
Jakarta – Presiden Prabowo Subianto resmi mencopot Laksana Tri Handoro dari posisi Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Presiden melantikan Rektor Institut Pertanian Bogor Arif Satria sebagai pimpinan baru lembaga tersebut di Istana Negara, Senin (10/11/2025).
Selain Arif, Prabowo juga melantik Wakil Kepala BRIN Laksamana Madya TNI (Purn.) Prof. Amarulla Octavian. Di saat bersamaan, dilantik juga Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Non-Yudisial, Dwiarso Budi Santiarto.
Siapakah Arif Satria?
Pria kelahiran 17 September 1971 tersebut adalah seorang akademisi yang menjadi Rektor IPB ke-14 dan ke-15 sejak November 2017. Dia seharusnya mengampu posisi tersebut hingga masa bakti 2028.
Dia adalah lulusan Ilmu Ekonomi Pertanian di IPB pada 1995. Dia kemudian melanjutkan pendidikan pada magister sosiologi pedesaan di IPB hingga 1999. Dia baru melanjutkan tingkat pendidikan doktoral pada 2006 di Departemen of Marine Social Science, Universitas Kagoshima, Jepang.
Dia kemudian mendapat gelar guru besar bidang Ekologi-Politik di IPB pada 2019.
Arif sempat menjadi penasehat dan tim ahli menteri kelautan dan perikanan. Dia juga aktif pada sejumlah organisasi berkaitan dengan perikanan seperti menjadi anggota Dewan Pengawas Perum Perikanan Indonesia dan anggota Dewan Kelautan Indonesia pada 2013-2017.
Dia juga Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) orwilsus Bogor; Chairman University Network for Indonesian Export Development (UNIED); dan Ketua Forum Rektor Indonesia sejak 2020.


