
Jakarta,- Ombudsman Republik Indonesia (ORI) menjelang arus mudik lebaran tahun 2022, menyiapkan kegiatan pemantauan pelayanan publik sektor perhubungan sebagai langkah koordinasi dengan stakeholders terkait untuk mengetahui upaya penegakan prokes.
Anggota Ombudsman Republik Indonesia (ORI), Hery Susanto, menyampaikan tujuan pemantauan pelayanan publik tersebut antara lain untuk memotret kondisi pelayanan sektor perhubungan atau transportasi pada arus mudik lebaran tahun 2022 di masa pandemi Covid-19.
“Kegiatan pemantauan juga dilakukan untuk mengetahui efektifitas yang dilakukan perhubungan serta mengidentifikasi kendala yang terjadi pada layanan sektor perhubungan khususnya transportasi pada arus mudik tahun 2022, pada pemantauan ini ORI akan memberikan saran atas perbaikan pelayanan perhubungan pada instansi terkait dalam arus mudik lebaran tahun 2022,” ujarnya du Jakarta, Jum’at (8/4/2022).
Lebih lanjut pria kelahiran Cirebon ini menyampaikan fokus pemantauan Ombudsman pada arus mudik lebaran 2022 antara lain pengawasan protokol kesehatan pada sektor perhubungan dan transportasi, seperti misalnya di stasiun, terminal, bandara, pelabuhan, posko pelayanan mudik ataupun pada moda transportasi. “Pengawasan akan mencakup beberapa hal seperti pada aspek petugas, penerapan SOP protokol kesehatan Covid-19 dan ketersediaan sarana prasarana”, ucapnya.
Pemantauan pelayanan publik pada sektor perhubungan dalam rangka penegakan protokol Covid-19 di masa pendemi disampaikan saat ORI menggelar pertemuan daring bersama jajaran Kementerian Perhubungan dan Kementerian Kesehatan terkait persiapan pemantauan pelayanan publik arus mudik.
Sementara, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, mengungkapkan dalam menghadapi mudik lebaran 2022 pihaknya telah mendapat instruksi langsung dari Presiden Jokowi guna melayani dan mengawasi warga yang akan mudik.
“Kemenhub juga telah melakukan survei terkait potensi warga yang akan mudik pada momen Idul Fitri 2022, dari survei yang dilakukan terdapat sekitar 79 juta orang yang akan melakukan mudik di seluruh tanah air, masyarakat sangat antusias dalam menyambut mudik lebaran tahun 2022,” ujar Menhub dalam forum bersama Ombudsman tersebut.
Sedangkan Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa pada prinsipnya pemerintah mengizinkan masyarakat untuk melakukan perjalanan mudik pada Idul Fitri 2022. Hal ini diputuskan setelah melihat perkembangan kasus Covid-19 yang terus mengalami pelandaian.
Menurut Menteri Budi Gunadi di tengah situasi Covid-19 di dalam negeri yang terus membaik, Menkes mengharapkan masyarakat dapat semakin menyadari bahwa tanggung jawab kesehatan terhadap pandemi ini ada di tangan seluruh elemen masyarakat.
“ Kementrian Kesehatan di bulan ramadhan dan selama lebaran 2022 akan mengoptimalkan pelaksanaan vaksinasi di tempat ibadah dan tempat umum seperti pusat perbelanjaan, stasiun, pelabuhan, bandara, terminal, dan rest area”, ungkapnya.
