Perancis, Indonesia Visioner – gagal melanjutkan tren positifnya di babak penyisihan Piala Eropa 2016. Setelah menang di laga perdana atas Ukraina, tim Panser harus rela bermain imbang tanpa gol melawan Polandia, dinihari tadi. Pasifnya barisan depan menjadi penyebab Jerman tidak mampu mencetak gol ke gawang Polandia. Bahkan, tim besutan Joachim Loew kesulitan untuk menciptakan peluang.
Boateng menjelaskan, dengan hasil imbang 0-0 jerman harus puas. Kualitas dari penyerangan dan penyelesaian yang mestinya harus ditinggkatkan, walaupun bermain bagus sampai sepertiga terakhir pertandingan tanpa ada kualitas penyelesaian menjadi gol akan menjadi sia-sia.
“Kami tidak dapat memenangi duel satu lawan satu di lini depan dan kami tidak melihat pergerakan di depan gawang lawan,” ujar Boateng, yang merupakan pemain belakang andalan Bayern Munich.
Harus puas dengan hasil imbang 0-0. Kami mesti meningkatkan kualitas penyelesaian akhir kami, walau kami bermain bagus sampai sepertiga terakhir pertandingan,” ucap pemain Bayern Muenchen ini.
Dia juga berpendapat, barisan depan Jerman perlu lebih berani untuk melewati lawan. Boateng menilai, lini depan Jerman yang dalam laga itu diperkuat Mario Gotze dan Thomas Mueller kurang berbahaya.
“Kami harus memperbaiki kekurangan itu atau kami tidak akan dapat melangkah lebih jauh di sini,” papar pemain berusia 27 tahun ini.
Bertanding di Stade de France, Paris, Jerman sebenarnya lebih mendominasi jalannya pertandingan. Namun gempuran demi gempuran yang dilancarkan tim Panser gagal menembus pertahanan Polandia.
“Saat menyerang hari ini, kami tidak dapat menciptakan banyak peluang. Kesalahannya ada pada seluruh permainan kami di sepertiga laga terakhir,” kata Joachim Loew seperti dilansir Soccerway.com.
“Kami tidak dapat berakselerasi, kami mencoba memperbaharui serangan kami dan ada 9 sampai 10 pemain Polandia di belakang bola,” Ungkap pelatih berusia 56 tahun itu.
Joachim Loew menambahkan, permainan Jerman tidak seperti yang diharapkannya. Namun mantan pelatih Fenerbahce itu melihat bahwa kedua tim juga sama-sama memiliki pertahanan yang kuat.
“Bola lambung ke kotak penalti yang diinginkan bek tengah Polandia. Itu sebabnya strategi memainkan (Mario) Gotze di awal laga tepat sebab biasanya kami menggabungkannya dengan baik,” kata Low.
“Kami benar-benar tidak bisa mengembangkan permainan kami,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Low juga membela dua pemainnya Mesut Oezil dan Thomas Muller. Padahal keduanya dianggap tidak terlalu memberikan kontribusi maksimal kepada tim Panser.
“Saya tidak khawatir. Kedua pemain punya kapabilitas memberikan aksi positif dalam permainan. Mungkin mereka kehilangan kesempatan dan keberuntungan. Namun ini akan berubah,” kata Low.
Tambahan satu poin membuat Jerman belum mengamankan tiket ke babak 16 besar. Saat ini, Jerman masih di puncak Grup C dengan koleksi 4 poin dari 2 laga. Menyusul di posisi kedua, Polandia juga dengan poin yang sama. Di posisi ketiga bercokol Irlandia Utara dengan 3 poin.
Meski hanya meraih hasil imbang, Low tetap menghargai perjuangan pasukannya. Dia memuji pertahanan Jerman yang kokoh. “Secara keseluruhan saya sangat puas dengan pertahanan kami. Seluruh tim bekerja sangat baik. Kami tidak terlalu banyak terancam lewat serangan balik,” kata Low.(AL-VIS)

