
Jaringan Aktivis Nusantara Bogor Raya mengapresiasi keberhasilan Polres Bogor dalam menangkap pelaku penculikan anak yang meresahkan masyarakat baru baru ini.
M Hafiz Azami Koordinator Jaringan Aktivis Nusantara Bogor Raya mengatakan penangkapan ini bisa membuat masyarakat semakin percaya terhadap Polri khususnya Polres Bogor dibawah kepemimpinan AKBP Iman Imanuddin.
“Iya dalam penangkapan tersebut membuat masyarakat lega, semakin percayalah kita bahwa Polri semakin di cintai masyarakat dan kami sangat mengapresiasi penangkapan teraebut” Ungkap Hafiz ketika diwawancarai oleh awak media (13/05/2022)
Pasalnya, ketakutan orang tua semakin menjadi bila mereka mendengar ada kasus penculikan anak marak kembali, hal itu menjadikan mereka was-was.
“Jangan sampai masyarakat trauma terhadap sebuah kasus dan merasa tidak aman, penangkapan ini bukan sembarangan, karena ini menyangkut nyawa anak yang di culik dan bisa berdampak pada kehidupan orang tuanya” Ujar Hafiz.
Dirinya pun semakin optimis Polri semakin di harapkan oleh masyarakat sebagai pelindung yang bisa memberikan rasa aman dan nyaman.
Sebelumnya, Satuan Reserse Kriminal Polres Bogor bersama Resmob Klapadua berhasil menangkap pelaku penculikan terhadap 10 anak di wilayah Bogor dan Jakarta Selatan (Jaksel).
Kapolres Bogor, AKBP Iman Imanuddin mengungkapkan, berdasar pemeriksaan, pelaku penculikan berinisial A (28) itu sudah tiga kali menjalani hukuman. Pelaku pernah dua kali terjerat kasus pidana terorisme dan satu kali kasus penipuan.
Sementara itu, modus yang dilakukan oleh pelaku yakni mengaku sebagai anggota polisi. Kemudian, pelaku menakuti para korban yang melanggar protokol kesehatan degan tidak memakai masker.
Setelah dilakukan pengejaran, pelaku berhasil ditangkap di daerah Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Selasa 10 Mei 2022. Pelaku ditemukan bersama sepuluh anak-anak yang sempat hilang. (Dzul)
