Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Gabah Murah di Tangan Tengkulak: Bulog Harus Bergerak

by Visioner Indonesia
April 27, 2025
in Ekonomi
Reading Time: 2min read
0
SHARES
93
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Petani Foto

Jakarta (Visioner),- Petani masih menjual gabah ke tengkulak dengan harga Rp5.800–Rp6.000 per kilogram, meskipun pemerintah menetapkan Rp6.500, menunjukkan lemahnya kehadiran Perum Bulog di lapangan. Dominasi tengkulak mengancam kesejahteraan petani dan ketahanan pangan. “Bulog harus turun ke sawah, bukan menanti di gudang,” kata Romadhon Jasn, Direktur Gagas Nusantara, Minggu (27/4/2025)

Tengkulak menawarkan transaksi cepat tanpa prosedur rumit, menjadikan mereka pilihan utama petani meski harga lebih rendah. Bulog, sebaliknya, terhambat logistik dan pendekatan birokratis, memperkuat relasi eksklusif tengkulak. Reformasi diperlukan agar Bulog bersaing di lapangan. “Kehadiran Bulog akan menjamin harga layak bagi petani,” ujar Romadhon, menyerukan perubahan sistemik.

Serapan Bulog Jawa Timur mencapai 300.000 ton setara beras hingga April 2025, tetapi capaian ini tidak merata. Tengkulak memanfaatkan ketimpangan, menawarkan harga murah yang merugikan petani. Bulog harus memastikan harga Rp6.500 dirasakan di seluruh wilayah. “Kebijakan harga harus menjangkau setiap petani,” tegas Romadhon, mengkritik inkonsistensi implementasi.

Aktivasi Bulog memerlukan proses bisnis yang menyentuh petani, logistik yang diperkuat, dan kelembagaan responsif. Tim jemput gabah, didukung TNI dan kelompok tani, dapat memutus dominasi tengkulak. Kolaborasi ini menjamin petani mendapat harga sesuai kebijakan tanpa kerugian.

Menteri BUMN Erick Thohir perlu mendorong Bulog sebagai agen perubahan, bukan hanya pengelola stok. Inisiatif seperti Koperasi Desa Merah Putih bisa memperkuat daya tawar petani, menghubungkan mereka langsung dengan Bulog.
“Bulog harus jadi mitra petani, bukan birokrasi jauh,” ujar Romadhon.

Edukasi petani tentang kualitas gabah dan kontrak dengan Bulog sangat penting. Pelatihan melalui koperasi atau dinas pertanian dapat meningkatkan pemahaman petani, membebaskan mereka dari jerat tengkulak. Program ini akan memperkuat posisi petani di pasar.

Bahaya tengkulak terletak pada sistem ketergantungan yang tidak adil, melemahkan kebijakan harga pemerintah. Bulog harus hadir di pelosok untuk menjaga cadangan beras nasional dan stabilitas harga. “Harga Rp6.500 adalah hak petani yang harus diperjuangkan,” kata Romadhon, menegaskan keadilan ekonomi.

Hingga Akhir April 2025, serapan nasional Bulog mencapai 1 juta ton setara beras, tetapi tantangan logistik dan tengkulak masih nyata. Reformasi Bulog akan memperkuat ketahanan pangan, memastikan petani mendapat hasil panen yang layak. Gagas Nusantara mendorong langkah nyata untuk kesejahteraan petani.

Kritik membangun ini menawarkan visi Bulog yang dekat dengan petani, mendukung swasembada pangan yang inklusif. Dengan kolaborasi dan reformasi, Bulog dapat menjadi garda terdepan ekonomi petani. “Gagas Nusantara mendukung Bulog yang berpihak pada petani sejahtera,” tutup Romadhon.

Previous Post

Rakyat Sipil Desak Transparansi UHO Terkait Dugaan Plagiarisme Prof Edi Karno

Next Post

Dedi Mulyadi dan Aura, Nalar Keadilan Tanpa Empati

Related Posts

OJK Tuntaskan Penyidikan Kasus Dugaan Pidana di BPR Malang
Ekonomi

OJK Tuntaskan Penyidikan Kasus Dugaan Pidana di BPR Malang

Juli 4, 2026
PAM Jaya Minta Maaf, Pramono Tak Tegas: Ratusan Hari Macet, Warga Korban Pipa 1.000 Km
Ekonomi

PAM Jaya Minta Maaf, Pramono Tak Tegas: Ratusan Hari Macet, Warga Korban Pipa 1.000 Km

Juni 29, 2026
Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya
Ekonomi

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Mei 26, 2026
Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014
Ekonomi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

Mei 26, 2026
Gagas Nusantara Imbau Publik Tak Terprovokasi Hoaks Pembatasan BBM
BUMN

Gagas Nusantara Imbau Publik Tak Terprovokasi Hoaks Pembatasan BBM

Mei 22, 2026
Harga Emas Turun, Dibanderol Rp3,122 Juta per Gram
BUMN

Emas Antam To The Moon Rekor Rp2,8 Juta, Tapi Saham ANTM Malah Longsor 17%! Ada Apa?

Mei 21, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

JAN: Ajakan Kapolri Jaga Persatuan Adalah Sikap Kenegarawanan yang Tepat

Cegah Hoaks dan Kerusuhan, Dukung Deteksi Dini Digital

DPR soroti implementasi kebijakan komisi delapan persen ojol

BMKG: Waspada hujan ringan guyur sebagian besar wilayah RI pada Sabtu

Menhut klarifikasi isu keterlibatan dalam OTT KPK Bupati Kuansing

Geliat Ekonomi Menjelang Awal Masuk Sekolah

TERPOPULER

JAN: Ajakan Kapolri Jaga Persatuan Adalah Sikap Kenegarawanan yang Tepat

Cegah Hoaks dan Kerusuhan, Dukung Deteksi Dini Digital

DPR soroti implementasi kebijakan komisi delapan persen ojol

BMKG: Waspada hujan ringan guyur sebagian besar wilayah RI pada Sabtu

Menhut klarifikasi isu keterlibatan dalam OTT KPK Bupati Kuansing

Geliat Ekonomi Menjelang Awal Masuk Sekolah

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved