
Presiden AS Donald Trump mengatakan militer AS akan terus membombardir Iran hingga tujuannya tercapai, sambil mengakui bahwa “kemungkinan akan ada lebih banyak” korban jiwa di pihak Amerika.
Dalam sebuah video yang diunggah di media sosial pada hari Minggu, Trump mengonfirmasi kematian pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei dan mengatakan AS dan Israel telah menyerang ratusan target di Iran, termasuk fasilitas Garda Revolusi dan pertahanan udara.
Trump menyerukan militer dan polisi Iran untuk menyerah “untuk kekebalan penuh atau menghadapi kematian yang pasti.”
“Kita tidak dapat membiarkan sebuah negara yang membentuk pasukan teroris memiliki senjata seperti itu yang memungkinkan mereka untuk memaksa dunia menuruti keinginan jahat mereka,” katanya tentang ambisi nuklir Iran.
Operasi tempur terus berlanjut saat ini dengan kekuatan penuh dan akan terus berlanjut hingga semua tujuan kita tercapai.”
Militer mengumumkan pada Minggu bahwa tiga anggota militer AS tewas dan lima lainnya terluka parah dalam serangan balasan Iran. Trump menyebut kematian mereka sebagai bagian dari “misi yang benar,” dan menambahkan bahwa “kemungkinan akan ada lebih banyak lagi sebelum ini berakhir. Begitulah adanya.”
“Amerika akan membalas kematian mereka dan memberikan pukulan paling telak kepada para teroris yang telah melancarkan perang melawan, pada dasarnya, peradaban,” kata Trump.
