Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Gabah Murah di Tangan Tengkulak: Bulog Harus Bergerak

by Visioner Indonesia
April 27, 2025
in Ekonomi
Reading Time: 2min read
0
SHARES
87
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Petani Foto

Jakarta (Visioner),- Petani masih menjual gabah ke tengkulak dengan harga Rp5.800–Rp6.000 per kilogram, meskipun pemerintah menetapkan Rp6.500, menunjukkan lemahnya kehadiran Perum Bulog di lapangan. Dominasi tengkulak mengancam kesejahteraan petani dan ketahanan pangan. “Bulog harus turun ke sawah, bukan menanti di gudang,” kata Romadhon Jasn, Direktur Gagas Nusantara, Minggu (27/4/2025)

Tengkulak menawarkan transaksi cepat tanpa prosedur rumit, menjadikan mereka pilihan utama petani meski harga lebih rendah. Bulog, sebaliknya, terhambat logistik dan pendekatan birokratis, memperkuat relasi eksklusif tengkulak. Reformasi diperlukan agar Bulog bersaing di lapangan. “Kehadiran Bulog akan menjamin harga layak bagi petani,” ujar Romadhon, menyerukan perubahan sistemik.

Serapan Bulog Jawa Timur mencapai 300.000 ton setara beras hingga April 2025, tetapi capaian ini tidak merata. Tengkulak memanfaatkan ketimpangan, menawarkan harga murah yang merugikan petani. Bulog harus memastikan harga Rp6.500 dirasakan di seluruh wilayah. “Kebijakan harga harus menjangkau setiap petani,” tegas Romadhon, mengkritik inkonsistensi implementasi.

Aktivasi Bulog memerlukan proses bisnis yang menyentuh petani, logistik yang diperkuat, dan kelembagaan responsif. Tim jemput gabah, didukung TNI dan kelompok tani, dapat memutus dominasi tengkulak. Kolaborasi ini menjamin petani mendapat harga sesuai kebijakan tanpa kerugian.

Menteri BUMN Erick Thohir perlu mendorong Bulog sebagai agen perubahan, bukan hanya pengelola stok. Inisiatif seperti Koperasi Desa Merah Putih bisa memperkuat daya tawar petani, menghubungkan mereka langsung dengan Bulog.
“Bulog harus jadi mitra petani, bukan birokrasi jauh,” ujar Romadhon.

Edukasi petani tentang kualitas gabah dan kontrak dengan Bulog sangat penting. Pelatihan melalui koperasi atau dinas pertanian dapat meningkatkan pemahaman petani, membebaskan mereka dari jerat tengkulak. Program ini akan memperkuat posisi petani di pasar.

Bahaya tengkulak terletak pada sistem ketergantungan yang tidak adil, melemahkan kebijakan harga pemerintah. Bulog harus hadir di pelosok untuk menjaga cadangan beras nasional dan stabilitas harga. “Harga Rp6.500 adalah hak petani yang harus diperjuangkan,” kata Romadhon, menegaskan keadilan ekonomi.

Hingga Akhir April 2025, serapan nasional Bulog mencapai 1 juta ton setara beras, tetapi tantangan logistik dan tengkulak masih nyata. Reformasi Bulog akan memperkuat ketahanan pangan, memastikan petani mendapat hasil panen yang layak. Gagas Nusantara mendorong langkah nyata untuk kesejahteraan petani.

Kritik membangun ini menawarkan visi Bulog yang dekat dengan petani, mendukung swasembada pangan yang inklusif. Dengan kolaborasi dan reformasi, Bulog dapat menjadi garda terdepan ekonomi petani. “Gagas Nusantara mendukung Bulog yang berpihak pada petani sejahtera,” tutup Romadhon.

Previous Post

Rakyat Sipil Desak Transparansi UHO Terkait Dugaan Plagiarisme Prof Edi Karno

Next Post

Dedi Mulyadi dan Aura, Nalar Keadilan Tanpa Empati

Related Posts

Harga Emas Turun, Dibanderol Rp3,122 Juta per Gram
BUMN

Emas Antam To The Moon Rekor Rp2,8 Juta, Tapi Saham ANTM Malah Longsor 17%! Ada Apa?

Mei 21, 2026
Pastikan Migrasi Aman, JNPM Dukung Langkah Menteri Lewat Penguatan Audit Lapangan
Ekonomi

Kawal Gernas Migran Aman, JNPM Dukung Langkah Menteri Mukhtarudin

Mei 21, 2026
Simak Bukti Kebijakan di Balik Swasembada & Kesejahteraan Petani
Ekonomi

Simak Bukti Kebijakan di Balik Swasembada & Kesejahteraan Petani

April 27, 2026
Kalender Ekonomi: Inflasi Meningkat, Pertumbuhan Melambat
Ekonomi

Kalender Ekonomi: Inflasi Meningkat, Pertumbuhan Melambat

April 27, 2026
Harga Emas Antam dan Buyback Hari Ini Kompak Turun Rp16.000
Ekonomi

Harga Emas Antam dan Buyback Hari Ini Kompak Turun Rp16.000

April 27, 2026
Timur Tengah Kembali Panas, Rupiah & Mata Uang Asia Lemas
Ekonomi

Gejolak Harga Energi Berlanjut, Rupiah Masih Tertekan

April 27, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

PEMUDA MUSLIMIN INDONESIA CABANG JAKARTA UTARA GELAR NOBAR DAN DISKUSI FILM “PESTA BABI”: SOROTI KRISIS LINGKUNGAN DAN KEADILAN SOSIAL

Emas Antam To The Moon Rekor Rp2,8 Juta, Tapi Saham ANTM Malah Longsor 17%! Ada Apa?

Harmoni Politik: Publik Membenarkan Penjelasan Dasco Terkait Keikhlasan Istana

RUU Polri Jadi Inisiatif DPR, JAN: Momentum Emas Modernisasi Korps Bhayangkara

Kawal Gernas Migran Aman, JNPM Dukung Langkah Menteri Mukhtarudin

PKD Ansor Kabat Perkuat Wawasan Keindonesiaan dan Kebangsaan Kader Muda

TERPOPULER

PEMUDA MUSLIMIN INDONESIA CABANG JAKARTA UTARA GELAR NOBAR DAN DISKUSI FILM “PESTA BABI”: SOROTI KRISIS LINGKUNGAN DAN KEADILAN SOSIAL

Emas Antam To The Moon Rekor Rp2,8 Juta, Tapi Saham ANTM Malah Longsor 17%! Ada Apa?

Harmoni Politik: Publik Membenarkan Penjelasan Dasco Terkait Keikhlasan Istana

RUU Polri Jadi Inisiatif DPR, JAN: Momentum Emas Modernisasi Korps Bhayangkara

Kawal Gernas Migran Aman, JNPM Dukung Langkah Menteri Mukhtarudin

PKD Ansor Kabat Perkuat Wawasan Keindonesiaan dan Kebangsaan Kader Muda

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved