Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Menakar Kekuatan Pemuda di Tahun Politik 2019, Gema MA Jawa Timur Mengadakan Islamic Youth Conference 2019

by Visioner Indonesia
Desember 30, 2018
in Peristiwa
Reading Time: 1min read
Menakar Kekuatan Pemuda di Tahun Politik 2019, Gema MA Jawa Timur Mengadakan Islamic Youth Conference 2019
0
SHARES
19
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Visioner.id, Jatim – Pemuda merupakan generasi penerus sebuah bangsa, kader bangsa, kader masyarakat dan kader keluarga. Pemuda juga berperan dalam perang kemerdekaan untuk merebut Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945. Adalah Bung Tomo, seorang pemuda bersama arek-arek Surabaya.

Pada 10 November 1945, di Kota Surabaya, Bung Tomo telah memimpin perang pertama pasukan Indonesia dengan pasukan asing, setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Merupakan pertempuran terbesar dan terberat dalam sejarah revolusi Nasional Indonesia, yang menjadi simbol nasional perlawanan Indonesia terhadap kolonialisme.

Terlebih lagi Peran pemuda penting dalam dunia politik saat ini sangat menentukan arah politik negara ke depan. Apalagi menjelang pesta demokrasi 2019 beberapa bulan ke depan.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Generasi Muda Mathlaul Anwar Jawa Timur Fahmi Ismail menegaskan peran pemuda sangat dibutuhkan dalam Pemilihan Umum (Pemilu) Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang. Dengan jumlah pemuda Di Indonesia itu diperkirakan 14 juta, sehingga peran pemuda cukup besar.

Lanjutnya “di tengah pergulatan perebutan simpati kaum milenial, sesungguhnya ada sesuatu yang penting, yakni membangun nalar kebangsaan di kalangan kaum muda. Peran dan suara kaum muda dan organisasi ekstra kampus terhadap isu politik akhir-akhir ini dinilai menyurut. Sehingga kaum muda harus lebih produktif dalam mendorong gagasan-gagasan cerdas dalam pilpres maupun dalam pembangunan bangsa ini ke depan.

Ya, banyak cara yang bisa dilakukan kaum muda di Pilpres 2019. Salah satunya, mengkampanyekan Pilpres yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan dan melakukan gerakan kolektif melawan hoax. Kaum muda diingatkan supaya mampu memastikan pilpres merupakan kontestasi dalam wadah kebangsaan yang mengedepankan pertarungan visi dan misi para pemimpim bangsa. Kaum muda harus menolak dan melawan Pilpres yang menghalalkan segala cara untuk meraih kemenangan seperti menggunakan isu terlarang (Sara) dan menyebarkan hoax yang bisa memecah belah bangsa.tutur pria yang disapa Fahmi. (Cpl).

Previous Post

Mulai Pagi Hari, HMI ITN Malang Gelar Aksi Penggalangan Dana

Next Post

Sandi Siap Hadirkan Pendidikan Politik Melalui Gerakan Millenial Indonesia

Related Posts

Gunung Semeru erupsi 7 kali Senin pagi, tinggi letusan mencapai 1,1 km
Daerah

Gunung Semeru erupsi 7 kali Senin pagi, tinggi letusan mencapai 1,1 km

April 6, 2026
Gunung Dukono Maluku Utara erupsi Senin, lontarkan abu 1.000 meter
Peristiwa

Gunung Dukono Maluku Utara erupsi Senin, lontarkan abu 1.000 meter

April 6, 2026
Daerah

BPBD DKI Laporkan 5 RT Terendam Banjir Rob di Kepulauan Seribu

Januari 4, 2026
Daerah

Gubernur ajak warga jaga kerukunan beragama ciptakan Papua harmonis

Januari 4, 2026
Peristiwa

Minggu, BMKG: Cuaca berawan hingga hujan terjadi di mayoritas RI

Januari 4, 2026
Peristiwa

Program Servis Motor Gratis Polri untuk Korban Banjir Sumatra Tuai Apresiasi dari Masyarakat

Desember 30, 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Eks PB HMI Silaturahmi ke Dandim, Apresiasi Peran Kodim Kawal Koperasi Desa Merah Putih

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

Antusiasme Publik Tinggi, Satgas Haji Polri Diminta Tanpa Ampun Sikat Travel Nakal dan Visa Palsu

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

Merajut Kembali Persaudaraan Bangsa: Mengapa Dialog Lebih Utama dalam Kasus Jusuf Kalla?

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

TERPOPULER

Eks PB HMI Silaturahmi ke Dandim, Apresiasi Peran Kodim Kawal Koperasi Desa Merah Putih

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

Antusiasme Publik Tinggi, Satgas Haji Polri Diminta Tanpa Ampun Sikat Travel Nakal dan Visa Palsu

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

Merajut Kembali Persaudaraan Bangsa: Mengapa Dialog Lebih Utama dalam Kasus Jusuf Kalla?

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved