Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

PDIP Kritik Pemerintah Soal Kenaikkan Harga BBM Non Subsidi

by Visioner Indonesia
April 19, 2026
in Ekonomi, Nasional
Reading Time: 2min read
PDIP Kritik Pemerintah Soal Kenaikkan Harga BBM Non Subsidi
0
SHARES
51
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat dari Fraksi PDIP Mufti Anam mengkritik keputusan pemerintah menaikan harga bahan bakar minyak (BBM)nonsubsidi secara tiba-tiba. Dia pun menyoroti kenaikan harga yang dinilai terlalu tinggi.

“Lagi-lagi Pertamina menaikkan harga BBM tanpa ancang-ancang, dan kenaikannya pun sekarang cukup signifikan. Kebijakan ini pastinya sangat memberatkan rakyat,” kata Mufti Anam dikutip dari Laman DPR, Ahad (19/04/2026). 

Seperti diketahui, PT Pertamina (Persero) menaikkan harga BBM nonsubsidi untuk jenis Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex sejak 18 April lalu. Kenaikan harga tersebut dilakukan tanpa ada informasi atau sosialisasi kepada masyarakat.

Harga BBM Pertamax Turbo dengan RON 98 melonjak tajam dari Rp 13.100 per liter menjadi Rp 19.400 per liter. Kenaikan juga dialami Dexlite dari Rp 14.200 per liter menjadi Rp 23.600 per liter. Hal yang sama juga terjadi pada harga Pertamina DEX yang melesat dari Rp 14.500 per liter menjadi Rp 23.900 per liter.

Mufti menilai kebijakan harga BBM nonsubsidi ini sebuah kemunduran Pemerintah yang sebelumnya berani menahan harga BBM dan LPG Subsidi hingga akhir tahun. Akan tetapi, dengan alasan yang sama yaitu gejolak geopolitik global, pemerintah kini justru melambungkan harga BBM non subsidi secara tiba-tiba.

“Kemarin masyarakat ditenangkan dengan narasi bahwa harga BBM tidak akan naik. Rakyat diminta percaya, diminta tenang. Baru saja masyarakat menyambut dengan sukacita,” kata dia. “Tiba-tiba harga BBM melonjak sangat tajam, tanpa kesiapan, tanpa empati, tanpa komunikasi”

Menurut dia, masyarakat sebenarnya sudah memprediksi atau khawatir akan terjadi kenaikan harga BBM usai perang di kawasan Timur Tengah turun berdampak pada produksi dan alur distribusi minyak mentah. Namun, masyarakat sudah lebih dulu tenang usai pemerintah percaya diri mampu menahan harga BBM atau tak naik.

“Ternyata Pemerintah benar-benar PHP (pemberi harapan palsu) kepada rakyat,” ujar dia.

Toh, kata dia, keputusan menaikkan harga BBM non subsidi dengan asumsi menyasar kalangan menengah ke atas tak tepat. Kenaikan BBM, menurut dia, akan turut menimbulkan efek pada setiap kelompok ekonomi. 

Selain itu, Mufti mengatakan, sejumlah daerah justru kesulitan mendapatkan BBM Bersubsidi. Kini, mereka hanya bisa mengakses BBM non subsidi yang harganya sudah melonjak sangat tinggi.

“Di banyak daerah, rakyat harus antre panjang, bahkan pulang dengan tangan kosong karena stok  BBM subsidi habis. Dalam kondisi seperti itu, mereka dipaksa membeli BBM nonsubsidi. Dan hari ini, justru BBM nonsubsidi harganya dinaikkan secara ugal-ugalan,” kata anggota DPR dari Dapil Jawa Timur II tersebut.

Hal ini membuat dia meminta pemerintah untuk memastikan ketersediaan BBM bersubsidi untuk seluruh wilayah di Indonesia. Pemerintah dan Pertamina, kata dia, juga harus segera melakukan penyesuaian harga saat konflik Timur Tengah mulai reda dan distribusi minyak mentah mulai pulih.

Previous Post

BNI Akan Kembalikan Dana Hilang Rp28 M Gereja Aek Nabara

Next Post

TNI Akan Bangun Batalyon Pembangunan di Seluruh Kabupaten

Related Posts

Mengawal Keadilan Energi: Penertiban BBM Subsidi Demi Perlindungan Rakyat Kecil
BUMN

Mengawal Keadilan Energi: Penertiban BBM Subsidi Demi Perlindungan Rakyat Kecil

Juli 21, 2026
Kapolri Ingatkan Potensi Perpecahan, Saatnya Kita Perkuat Persatuan
Nasional

Alasan Prabowo Buka Opsi Pangkas Anggaran Pertahanan dan Polri

Juli 18, 2026
118 Personel Tutup 20 Lubang Tambang Ilegal: Masyarakat Apresiasi Sinergi Antam-Aparat di Pongkor
Ekonomi

118 Personel Tutup 20 Lubang Tambang Ilegal: Masyarakat Apresiasi Sinergi Antam-Aparat di Pongkor

Juli 18, 2026
BS OJK Diminta Kawal Tuntas Kasus Rekening Judol, Publik: Ini Uji Kredibilitas Pengawasan
Ekonomi

BS OJK Diminta Kawal Tuntas Kasus Rekening Judol, Publik: Ini Uji Kredibilitas Pengawasan

Juli 15, 2026
Kapolri Ingatkan Potensi Perpecahan, Saatnya Kita Perkuat Persatuan
Nasional

Kapolri Ingatkan Potensi Perpecahan, Saatnya Kita Perkuat Persatuan

Juli 15, 2026
PMI Cianjur Korban TPPO di Libya Dipulangkan, Menteri Mukhtarudin: Sinergi Kunci Keberhasilan
Ekonomi

PMI Cianjur Korban TPPO di Libya Dipulangkan, Menteri Mukhtarudin: Sinergi Kunci Keberhasilan

Juli 13, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Polri Selidiki Dugaan Penculikan Atlet Golf, JAN Minta Publik Tenang dan Percaya Proses Hukum

Mengawal Keadilan Energi: Penertiban BBM Subsidi Demi Perlindungan Rakyat Kecil

Wasit Final Piala Dunia 2026: Slavko Vincic

Hubungan Febrie Adriansyah dan Don Ritto: Satu Kampung

Alasan Prabowo Buka Opsi Pangkas Anggaran Pertahanan dan Polri

Alasan KPK Tolak Laporan Gratifikasi Menhut Raja Juli Antoni

TERPOPULER

Polri Selidiki Dugaan Penculikan Atlet Golf, JAN Minta Publik Tenang dan Percaya Proses Hukum

Mengawal Keadilan Energi: Penertiban BBM Subsidi Demi Perlindungan Rakyat Kecil

Wasit Final Piala Dunia 2026: Slavko Vincic

Hubungan Febrie Adriansyah dan Don Ritto: Satu Kampung

Alasan Prabowo Buka Opsi Pangkas Anggaran Pertahanan dan Polri

Alasan KPK Tolak Laporan Gratifikasi Menhut Raja Juli Antoni

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved