Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Minyak Internasional Brent Meroket 11,11 Persen Pasca Serangan Drone ke Fasilitas Minyak Saudi

by Visioner Indonesia
September 16, 2019
in Ekonomi, Luar Negeri
Reading Time: 2min read
0
SHARES
26
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Ilustrasi

Visioner.id – Harga minyak meroket tajam lebih 10 persen setelah serangan pesawat tanpa awak (drone) pada fasilitas minyak Saudi Aramco Sabtu (14/8/2019). Serangan ini membuat setengah lebih dari kapasitas minyak perusahaan milik negara Saudi itu terganggu dari total produksi 9,8 juta barel per hari.

Pada pukul 0157 GMT Senin (16/9/2019), patokan minyak mentah Internasional Brent melonjak US$ 6,69 atau 11,11 persen menjadi US$ 66,91 per barel. Sementara minyak mentah berjangka patokan AS West Texas (WTI) melonjak US$ 5,41 atau 9,86 persen menjadi US$ 60,26 per barel.

Serangan drone menyerang fasilitas pengolahan minyak di Abqaiq dan ladang minyak Khurais hingga mengganggu pasokan minyak 5,7 juta barel per hari atau 50 persen dari produksi minyak Saudi Aramco. Perusahaan minyak itu dilaporkan telah memulihkan sekitar sepertiga dari produksi minyak mentahnya, atau 2 juta barel pada Senin.

“Dalam jangka pendek dampak langsung pada pasar mungkin terbatas, namun siklus makroekonomi yang bearish (melemah) akan meningkatkan risiko di pasar,” kata Kepala global analisis S&P Global Platts Chris Midgley.

Diketahui, Abqaiq adalah fasilitas pemrosesan minyak terbesar di dunia dan pabrik stabilisasi minyak mentah dengan kapasitas pemrosesan lebih dari 7 juta barel per hari. Adapun Khurais adalah ladang minyak terbesar kedua di negara itu dengan kapasitas 1,5 juta barel per hari. Pada bulan Agustus, Arab Saudi menghasilkan 9,85 juta barel per hari.

Pemberontak Houthi Yaman mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. Mereka mengatakan serangan itu adalah salah satu yang terbesar ke Arab Saudi. Pemberontak Houthi berada di balik serangkaian serangan terhadap jaringan pipa, tanker, dan infrastruktur Saudi lainnya dalam beberapa tahun terakhir.

AS menyalahkan Iran atas serangan drone itu. Menteri Luar Negeri Mike Pompeo dalam tweet Sabtu menyatakan bahwa Iran telah meluncurkan serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap pasokan energi dunia.

“Jika Iran putus asa karena kehilangan pendapatan akibat terhentinya ekspor minyak mentah, serangan terhadap kapasitas Saudi tampaknya respons yang mungkin,” kata analis energi di Jefferies, Jason Gammel.

Dia mengatakan konflik ini akan berdampak lebih luas dan kemungkinan akan menaikkan harga minyak mentah sebesar US$ 5-10 barel per hari.

Serangan terbaru terjadi ketika Arab Saudi akan mendorong Saudi Aramco melakukan IPO dan perombakan besar sektor energi di negara itu. Presiden dan CEO Saudi Aramco Amin Nasser mengatakan Sabtu tidak ada yang terluka dalam serangan itu. Saat ini pihaknya sedang melakukan pemulihan produksi. (CNBC/BS/*)

Tags: Minyak BrentSaudi
Previous Post

Agustus 2019, Neraca Daging RI Surplus US$ 85,1 Juta

Next Post

Kebakaran Hutan di Blok Kedung Wajan, Jalur Pendakian Gunung Arjuno-Welirang Ditutup

Related Posts

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya
Ekonomi

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Mei 26, 2026
Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014
Ekonomi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

Mei 26, 2026
Gagas Nusantara Imbau Publik Tak Terprovokasi Hoaks Pembatasan BBM
BUMN

Gagas Nusantara Imbau Publik Tak Terprovokasi Hoaks Pembatasan BBM

Mei 22, 2026
Harga Emas Turun, Dibanderol Rp3,122 Juta per Gram
BUMN

Emas Antam To The Moon Rekor Rp2,8 Juta, Tapi Saham ANTM Malah Longsor 17%! Ada Apa?

Mei 21, 2026
Pastikan Migrasi Aman, JNPM Dukung Langkah Menteri Lewat Penguatan Audit Lapangan
Ekonomi

Kawal Gernas Migran Aman, JNPM Dukung Langkah Menteri Mukhtarudin

Mei 21, 2026
Simak Bukti Kebijakan di Balik Swasembada & Kesejahteraan Petani
Ekonomi

Simak Bukti Kebijakan di Balik Swasembada & Kesejahteraan Petani

April 27, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas

LHK: Stabilitas Pemerintahan Kota Kendari Tetap Terjaga di Tengah Berbagai Isu

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas

TERPOPULER

“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas

LHK: Stabilitas Pemerintahan Kota Kendari Tetap Terjaga di Tengah Berbagai Isu

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved