Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Baru Tiga Bulan Ciptakan Token CCB, Kini Bakal Listing di Market Indonesia

by Visioner Indonesia
April 8, 2022
in Default
Reading Time: 2min read
0
SHARES
194
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Direktur PT SSI, Subaidi.

Pamekasan, Visioner.id – Baru 3 bulan menciptakan token CCB, kini sudah dikenal banyak orang di dunia. Pria tersebut bernama Subaidi, pemuda asal Pamekasan, Madura yang malang melintang di dunia crypto currency.

Direktur utama PT. Sentral Selular Indonesia (SSI), Subaidi menjelaskan, token CCB dibangun di dalam jaringan blockchain Tron agar Fee transaksi Holders lebih rendah.

Token yang dikembangkan pria 39 tahun dan timnya ini mulai dirilis pada Desember 2021. Token tersebut merupakan pendatang baru dibandingkan dangan para seniornya, seperti Bitcoin dan Ethereum.

“Artinya potensi menuju ke bulan, token CCB sangat besar, Bitcoin butuh 10 tahun untuk mejadi asset yang di cari banyak orang, token CCB baru berumur 3 bulan,” tutur mantan TKI yang mencatatkan kegagalannya sebanyak 47 kali dalam berbisnis.

Menurutnya, karena tingginya antusias peminat terhadap token CCB ini, pada awal listing di market global England dengan harga perdana 0,25usd setelah empat hari di mencapai kenaikan hingga 8700% dengan capaian ATH $20,80 usd/CCB.

Hal itu tercatat di market IndoEx dan Marketcap Nomics, sehingga CEO Subaidi mengaku cukup terkejut dengan antusias masyarakat.

“Seumur-umur saya main kripto, trading kripto, ini yang pertama dan Alhamdulillahnya di Indonesia saya yang develop dan bekerja sama dengan Founder CCB dalam salah satu medsosnya,” tambah Subaidi.

Subaidi juga mengaku, sedang gencar melakukan komunikasi dengan beberapa market baru di Indonesia.

Menurutnya, CCB harus segera Listing di Indonesia, mengingat keputusan pemerintah pada 1 Mei 2022 para pemain Cryptocurrency akan di kenakan pajak PPN dan PPH masing – masing 0,1%.

“Kita harus ikut berpartisipasi membangun pemerintah dengan membayar pajak dalam membangkitkan Ekonomi Indonesia,” ucap pria kelahiran desa Bujur Tengah itu.

Lebih lanjut Subaidi menjelaskan, hingga saat ini, token CCB ditransaksikan melalui exchanger global, yaitu IndoEx dan akan segera listing di market Indonesia dengan Pair IDR, USDT dan TRX pada bulan April ini.

“Selain itu, token CCB ini juga akan digunakan sebagai utilitas untuk game, NFT marketplace dan metaverse yang juga menjadi proyek dari CCB,” tandasnya. (Klsn/Hsd)

Previous Post

Persiapan FIFA World Cup U-20, Menpora Amali: Banyak Keuntungan yang Kita Dapatkan

Next Post

Jelang Arus Mudik, ORI Siapkan Pemantauan Pelayanan Publik

Related Posts

Default

INDONESIA JADI KIBLAT PEMASYARAKATAN DUNIA: PEMUDA MUSLIMIN JAKARTA UTARA NYATAKAN DUKUNGAN PENUH ATAS TRANSFORMASI SISTEM PEMULIHAN BERBASIS BUDAYA

April 20, 2026
Harga LPG Nonsubsidi 12 Kilogram Naik Rp16 Ribu per Tabung
Default

Harga LPG Nonsubsidi 12 Kilogram Naik Rp16 Ribu per Tabung

April 19, 2026
Default

Eks PB HMI Silaturahmi ke Dandim, Apresiasi Peran Kodim Kawal Koperasi Desa Merah Putih

April 18, 2026
Default

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

April 16, 2026
Default

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

April 12, 2026
Default

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Singojuruh Perkuat Konsolidasi dan Semangat Kader Golkar

April 11, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Tantangan Kemenkes: 1 Juta Anak Belum Imunisasi

BPK Temukan 4 Masalah di Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes

Simak Daftar Lengkap Harga Emas di Pegadaian 24 April 2026

Harga Emas Termurah dalam Hampir 3 Minggu, Jual atau Beli?

KPK Sebut Banyak Koruptor Titip Uang Korupsi ke Wanita Simpanan

Jaksa Periksa 15 Saksi di Kasus Korupsi Ketua Ombudsman Non Aktif

TERPOPULER

Tantangan Kemenkes: 1 Juta Anak Belum Imunisasi

BPK Temukan 4 Masalah di Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes

Simak Daftar Lengkap Harga Emas di Pegadaian 24 April 2026

Harga Emas Termurah dalam Hampir 3 Minggu, Jual atau Beli?

KPK Sebut Banyak Koruptor Titip Uang Korupsi ke Wanita Simpanan

Jaksa Periksa 15 Saksi di Kasus Korupsi Ketua Ombudsman Non Aktif

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved