VISIONER.ID, JAKARTA: Menjelang pemungutan suara putaran kedua Pilkada DKI pada 19 April nanti, Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Anak Muda Indonesia (PB AMI) Al Ghazali Musa’ad memberikan pandangan sebagai anak muda seharusnya kita ikut serta mengawal dan jangan memperkeruh keadaan semakin tidak karuan. Ia berharap apa yang menjadi pilihan orang lain seharusnya dihargai untuk menjaga keutuhan berdemokrasi di negeri ini.
Ia menambahkan anak muda mesti nya menjadi pelopor pendidikan politik bagi proses demokratisasi di Indonesia. Saya pun berharap hasil dari proses pilkada DKI Putaran ke 2 ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas dan terkhusus bagi Anak Muda Indonesia
“Menurut saya Pilkada DKI kali ini bagi anak muda di Indonesia dijadikan bahan pelajaran untuk pendidikan politik bagi proses demokrasi untuk kedepan yang lebih baik” tegas beliau, ketika berdiskusi dengan rekan – rekan Pengurus Besar Anak Muda Indonesia (PB AMI) di Cikini, selasa, 11/4/2017.
Pengurus Besar Anak Muda Indonesia (PB AMI) yang di isi anak anak muda ini sering mengadakan diskusi – diskusi tentang persoalan demokrasi dan kebangsaan dan bagaimana anak muda menjadi bagian menjaga demokrasi dan keutuhan bangsa ini. (Vis/TE)






