Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Terkait Kasus Bupati Bogor Ade Yasin, Jaringan Aktivis Nusantara : Tidak Cocok Disebut OTT

by Visioner Indonesia
Mei 1, 2022
in Default
Reading Time: 2min read
0
SHARES
224
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta,- Jaringan Aktivis Nusantara Bogor Raya ikut mengomentari  pemberitaan terkait makna Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang disematkan pada kasus Bupati Bogor Ade Yasin. 

Kordinator Jaringan Aktivis Nusantara Bogor Raya M Hafiz Azami telah mendengar kronologi yang disampaikan oleh Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri, dan menurutnya kurang tepat jika penangkapan tersebut disebut OTT. 

“Jika kita melihat arti sederhana OTT yaitu kan ketangkap basah, misalnya Bupati Bogor sedang transaksi lalu langsung tertangkap tangan, kalo ini kan engga” Ungkap Hafiz

Menurutnya, jika merujuk pada Operasi Tangkap Tangan sebenarnya sudah diatur dalam UU Nomor 8 Tahun 1981 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) Pasal 1 ayat (19). 

Adapun penjelasannya sebagai berikut :

“Tertangkap tangan adalah tertangkapnya seorang pada waktu sedang melakukan tindak pidana, atau dengan segera sesudah beberapa saat tindak pidana itu dilakukan, atau sesaat kemudian diserukan oleh khalayak ramai sebagai orang yang melakukannya, atau apabila sesaat kemudian padanya ditemukan benda yang diduga keras telah dipergunakan untuk melakukan tindak pidana itu yang menunjukkan bahwa ia adalah pelakunya atau turut melakukan atau membantu melakukan tindak pidana itu.”

Lebih lanjut, Hafiz merasa heran, kenapa Ade Yasin diserukan terkena OTT, padahal telah jelas Ade Yasin tidak ikut pada transaksi. Hal tersebut menurutnya hanya dijadikan sebutan untuk menjatuhkan martabat. 

“Kalo dilihat kronologi, semua tersangka dijemput di kediamannya masing-masing, seharusnya jika KPK telah menguntit tersangka, langsung ditangkap dan lagi pula Ibu Ade hanya menegaskan kepada anak buahnya agar diusahakan WTP, mungkin seperti yang dibilang beliau, ini Inisiatif anak buahnya dengan cara curang menyuap BPK. Beliau hanya kena apesnya” Tambah nya. 

Disisi lain, dirinya mengapresiasi sikap Ksatria Ade Yasin yang dengan ikhlas bertanggung jawab terhadap ulah anak buahnya dan dirinya menghormati proses hukum yang masih tengah berlangsung. 

“Sikap pemimpin yang tanggung jawab, beliau rela menerima konsekuensi dari kesalahan anak buahnya, semoga kesabaran dan ketabahan menyertai Ibu” Tutup Hafiz. (AAA)

Previous Post

Peduli, Pimpinan PT Siber Mediatama Indo Santuni Anak Yatim

Next Post

Jaringan Aktivis Nusantara Dukung Kemenristekdikti Copot Rektor UITK

Related Posts

DPR soroti implementasi kebijakan komisi delapan persen ojol
Default

DPR soroti implementasi kebijakan komisi delapan persen ojol

Juli 4, 2026
Default

BMKG: Waspada hujan ringan guyur sebagian besar wilayah RI pada Sabtu

Juli 4, 2026
Default

SOSIALISASI 4 PILAR KEBANGSAAN BERSAMA ANGGOTA MPR RI ZULFIKAR ARSE SADIKIN, S.I.P., M.Si

Juli 2, 2026
Default

PEMUDA MUSLIMIN INDONESIA CABANG JAKARTA UTARA APRESIASI LANGKAH MENTERI IMIGRASI DAN PEMASYARAKATAN DALAM MENDORONG PEMBINAAN WARGA BINAAN MELALUI PROGRAM AMNESTI DAN KOMPONEN CADANGAN (KOMCAD

Juli 1, 2026
Default

Warga Soroti Mobil Dinas Pemkot Bogor yang Sering Nginep di Rusunawa Menteng Asri

Juni 21, 2026
Default

Roni Anjari Soroti Maraknya Intervensi Ormas terhadap Perjanjian Privat di Kawasan Industri Karawang

Juni 19, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Cegah Hoaks dan Kerusuhan, Dukung Deteksi Dini Digital

DPR soroti implementasi kebijakan komisi delapan persen ojol

BMKG: Waspada hujan ringan guyur sebagian besar wilayah RI pada Sabtu

Menhut klarifikasi isu keterlibatan dalam OTT KPK Bupati Kuansing

Geliat Ekonomi Menjelang Awal Masuk Sekolah

Penampakan CNG Merah Putih 3 Kg, Lebih Besar dari Gas Melon?

TERPOPULER

Cegah Hoaks dan Kerusuhan, Dukung Deteksi Dini Digital

DPR soroti implementasi kebijakan komisi delapan persen ojol

BMKG: Waspada hujan ringan guyur sebagian besar wilayah RI pada Sabtu

Menhut klarifikasi isu keterlibatan dalam OTT KPK Bupati Kuansing

Geliat Ekonomi Menjelang Awal Masuk Sekolah

Penampakan CNG Merah Putih 3 Kg, Lebih Besar dari Gas Melon?

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved