Warning: Attempt to read property "child" on null in /home/anandapu/visioner.id/wp-content/themes/jnews/class/ContentTag.php on line 45
Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Perdebatan Data PMI Ilegal di Cianjur, Menteri Mukhtarudin Dorong Pengawasan Lebih Ketat

by Visioner Indonesia
Juli 10, 2026
in Ekonomi
Reading Time: 2min read
Perdebatan Data PMI Ilegal di Cianjur, Menteri Mukhtarudin Dorong Pengawasan Lebih Ketat
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, – Perdebatan soal jumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal yang berangkat dari Cianjur mencuat di publik. Aktivis mengklaim 100 hingga 200 orang berangkat secara nonprosedural setiap pekan, sementara Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi setempat menyebut angka resmi hanya sekitar 25 orang per minggu.

Kepala Disnakertrans Cianjur, Deny Widya Lesmana, mempertanyakan validitas data yang disampaikan aktivis. Menurutnya, data pemberangkatan resmi yang tercatat di sistem jauh lebih kecil.

“Kami mencatat pemberangkatan PMI legal dari Cianjur berkisar 25 orang per pekan. Jika ada klaim 100-200 orang, kami mempertanyakan sumber datanya,” ujar Deny.

Sementara itu, Konsulat Malaysia di Pekanbaru mengimbau PMI asal Kepulauan Meranti, Bengkalis, dan Tanjung Balai Karimun untuk menghindari jalur tikus. Proses visa kini dapat diakses secara daring dengan biaya Rp400-500 ribu.

Imbauan ini menyusul maraknya pemberangkatan ilegal dari wilayah perbatasan Riau yang berpotensi menjerat PMI dalam masalah hukum dan perlindungan.

Kasus serupa juga terjadi di Bangkalan, Madura. Seorang PMI bernama Rofiah (84) meninggal dunia di Malaysia. Ia diketahui berangkat secara nonprosedural dan telah bekerja di negeri jiran selama 25 tahun tanpa dokumen resmi.

Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Bangkalan tetap memfasilitasi pemulangan jenazah sebagai bentuk kehadiran negara bagi warganya, meskipun almarhumah berangkat secara ilegal.

Menteri P2MI Mukhtarudin sebelumnya telah menegaskan bahwa pelindungan PMI adalah prioritas utama negara. Dalam rapat koordinasi dengan jajaran BP3MI, ia menyatakan bahwa 80 persen persoalan PMI terjadi di tahap rekrutmen.

“BP3MI harus menjadi garda terdepan yang memastikan proses pendaftaran, seleksi, dan penempatan berjalan transparan dan sesuai prosedural. Pelanggaran akan dikenakan sanksi tegas tanpa kompromi,” tegas Mukhtarudin .

Ia juga menetapkan prinsip zero tolerance terhadap pelanggaran di internal kementerian maupun pada perusahaan penempatan (P3MI). Koordinasi dengan TNI/Polri, Imigrasi, dan lembaga terkait menjadi kunci memutus rantai sindikat pengiriman ilegal .

Ketua Jaringan Nusantara Peduli Migran (JNPM), Romadhon Jasn, menilai perdebatan data ini justru menunjukkan lemahnya sistem pendataan terpadu antara pusat dan daerah.

“Ini bukan soal siapa benar. Ini soal negara belum punya data tunggal yang akurat tentang PMI, terutama yang nonprosedural. Tanpa data, pengawasan dan pelindungan sulit diukur,” ujar Romadhon, dalam keterangannya, Jumat (10/8) di Jakarta.

Ia mendorong pemerintah segera mengintegrasikan data PMI lintas instansi, seperti yang pernah disampaikan Menteri Mukhtarudin melalui sinergi dengan Bappenas .

Kasus-kasus ini memperkuat urgensi pengawasan yang lebih ketat di hulu. Menteri Mukhtarudin dinilai telah memberikan arahan jelas. Kini giliran jajaran di daerah dan aparat penegak hukum untuk memastikan komitmen itu dijalankan di lapangan.

Previous Post

Gerindra Hormati Putusan MK: Pilkada Langsung Tetap Amanah Reformasi

Next Post

CNG Jadi Alternatif LPG 3 Kg, Gagas Nusantara: Ini Kabar Baik untuk Rumah Tangga dan Ketahanan Energi

Related Posts

OJK Tuntaskan Penyidikan Kasus Dugaan Pidana di BPR Malang
Ekonomi

OJK Tuntaskan Penyidikan Kasus Dugaan Pidana di BPR Malang

Juli 4, 2026
PAM Jaya Minta Maaf, Pramono Tak Tegas: Ratusan Hari Macet, Warga Korban Pipa 1.000 Km
Ekonomi

PAM Jaya Minta Maaf, Pramono Tak Tegas: Ratusan Hari Macet, Warga Korban Pipa 1.000 Km

Juni 29, 2026
Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya
Ekonomi

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Mei 26, 2026
Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014
Ekonomi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

Mei 26, 2026
Gagas Nusantara Imbau Publik Tak Terprovokasi Hoaks Pembatasan BBM
BUMN

Gagas Nusantara Imbau Publik Tak Terprovokasi Hoaks Pembatasan BBM

Mei 22, 2026
Harga Emas Turun, Dibanderol Rp3,122 Juta per Gram
BUMN

Emas Antam To The Moon Rekor Rp2,8 Juta, Tapi Saham ANTM Malah Longsor 17%! Ada Apa?

Mei 21, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

CNG Jadi Alternatif LPG 3 Kg, Gagas Nusantara: Ini Kabar Baik untuk Rumah Tangga dan Ketahanan Energi

Perdebatan Data PMI Ilegal di Cianjur, Menteri Mukhtarudin Dorong Pengawasan Lebih Ketat

Gerindra Hormati Putusan MK: Pilkada Langsung Tetap Amanah Reformasi

JAN: Ajakan Kapolri Jaga Persatuan Adalah Sikap Kenegarawanan yang Tepat

Cegah Hoaks dan Kerusuhan, Dukung Deteksi Dini Digital

DPR soroti implementasi kebijakan komisi delapan persen ojol

TERPOPULER

CNG Jadi Alternatif LPG 3 Kg, Gagas Nusantara: Ini Kabar Baik untuk Rumah Tangga dan Ketahanan Energi

Perdebatan Data PMI Ilegal di Cianjur, Menteri Mukhtarudin Dorong Pengawasan Lebih Ketat

Gerindra Hormati Putusan MK: Pilkada Langsung Tetap Amanah Reformasi

JAN: Ajakan Kapolri Jaga Persatuan Adalah Sikap Kenegarawanan yang Tepat

Cegah Hoaks dan Kerusuhan, Dukung Deteksi Dini Digital

DPR soroti implementasi kebijakan komisi delapan persen ojol

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved