
JAKARTA UTARA – Pimpinan Cabang Pemuda Muslimin Indonesia (PC PMI) Jakarta Utara Oloan Gani menyatakan dukungan penuh dan apresiasi mendalam atas kepemimpinan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Jend. Pol (Purn). Drs.Agus Andrianto, S.H,M.H dalam menyukseskan gelaran The 7th World Congress on Probation and Parole (WCPP) 2026.
PC PMI Jakarta Utara menilai, keberhasilan Indonesia memukau 400 delegasi dari 44 negara melalui praktik pembinaan di Lapas Narkotika Bangli dan Bapas Karangasem adalah kemenangan diplomasi hukum Indonesia di mata dunia.
Transformasi Total: Dari Pemenjaraan ke Pemulihan Jiwa
Ketua PC Pemuda Muslimin Indonesia Jakarta Utara Oloan Gani, menegaskan bahwa arah kebijakan yang mengedepankan pemulihan (recovery) daripada sekadar penghukuman fisik (punishment) sangat sejalan dengan prinsip Ishlah (rekonsiliasi) dalam nilai-nilai Islam.
“Kami melihat sebuah lompatan besar. Apa yang dilakukan di Lapas Bangli dengan mengintegrasikan kearifan lokal bukan sekadar pelatihan keterampilan biasa, melainkan upaya mengembalikan fitrah manusia. Ini adalah bentuk nyata kedaulatan hukum yang berwatak kemanusiaan,” ujar Olan” saat memberikan pernyataan di Jakarta Utara (18/4).
Detail Dukungan Strategis Pemuda Muslimin Jakarta Utara:
Dukungan Implementasi Kurikulum Berbasis Budaya & Agama: PC PMI Jakarta Utara mendukung penuh langkah integrasi nilai budaya lokal dan spiritualitas dalam pembinaan. Kami siap menggerakkan kader-kader muda Muslim untuk terjun sebagai mitra pembimbing dalam memberikan penguatan mental dan spiritual bagi para Klien Pemasyarakatan di wilayah Jakarta.
Apresiasi Model Griya Abhipraya: Kami memandang konsep Griya Abhipraya Dharma Laksana di Karangasem sebagai prototipe ideal reintegrasi sosial. Dukungan kami berikan agar model “Rumah Harapan” seperti ini diperbanyak di wilayah urban seperti Jakarta Utara, guna menekan angka residivisme melalui pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas.
Sinergi Kepemudaan untuk Reintegrasi: Sebagai organisasi yang berakar pada masyarakat, PC PMI Jakarta Utara menyatakan siap menjadi jembatan bagi mantan warga binaan untuk kembali ke tengah masyarakat. Kami mendukung kebijakan Dirjen Pemasyarakatan, Mashudi, dalam menciptakan sistem peradilan yang inklusif dan adaptif.
Panggilan Kolaborasi
Melalui rilis ini, Pemuda Muslimin Jakarta Utara juga mengajak seluruh elemen pemuda dan organisasi masyarakat untuk menghentikan stigma negatif terhadap warga binaan.
“Dunia sudah belajar ke Bangli, sudah saatnya kita di Jakarta juga menerapkan semangat yang sama. Kami mendukung Kemenimipas untuk terus berinovasi. Jangan biarkan warga binaan berjalan sendiri setelah bebas; mereka adalah saudara kita yang berhak atas kesempatan kedua,” tambah Olan”.
Penutup
Dukungan ini merupakan komitmen konkret PC PMI Jakarta Utara dalam mengawal visi besar pemerintah menuju Indonesia Emas 2045 melalui reformasi hukum yang humanis dan beradab.
