga berpendapat, barisan depan Jerman perlu lebih berani untuk melewati lawan. Boateng menilai, lini depan Jerman yang dalam laga itu diperkuat Mario Gotze dan Thomas Mueller kurang berbahaya.

“Kami harus memperbaiki kekurangan itu atau kami tidak akan dapat melangkah lebih jauh di sini,” papar pemain berusia 27 tahun ini.

Bertanding di Stade de France, Paris, Jerman sebenarnya lebih mendominasi jalannya pertandingan. Namun gempuran demi gempuran yang dilancarkan tim Panser gagal menembus pertahanan Polandia.

“Saat menyerang hari ini, kami tidak dapat menciptakan banyak peluang. Kesalahannya ada pada seluruh permainan kami di sepertiga laga terakhir,” kata Joachim Loew seperti dilansir Soccerway.com.

“Kami tidak dapat berakselerasi, kami mencoba memperbaharui serangan kami dan ada 9 sampai 10 pemain Polandia di belakang bola,” Ungkap pelatih berusia 56 tahun itu.

Joachim Loew menambahkan, permainan Jerman tidak seperti yang diharapkannya. Namun mantan pelatih Fenerbahce itu melihat bahwa kedua tim juga sama-sama memiliki pertahanan yang kuat.

“Bola lambung ke kotak penalti yang diinginkan bek tengah Polandia. Itu sebabnya strategi memainkan (Mario) Gotze di awal laga tepat sebab biasanya kami menggabungkannya dengan baik,” kata Low.

“Kami benar-benar tidak bisa mengembangkan permainan kami,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Low juga membela dua pemainnya Mesut Oezil dan Thomas Muller. Padahal keduanya dianggap tidak terlalu memberikan kontribusi maksimal kepada tim Panser.

“Saya tidak khawatir. Kedua pemain punya kapabilitas memberikan aksi positif dalam permainan. Mungkin mereka kehilangan kesempatan dan keberuntungan. Namun ini akan berubah,” kata Low.

Tambahan satu poin membuat Jerman belum mengamankan tiket ke babak 16 besar. Saat ini, Jerman masih di puncak Grup C dengan koleksi 4 poin dari 2 laga. Menyusul di posisi kedua, Polandia juga dengan poin yang sama. Di posisi ketiga bercokol Irlandia Utara dengan 3 poin.

Meski hanya meraih hasil imbang, Low tetap menghargai perjuangan pasukannya. Dia memuji pertahanan Jerman yang kokoh. “Secara keseluruhan saya sangat puas dengan pertahanan kami. Seluruh tim bekerja sangat baik. Kami tidak terlalu banyak terancam lewat serangan balik,” kata Low.(AL-VIS)

 

Previous Post

Seruan IPNU Terhadap Menteri Dalam Negeri, Yang Ingin Menghapus Perda Syariah

Next Post

KAMRI : LAM (Lembaga Adat Melayu) Riau untuk meninjau dan mencabut gelar “datuk setia amanah” Bupati Suyatno

Related Posts

Default

Kapolri Buka Suara Soal WA Titipan, JAN: Rakyat Sekarang Punya Alasan Percaya Polri

Juni 10, 2026
Default

Dugaan Pemalsuan Surat Tanah di Kencana, Ahli Waris Tempuh Jalur Hukum

Juni 10, 2026
Default

Pemuda Muslimin Indonesia Jakarta Utara Apresiasi Ketegasan Menteri Imipas Agus Andrianto Jaga Integritas Lembaga

Juni 6, 2026
Default

Muncar

Juni 5, 2026
Default

Penguatan Kapasitas Akademik Universitas Dr. Soekarjo Banyuwangi Perkuat Kepemimpinan dan Tata Kelola Institusi

Mei 25, 2026
Default

PEMUDA MUSLIMIN INDONESIA CABANG JAKARTA UTARA GELAR NOBAR DAN DISKUSI FILM “PESTA BABI”: SOROTI KRISIS LINGKUNGAN DAN KEADILAN SOSIAL

Mei 21, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Kapolri Buka Suara Soal WA Titipan, JAN: Rakyat Sekarang Punya Alasan Percaya Polri

Dugaan Pemalsuan Surat Tanah di Kencana, Ahli Waris Tempuh Jalur Hukum

Usia Kapolri 60 Tahun, JAN: “Keputusan DPR Sudah Tepat, Publik Tak Perlu Resah”

Visioner Indonesia: Dr. Herman Layak Melanjutkan Kepemimpinan Sebagai Rektor Definitif UHO

Pemuda Muslimin Indonesia Jakarta Utara Apresiasi Ketegasan Menteri Imipas Agus Andrianto Jaga Integritas Lembaga

Pilrek UHO Diikuti 11 Akademisi, LHK Minta Kemendiktisaintek Evaluasi Plt Rektor

TERPOPULER

Kapolri Buka Suara Soal WA Titipan, JAN: Rakyat Sekarang Punya Alasan Percaya Polri

Dugaan Pemalsuan Surat Tanah di Kencana, Ahli Waris Tempuh Jalur Hukum

Usia Kapolri 60 Tahun, JAN: “Keputusan DPR Sudah Tepat, Publik Tak Perlu Resah”

Visioner Indonesia: Dr. Herman Layak Melanjutkan Kepemimpinan Sebagai Rektor Definitif UHO

Pemuda Muslimin Indonesia Jakarta Utara Apresiasi Ketegasan Menteri Imipas Agus Andrianto Jaga Integritas Lembaga

Pilrek UHO Diikuti 11 Akademisi, LHK Minta Kemendiktisaintek Evaluasi Plt Rektor

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved