Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

BPJS Kesehatan Nunggak Bayar Klaim RS, Ganggu Pelayanan JKN

by Aulia Rachman Siregar
Maret 15, 2018
in Kesehatan
Reading Time: 1min read
BPJS Kesehatan Nunggak Bayar Klaim RS, Ganggu Pelayanan JKN
0
SHARES
20
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, – Tunggakan pembayaran klaim RS dari BPJS Kesehatan di banyak daerah hingga trilyunan rupiah, dinilai menjadi persoalan serius. Hal tersebut tentu berdampak kepada pelayanan pasien.

Hal ini disampaikan oleh Hery Susanto selaku Koordinator Nasional Masyarakat Peduli BPJS (KORNAS MP BPJS) yang mendesak agar BPJS Kesehatan segera merampungkan problem tunggakan klaim di RS (14/3).

“Jangan sampai, rumah sakit menjadi kambing hitam karena tidak bisa memberi obat dan berimbas pada pelayanan kepada pasien,” tegas Hery Susanto.

Sejak Oktober 2017 hingga Pebruari 2018, tunggakan itu memang terjadi di banyak daerah. Di Kota Yogyakarta, BPJS kesehatan menunggak hingga Rp 23.5 milyar, Kota Cirebon Rp 55 milyar, Propinsi Jatim Rp 384 milyar, dan banyak wilayah lainnya alami masalah serupa. “Tunggakan pembayaran klaim itu yang berimbas pada pelayanan bagi para pasien RS terganggu,” kata Hery Susanto.

Hery Susanto mengatakan, karena uangnya ada di BPJS Kesehatan, dengan rumitnya proses administrasi internal BPJS Kesehatan, namun dilain pihak rumah sakit terus mengeluarkan anggaran-anggaran setiap harinya.

“Anggaran pelayanan JKN itu dikeluarkan setiap hari untuk belanja obat-obatan, untuk operasional pegawai dan operasional perawatan gedung dan lainnya. Oleh karena itu, Hery Susanto mendesak agar BPJS Kesehatan mampu mengatasi persoalan ini.

“Prihatin banyak rumah sakit jadi korban bulan bulanan BPJS kesehatan, kalau obat tidak ada, pasien bagaimana, BPJS kesehatan harus sehat untuk rakyat,” tegasnya.

Hery Susanto mempertanyakan bagaimana skala prioritas BPJS kesehatan dalam membayar klaim ke RS/faskes I itu. Apakah tidak utamakan RS/faskes yang skala menengah ke bawah atau justeru utamakan RS korporasi kelas atas/ besar?

“BPJS kesehatan banyak tunggak bayar klaim ke RS terutama kelas menengah ke bawah yg rata-rata milik pribumi dan menjadi sarang pelayanan peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan. Jelas ini membuat pelayanan kesehatan rakyat menjadi tidak sehat,” pungkas Hery Susanto.

Tags: BPJS KesehatanHery Susanto
Previous Post

Primus Tegaskan Soal Integrasi Sosial

Next Post

Penulisan Karya Ilmiah Bagi Para Dosen Pemula

Related Posts

Tantangan Kemenkes: 1 Juta Anak Belum Imunisasi
Kesehatan

Tantangan Kemenkes: 1 Juta Anak Belum Imunisasi

April 24, 2026
BPK Temukan 4 Masalah di Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes
HUKUM

BPK Temukan 4 Masalah di Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes

April 24, 2026
Kesehatan

Potret Pelayanan BPJS Kesehatan di Tengah Kabar Penyesuaian Iuran

Februari 27, 2026
Kesehatan

Epidemiolog: Virus Nipah Berpotensi Masuk Indonesia

Januari 29, 2026
Kesehatan

Kemenkes Ungkap Masalah Kesehatan Warga Baduy: Gatal dan Diare

Januari 4, 2026
Kesehatan

8 Provinsi Kasus Terbanyak Super Flu di RI: Jawa Timur Terbanyak

Januari 4, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas

LHK: Stabilitas Pemerintahan Kota Kendari Tetap Terjaga di Tengah Berbagai Isu

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas

TERPOPULER

“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas

LHK: Stabilitas Pemerintahan Kota Kendari Tetap Terjaga di Tengah Berbagai Isu

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved