Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Harga Emas Tembus US$5.500/Troy Ons, Saatnya Jual atau Beli?

by Visioner Indonesia
Januari 29, 2026
in Ekonomi
Reading Time: 2min read
0
SHARES
10
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Harga emas dunia meroket pada perdagangan kemarin. Pagi ini, harga sang logam mulia kembali unjuk gigi.

Pada Rabu (28/1/2026), harga emas dunia di pasar spot tercatat US$ 5.419,8/troy ons. Melonjak 4,61% dari hari sebelumnya dan menjadi rekor tertinggi sepanjang masa.

Pagi ini, Kamis (29/1/2026), harga emas masih beringas. Pada pukul 07:09 WIB, harga melambung 1,58% ke US$ 5.505,5 /troy ons, yang tentu saja memperbarui catatan rekor tertinggi sepanjang sejarah.

Lesatan harga emas disebabkan oleh ekspektasi bahwa Gubernur Bank Sentral Amerika Serikat (AS) Jerome ‘Jay’ Powell tidak lama lagi akan mengakhiri masa jabatannya. Pengganti Powell diperkirakan sosok yang lebih dovish, pro kebijakan moneter longgar.

Dini hari tadi waktu Indonesia, Komite Pengambil Kebijakan (Federal Open Market Committee/FOMC) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan di 3,5-3,75%.

“Pelaku pasar sudah melihat era selepas Powell. Gubernur berikutnya mungkin akan jauh lebih dovish. Siapa yang menjadi gubernur akan sangat menentukan gerak harga emas tahun ini,” kata Bart Melek, Global Head of Commodity Strategy di TD Securities, seperti dikutip dari Bloomberg News.

Emas adalah aset yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding asset). Memegang emas akan terasa lebih menguntungkan saat suku bunga turun.

Ke depan, pasar memperkirakan harga emas masih akan dalam tren menanjak. Dalam jangka pendek memang ada risiko koreksi, tetapi trennya masih positif.

“Ekspektasi bahwa The Fed akan lebih dovishdan risiko geopolitik akan membuat alokasi investor ke emas akan meningkat, terutama investor ritel. Di luar koreksi jangka pendek. kami masih melihat potensi kenaikan,” tutur Suki Cooper, Global Head of Commodity Research di Standard Chartered Plc, dalam catatannya.

Previous Post

Rupiah Tergelincir di Pembukaan Pasar Spot Hari Ini

Next Post

Beli LPG 3 Kg Akan Dibatasi 10 Tabung per KK: Tepat atau Berat?

Related Posts

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya
Ekonomi

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Mei 26, 2026
Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014
Ekonomi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

Mei 26, 2026
Gagas Nusantara Imbau Publik Tak Terprovokasi Hoaks Pembatasan BBM
BUMN

Gagas Nusantara Imbau Publik Tak Terprovokasi Hoaks Pembatasan BBM

Mei 22, 2026
Harga Emas Turun, Dibanderol Rp3,122 Juta per Gram
BUMN

Emas Antam To The Moon Rekor Rp2,8 Juta, Tapi Saham ANTM Malah Longsor 17%! Ada Apa?

Mei 21, 2026
Pastikan Migrasi Aman, JNPM Dukung Langkah Menteri Lewat Penguatan Audit Lapangan
Ekonomi

Kawal Gernas Migran Aman, JNPM Dukung Langkah Menteri Mukhtarudin

Mei 21, 2026
Simak Bukti Kebijakan di Balik Swasembada & Kesejahteraan Petani
Ekonomi

Simak Bukti Kebijakan di Balik Swasembada & Kesejahteraan Petani

April 27, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Warga Soroti Mobil Dinas Pemkot Bogor yang Sering Nginep di Rusunawa Menteng Asri

Roni Anjari Soroti Maraknya Intervensi Ormas terhadap Perjanjian Privat di Kawasan Industri Karawang

Soroti Maraknya Intervensi Ormas terhadap Perjanjian Privat di Kawasan Industri Karawang

Jumali: Semangat Mahasiswa Harus Menjadi Pengingat bagi Negara

Dukung Direksi Baru PT Bukit Asam Tbk, Ketua INSPIRA Jakarta Pusat-Utara Oloan Gani Nyatakan Kesiapan Kolaborasi

Kapolri Buka Suara Soal WA Titipan, JAN: Rakyat Sekarang Punya Alasan Percaya Polri

TERPOPULER

Warga Soroti Mobil Dinas Pemkot Bogor yang Sering Nginep di Rusunawa Menteng Asri

Roni Anjari Soroti Maraknya Intervensi Ormas terhadap Perjanjian Privat di Kawasan Industri Karawang

Soroti Maraknya Intervensi Ormas terhadap Perjanjian Privat di Kawasan Industri Karawang

Jumali: Semangat Mahasiswa Harus Menjadi Pengingat bagi Negara

Dukung Direksi Baru PT Bukit Asam Tbk, Ketua INSPIRA Jakarta Pusat-Utara Oloan Gani Nyatakan Kesiapan Kolaborasi

Kapolri Buka Suara Soal WA Titipan, JAN: Rakyat Sekarang Punya Alasan Percaya Polri

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved