Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Polemik Bawang; Tokoh Muda NTB di Jakarta Menyesalkan Sikap Bupati Bima

by Aulia Rachman Siregar
November 26, 2016
in Nasional
Reading Time: 3min read
Polemik Bawang; Tokoh Muda NTB di Jakarta Menyesalkan Sikap Bupati Bima
0
SHARES
86
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta,IndonesiaVisioner-. Mendukung pembangunan Daerah dan memberikan supporting kepada pemerintah pusat maupun pemerintah daerah sebagai bentuk kontribusi kita kepada kepentingan masa depan daerah, sebagai salah satu elemen masyarakat tentu kewajiban moral kita terutama untuk kepentingan pembangunan daerah Bima.

Hal ini disampaikan oleh Adi Baiquni, Tokoh Muda Nusa Tenggara Barat (NTB) di Jakarta

Adi Baiquni menambahkan, Mengingat banyaknya tugas yang diamanatkan kepada pemerintah daerah dalam segala aspek (kewajiban pemerintah), kita turut berempati atas amanat yang diemban.

“Seolah kitapun terbawa dan terpanggil untuk berperan serta di dalamnya. Komunitas Badan Musyawarah Masyarakat Bima (BMMB) juga merasakan bagaimana situasi dan kondisi rakyat petani di Bima” tambah Direktur Cedes Indonesia ini

Kami sudah beraudiensi dengan Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian RI dan berlangsung dikantor Kementan RI belum lama ini, hal ini kami lakukan dalam rangka mendorong dan menguatkan relasi pemerintah pusat dengan pemerintah daerah tentang progress bawang merah di Bima.

“Pertemuan kemarin langsung dipimpin oleh Dirjen Hortikultura Kementan RI beserta jajarannya, Hadir juga Ketua Umum BMMB dan sejumlah pengurusnya, Koordinator SATGAS sebagai peserta Audiensi serta sejumlah Anggota DPRD Kabupaten Bima juga hadir” demikian kata Adi di Jakarta (26/11/16)

Sekalipuan pertemuan audiensi normatif saja dan tidak melahirkan keputusan apa-apa, tidak ada MoU atau apapun itu. Namun Adi yang juga salah satu Fungsionaris Badan Musyawarah Masyarakat Bima (BMMB) Jabodetabek ini mengungkapkan, ada beberapa poin penting yang menjadi catatan dalam pertemuan tersebut 1. Mendorong dan penguatan relasi pemerintah pusat (kementan) dengan pemerintah daerah dalam aspek masa depan petani bawang merah. 2. Peran serta BMMB sebagai elemen masyarakat Bima Jakarta dalam membangun iklim yang stabil dan menguntungkan bagi rakyat Bima (termasuk meminta menaikan anggaran untuk Bima). 3. Mensinergiskan visi BMMB dengan kepentingan rakyat Bima dalam mensejahterakan masyarakat Petani bawang merah di Bima. 4. Juga sharing dan diskusi tentang kebijakan-kebijakan pemerintah pusat ke depan yang berkaitan dengan petani Bima.

Secara umum pertemuan tersebut sangat positif dan konstruktif untuk menjaga stabilitas dan ketersediaan sumber daya (bibit bawang dan lainnya) untuk masa depan Bima, dengan penuh harapan bahwa Bima harus sejahtera.

“Ini patut kita apresiasi bersama. Tinggal kita sama-sama menjaga dan menindaklanjutinya agar terlaksana dan lahirnya kebijakan yang pro rakyat serta rasa keadilan dirasakan oleh seluruh elemen masyarakat Bima” tegas mantan Aktivis PB HMI ini

Adi juga mengungkapkan, Belum lama berselang dari pertemuan BMMB dengan Dirjen Hortikultura tersebut, muncul komentar yang tidak sedap keluar dari mulutnya Pak H. Arifin selaku Wakil Ketua Dewan Pembina BMMB, bahwa dianggap BMMB salah langkah, serta menuding ada segelintir orang yang punya kepentingan atau mencari keuntungan pribadi dan seterusnya (baca: bimantika.blogspot.com).

“Menurut saya, ini komentar yang sangat tidak elok dilontarkan dan merusak tatanan serta langkah-langkah strategis kita untuk masa depan Petani. Saya curiga beliau ini adalah kacungnya alias suruhan Bupati Bima, entah apa kepentingannya juga tidak jelas. Mestinya ini didukung bersama bukan justru membuat situasi jadi gaduh dan bertolak belakang dengan kepentingan rakyat. Sebaiknya tidak perlu ada di Dewan Pembina BMMB orang yang begini, PECAT saja dari kepengurusan secara tidak terhormat” Tegas Adi

Adi menambahkan, Jauh sebelum BMMB berbicara soal pengadaan bibit bawang telah disorot di forum Parlemen, didemo oleh berbagai kelompok, artinya potensi kegaduhan sudah mengendap sekian lama. Kegaduhan makin memuncak pasca pertemuan BMMB dengan Dirjen Holti Kultura.

“Gejala ini muncul diruang publik sebagai akibat adanya politisasi dari media visioner & Bimantika sehingga publik terbawa dalam arena yang sulit menemukan ujung akhir dari kisruh yang berbelit tentang pengadaan bibit bawang 46 Milyar” sambungnya

Publik perlu tahu bahwa sehari sebelum BMMB bertemu dengan Dirjen Holti, Bupati Bima berkomunikasi via telephone seluler dengan Ketum BMMB. Bisa jadi ketakutan dan kekhawatiran pemangkasan anggaran pertanian Tahun 2017 untuk Kabupaten Bima dan bisa jadi pula ketakutan bila kelak menjadi persoalan hukum yang serius.

Nampaknya, demi menjernihkan situasi serta menjaga marwah BMMB & Marwah Pemerintah Daerah, maka kisruh dan kegaduhan soal pengadaan bibit bawang harus, dan segera-mendesak dibawa ke ranah hukum. Saya akan mengambil langkah hukum dengan membuat Laporan Resmi kepada Penegak hukum dengan Tim Kuasa hukum.

“Langkah ini dimaksudkan untuk menegaskan bahwa saya atau yang lainnya di Jakarta kecuali H. ARIFIN, harus berdiri tegak diatas kepentingan rakyat dari pada harus menjadi kacungnya Bupati Bima. Membangun masa depan Daerah Bima dengan tidak membiarkan penyimpangan dan cara meluruskan harus dengan jalan menegakan hukum sebagai jawaban untuk mengakhiri kekisruhan dan kegaduhan yang terjadi. Tutup Adi Baiquni (MR. Vis)

Previous Post

Syahbandar Penyalai jarang di tempat SPB sudah ditanda tangani

Next Post

Revolusi Mental dan Nasionalisme

Related Posts

Rapat Paripurna DPR Hari Ini: RUU PPRT dan RUU PSdK Disahkan
Nasional

Rapat Paripurna DPR Hari Ini: RUU PPRT dan RUU PSdK Disahkan

April 21, 2026
MPR Puji Langkah Presiden Prabowo Prioritaskan MBG untuk Anak yang Membutuhkan
Nasional

MPR Puji Langkah Presiden Prabowo Prioritaskan MBG untuk Anak yang Membutuhkan

April 19, 2026
TNI Akan Bangun Batalyon Pembangunan di Seluruh Kabupaten
Nasional

TNI Akan Bangun Batalyon Pembangunan di Seluruh Kabupaten

April 19, 2026
PDIP Kritik Pemerintah Soal Kenaikkan Harga BBM Non Subsidi
Ekonomi

PDIP Kritik Pemerintah Soal Kenaikkan Harga BBM Non Subsidi

April 19, 2026
Seskab Teddy Soroti Fenomena ‘ Inflasi Pengamat’
Nasional

Seskab Teddy Soroti Fenomena ‘ Inflasi Pengamat’

April 11, 2026
Dianggap Berjarak dengan Pemerintah, Ombudsman akan Benahi Internal
Nasional

Dianggap Berjarak dengan Pemerintah, Ombudsman akan Benahi Internal

April 11, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Layanan Digital Polri: Hadiah Inovasi Bagi Warga yang Merindukan Pelayanan Cepat dan Transparan

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Bahlil Mau Cegah Pertalite-Solar Jebol

Pertamax Tak Naik, Bahlil Buka Soal Kemungkinan Penyesuaian Harga

Pemerintah Kerek Harga Tabung Gas Nonsubsidi

Harga Emas Antam Naik Saat Emas Dunia Malah Turun

Gencatan Senjata AS-Iran Hampir Selesai, Mau Jual atau Beli Emas?

TERPOPULER

Layanan Digital Polri: Hadiah Inovasi Bagi Warga yang Merindukan Pelayanan Cepat dan Transparan

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Bahlil Mau Cegah Pertalite-Solar Jebol

Pertamax Tak Naik, Bahlil Buka Soal Kemungkinan Penyesuaian Harga

Pemerintah Kerek Harga Tabung Gas Nonsubsidi

Harga Emas Antam Naik Saat Emas Dunia Malah Turun

Gencatan Senjata AS-Iran Hampir Selesai, Mau Jual atau Beli Emas?

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved