Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Harga LPG Nonsubsidi 12 Kilogram Naik Rp16 Ribu per Tabung

by Visioner Indonesia
April 19, 2026
in Default
Reading Time: 2min read
Harga LPG Nonsubsidi 12 Kilogram Naik Rp16 Ribu per Tabung
0
SHARES
12
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga LPG nonsubsidi ukuran 12 kilogram. Mengutip laman Pertamin Patra Niaga, harga baru ditetapkan menjadi Rp228 ribu per tabung dari sebelumnya Rp192 ribu.

Kenaikan tersebut setara sekitar 18,75 persen dan menjadi penyesuaian pertama sejak tahun 2023. Kebijakan ini mulai berlaku sejak 18 April 2026 di sejumlah wilayah Indonesia.

Penyesuaian harga tersebut berlaku untuk wilayah Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, hingga Nusa Tenggara Barat. Sementara daerah lain mengalami penyesuaian sesuai biaya distribusi masing-masing wilayah.

Selain LPG 12 kilogram, harga LPG nonsubsidi ukuran 5,5 kilogram juga mengalami kenaikan. Harga tabung ukuran tersebut naik dari Rp90 ribu menjadi Rp107 ribu per tabung.

Kenaikan harga LPG 5,5 kilogram tercatat mencapai sekitar 18,89 persen di wilayah yang sama. Penyesuaian harga di daerah lain juga mengikuti faktor distribusi yang berlaku di masing-masing wilayah.

Sebelumnya, pada November 2023, Pertamina sempat menurunkan harga LPG 12 kilogram menjadi Rp192 ribu per tabung. Penurunan itu dilakukan setelah evaluasi tren harga contract price Aramcoyang saat itu mengalami pelemahan.

Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno menyebut kenaikan harga LPG turut dipengaruhi lonjakan harga minyak dunia. Hal ini tercermin dari meningkatnya harga rata-rata minyak mentah Indonesia.

Ia menjelaskan, Indonesian Crude Price (ICP) pada Maret 2026 mencapai 102,26 dolar AS per barel. Angka tersebut naik signifikan dibandingkan Februari yang berada di level lebih rendah.

Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM Laode Sulaeman menyatakan kenaikan tersebut dipicu dinamika geopolitik global. Ketegangan internasional dinilai berdampak langsung terhadap pasokan energi dunia.

Menurutnya, eskalasi konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran turut memengaruhi stabilitas energi global. Kondisi ini berdampak pada terganggunya distribusi minyak di berbagai kawasan.

Salah satu faktor utama adalah terganggunya jalur pelayaran di Selat Hormuz yang menjadi jalur penting distribusi minyak dunia. Sekitar 20 persen pasokan minyak global melewati jalur tersebut.

Selain itu, serangan terhadap fasilitas energi di kawasan Timur Tengah juga memperburuk kondisi pasokan global. Hal ini kemudian berdampak pada kenaikan harga energi termasuk LPG di dalam negeri.

Previous Post

MPR Puji Langkah Presiden Prabowo Prioritaskan MBG untuk Anak yang Membutuhkan

Next Post

INDONESIA JADI KIBLAT PEMASYARAKATAN DUNIA: PEMUDA MUSLIMIN JAKARTA UTARA NYATAKAN DUKUNGAN PENUH ATAS TRANSFORMASI SISTEM PEMULIHAN BERBASIS BUDAYA

Related Posts

Default

Penguatan Kapasitas Akademik Universitas Dr. Soekarjo Banyuwangi Perkuat Kepemimpinan dan Tata Kelola Institusi

Mei 25, 2026
Default

PEMUDA MUSLIMIN INDONESIA CABANG JAKARTA UTARA GELAR NOBAR DAN DISKUSI FILM “PESTA BABI”: SOROTI KRISIS LINGKUNGAN DAN KEADILAN SOSIAL

Mei 21, 2026
Default

PKD Ansor Kabat Perkuat Wawasan Keindonesiaan dan Kebangsaan Kader Muda

Mei 14, 2026
Default

Pemuda Muslimin Jakarta Utara Apresiasi Sinergi BGN dan Kemenimipas:Wujudkan Keadilan Gizi Melalui Dapur Lapas

Mei 13, 2026
Default

Kasus Dugaan Korupsi BURT DPRK Bintuni Masuk Tahap Penyelidikan

Mei 7, 2026
Default

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Partai Golkar Wongsorejo Tegaskan Konsolidasi dan Penguatan Basis Dukungan

April 26, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas

LHK: Stabilitas Pemerintahan Kota Kendari Tetap Terjaga di Tengah Berbagai Isu

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas

TERPOPULER

“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas

LHK: Stabilitas Pemerintahan Kota Kendari Tetap Terjaga di Tengah Berbagai Isu

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved