Visioner.id, Makassar – Wakil Dekan 2 Bidang Administrasi Dan Keuangan (DR. Andi Susilawaty, S,Si, M.Kes) Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Alauddin Makassar Lantik Ketua Dewan Mahasiswa (DEMA) Fakultas Kedokteran Dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Sebelum Penetapan Kandidat dan Pemilihan.
Pelantikan ini berlangsung di Ruang Senat Mahasiswa FKIK pada Jumat malam 11 januari 2019 yang Hanya dihadiri oleh dua dari sembilan anggota Lembaga Penyelenggara Pemilma (LPP) dan dilaksanakan tanpa Surat Keputusan (SK) dan Stuktural yang jelas.
Sebelumnya 4 mahasiswa mendaftar sebagai Bakal Calon Ketua Umum DEMA FKIK periode 2019-2020, namun tanpa alasan yang jelas LPP mengambil keputusan sepihak dan mengugurkan tiga kandidat lainnya. Mahasiswa yang tidak terima keputusan ini melakukan aksi demonstrasi dipelataran Fakultas Kedokteran Dan Ilmu Kesehatan hingga ke depan Rektorat UIN Alauddin Makassar.
“Pelantikan macam apa ini, aturan kampus menyatakan bahwa tidak ada kegiatan Kemahasiswaan dimalam hari tapi pelantikan ini tetap dijalankan, ini jelas melanggar”. Ujar Ketua Umum HMJ Keperawatan, Rohimin Muh Ikram.
“Sebelumnya juga kami telah melakukan audiensi bersama Wakil Rektor 3 Bidang Kemahasiswaan (Prof. Hj. Siti Aisyah M.A. Ph.D) dan Dekan Fakultas Kedokteran Dan Ilmu Kesehatan (DR. dr. H. Andi Armyn Nurdin, M.Sc), hasilnya jelas tertera diatas kertas dengan stempel dan tanda tangan Dekan. Berisi bahwa tidak ada kegiatan LPP sampai masalah ini diselesaikan oleh KPKE (Komisi penegakan kode etik)”. Tambahnya.

Sementara itu beberapa anggota LPP yang bertindak selaku penyelenggar Pemilma tidak mengetahui bahwa akan diadakan pelantikan, berhubung juga masih menunggu hasil dari KPKE.
“Jujur sayapun kebingungan, tidak ada informasi sebelumnya bahwa telah ada Ketua DEMA terpilih apalagi pelantikan, tiba-tiba saja pelantikan yang terkesan dipaksakan ini terjadi. Kata Muslimin A selaku anggota LPP di kediamannya,samata, sabtu (12/1). (Tm).



