Jakarta, Indonesia visionser-. “Kecolongan” Jokowi terkait menterinya yang berkewarganegaraan ganda adalah kesalahan fatal. Akibat kelalaian tersebut kementerian ESDM yang merupakan kementerian vital dikendalikan selama beberapa waktu oleh seorang warga negara asing. Bayangkan akibatnya.
Pernyataan ini disampaikan oleh fungsionaris PB HMI Tegar Putuhena di kawasan Cikini jakarta (15/7/2016)
Baru-baru ini (mantan) menteri Arcandra telah menyetujui perpanjangan izin ekspor konsentrat PT Freeport Indonesia hingga 11 Januari 2017. Walau telah dicopot, hal tersebut tidak lantas menyelesaikan masalah.
” Ada permasalahan serius di kabinet Jokowi terkait screening calon menteri yang akan dimandat menjalankan amanah kenegaraan” tambah Tegar
Tegar menambahkan, Hal ini yang perlu dibenahi oleh presiden Jokowi. Evaluasi total wajib dilakukan terhadap “pembisik” presiden yang secara formil ada dalam kewenangan menteri sekretaris negara.
“Presiden harus evaluasi, kalau perlu harus dicopot” tegas Tegar (MR. Vis)






