Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

MBG Preneur, Simbol Gotong Royong Baru antara Gizi dan Ekonomi

by Visioner Indonesia
Oktober 27, 2025
in Ekonomi
Reading Time: 3min read
0
SHARES
15
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

VISIONER,- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini berkembang menjadi lebih dari sekadar kebijakan pemenuhan gizi. Konsep baru yang diperkenalkan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sanjaya, yakni MBG Preneur, membawa semangat baru: menjadikan dapur MBG sebagai penggerak ekonomi rakyat. Gagasan ini dinilai strategis karena menyentuh akar pembangunan berkelanjutan menyatukan gizi, wirausaha, dan kemandirian daerah.

Sony menyampaikan hal tersebut saat meninjau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Prokids Anak Indonesia di Kota Malang, Minggu (26/10/2025). Ia menegaskan bahwa keberhasilan dapur MBG tidak hanya bergantung pada kinerja dapur, tetapi juga kesiapan sektor pendukung dari petani, nelayan, hingga peternak lokal. “Kalau menunya telur tapi telurnya dibeli dari luar daerah, artinya uangnya keluar. Malang seharusnya bisa memenuhi kebutuhan telur, sayur, dan buah dari wilayah sendiri,” ujarnya.

Pandangan ini sejalan dengan semangat kemandirian ekonomi yang juga disuarakan oleh Romadhon Jasn, pegiat sosial. “Gagasan MBG Preneur adalah bentuk evolusi dari program gizi menuju gerakan ekonomi rakyat. Masyarakat harus mendukung, sebab inilah cara pemerintah memastikan uang publik berputar di daerah dan menciptakan multiplier effect yang nyata,” ujarnya kepada wartawan, Senin (27/10) di Jakarta.

Sony menambahkan, istilah MBG Preneur tidak boleh berhenti di tataran ide atau seremoni peresmian dapur. Program ini harus dikelola dengan strategi ekonomi yang matang agar manfaatnya berkelanjutan. Ia menekankan, jika daerah seperti Malang mampu memenuhi pasokan bahan pangan sendiri, maka MBG akan menjadi motor penggerak ekonomi sekaligus simbol kemandirian.

Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, menegaskan bahwa MBG merupakan program strategis nasional yang berada di bawah perhatian langsung Presiden. Menurutnya, pelaksanaan MBG di Malang bisa menjadi model nasional apabila mampu mengintegrasikan rantai pasok dari hulu hingga ke penerima manfaat. Ia juga menilai, koordinasi lintas sektor menjadi kunci dalam memastikan keberhasilan di lapangan.

Menanggapi hal itu, Romadhon Jasn menilai langkah pemerintah sudah berada di jalur yang tepat. “Ketika MBG menjadi program yang menggerakkan pertanian, perikanan, dan UMKM daerah, maka bangsa ini sedang membangun kedaulatan pangan dari bawah. Itulah esensi pembangunan yang sesungguhnya,” teranf Romadhon.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat sangat penting agar manfaat program dapat dirasakan secara merata. Ia menegaskan bahwa seluruh kelurahan di Malang telah menerapkan SOP pelaksanaan MBG secara konsisten, serta memastikan standar gizi dan keamanan pangan berjalan baik.

Jika ditelaah lebih jauh, MBG Preneur sejatinya adalah model pembangunan berbasis gizi dan ekonomi rakyat. Setiap telur, sayur, dan ikan yang diproduksi lokal adalah simbol dari ekonomi yang berputar di tangan masyarakat sendiri. Dengan konsep ini, dapur MBG tidak hanya memasak, tetapi menghidupkan mata rantai ekonomi baru di tingkat daerah.

“Program MBG adalah kebijakan besar dengan niat baik yang harus terus dikawal bersama. Selama dijalankan dengan evaluasi yang terbuka dan partisipasi publik, MBG Preneur akan menjadi jembatan antara gizi anak bangsa dan kemajuan ekonomi rakyat,” ujar Romadhon Jasn, menutup pernyataannya.

Previous Post

Telkom: Jadi Raksasa Global atau Penjaga Data Bangsa?

Next Post

Dari Sumpah Pemuda ke Masa Depan Energi: Pertamina Buka 5.000 Peluang untuk Anak Muda Indonesia

Related Posts

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono
Daerah

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

April 15, 2026
Harga Emas Antam Menguat Tipis pada Perdagangan Sabtu
BUMN

Harga Emas Antam Menguat Tipis pada Perdagangan Sabtu

April 11, 2026
Timur Tengah Kembali Panas, Rupiah & Mata Uang Asia Lemas
Ekonomi

Rupiah Masih Melemah, Tertekan Harga Minyak dan Isu Fiskal

April 11, 2026
Kelangkaan BBM Akibat Perang Iran Ancam Produksi Beras di Asean
Ekonomi

Kelangkaan BBM Akibat Perang Iran Ancam Produksi Beras di Asean

April 11, 2026
Purbaya Jamin BBM Subsidi Tak Naik Hingga Akhir 2026 Tapi Kehati-hatian Tetap Diperlukan
Ekonomi

Purbaya Jamin BBM Subsidi Tak Naik Hingga Akhir 2026 Tapi Kehati-hatian Tetap Diperlukan

April 7, 2026
Pertamina dukung distribusi energi di 3T lewat armada logistik laut
BUMN

Pertamina dukung distribusi energi di 3T lewat armada logistik laut

April 6, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Eks PB HMI Silaturahmi ke Dandim, Apresiasi Peran Kodim Kawal Koperasi Desa Merah Putih

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

Antusiasme Publik Tinggi, Satgas Haji Polri Diminta Tanpa Ampun Sikat Travel Nakal dan Visa Palsu

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

Merajut Kembali Persaudaraan Bangsa: Mengapa Dialog Lebih Utama dalam Kasus Jusuf Kalla?

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

TERPOPULER

Eks PB HMI Silaturahmi ke Dandim, Apresiasi Peran Kodim Kawal Koperasi Desa Merah Putih

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

Antusiasme Publik Tinggi, Satgas Haji Polri Diminta Tanpa Ampun Sikat Travel Nakal dan Visa Palsu

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

Merajut Kembali Persaudaraan Bangsa: Mengapa Dialog Lebih Utama dalam Kasus Jusuf Kalla?

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved