Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Perairan Masalembo Dijadikan Sinetron Net Tv, Ini Faktanya

by Redaksi
Juni 3, 2015
in Entertainment
Reading Time: 2min read
perairan masalembo segitiga bermuda indonesia
0
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Stasiun televisi yang memiliki tagline televisi masa kini, Net Tv akhir Mei lalu meluncurkan sebuah sinetron dengan judul “Masalembo“. Film bersambung itu bercerita tentang kisah survival atau bertahan hidup para penumpang pesawat yang jatuh di kawasan perairan Masalembo dan masih selamat.

Apa sih sebenarnya Masalembo itu? Informasi di dunia maya banyak yang menganggap kawasan perairan Masalembo ini sebagai segitiga bermuda dari Indonesia. Banyak tercatat kejadian kecelakaan yang terjadi di kawasan ini. Hilangnya pesawat Adam Air di awal tahun 2007, kecelakaan kapal Tampomas II tahun 1981, KMP Senopati dan Teratai juga mengalami kecelakaan dan tenggelam di kawasan perairan misterius ini.

KM Mutiara Indah dan KM Fajar Mas pada 2007 juga tenggelam di kawasan Masalembo. Kawasan yang sering disebut dengan julukan ‘The Masalembo Triangle’ ini sering memakan korban kecelakaan pesawat maupun kapal laut.

Misteri Perairan Masalembo

Hingga saat ini misteri banyaknya terjadi kecelakaan di kawasan pertemuan arus laut Jawa dan Makassar itu tak kunjung terpecahkan. Kawasan perairan Masalembo terdiri dari tiga pulau Pulau Masalembu, Pulau Masakambing, dan Pulau Keramaian. Arus laut kawasan yang ada di antara pulau Kalimantan, Sulawesi, dan Jawa ini membentuk menyerupai segitiga sama sisi.

Arus laut di kawasan ini deras dan berputar. Serta lautnya memiliki kedalaman yang cukup dalam. Arus deras dan berputar itu terbentuk dari pertemuan aliran arus barat dari Laut Jawa dan arus utara yang sering disebut Thermoklin dari Sulawesi. Beberapa pakar menjelaskan pertemuan aliran laut yang mengakibatkan terbentuknya arus kencang dan berputar yang menyebabkan kawasan perairan masalembo sering menelan korban jiwa kapal-kapal yang melintas di atasnya.

Selain itu kawasan perairan di Masalembo juga diduga memiliki titik kantung udara (air pocket). Kantung udara ini merupakan pertemuan arus angin dari ketiga sisi kepulauan yang membuat apa saja yang ada di sekitar lokasi bisa tersedot dan terhempas. Daya angin yang terbentuk sangat kencang, hal ini juga didasari dari kondisi medan magnet aneh yang ada di sana. (Disarikan dari berbagai sumber)

Previous Post

Kriteria Sahabat Sejati Harus Memiliki Empat Hal Ini!

Next Post

Ketika Natsir ‘Diperdebatkan’

Related Posts

Waspada Penawaran Haji Tanpa Antre Ilegal, Jangan Tergiur
serba serbi

Waspada Penawaran Haji Tanpa Antre Ilegal, Jangan Tergiur

April 27, 2026
Alasan Prabowo Hadiri Resepsi Pernikahan El Rumi & Syifa Hadju
Entertainment

Alasan Prabowo Hadiri Resepsi Pernikahan El Rumi & Syifa Hadju

April 27, 2026
Kemenkes: Penertiban iklan film provokatif cegah peniruan bunuh diri
Entertainment

Kemenkes: Penertiban iklan film provokatif cegah peniruan bunuh diri

April 6, 2026
serba serbi

Presiden Prabowo Gelar Silaturahmi dan Diskusi Bersama para Tokoh Bangsa

Maret 4, 2026
Entertainment

Perang Kecerdasan Buatan: OpenAI Kembali Tuding DeepSeek JiplaK

Februari 13, 2026
Entertainment

Agak Laen: Menyala Pantiku! Salip Jumbo Jadi Film RI Terlaris

Januari 4, 2026

TERKINI

Sikat Sarang Narkoba! Bareskrim Apresiasi Langkah Tegas Pemprov Jakarta Cabut Izin White Rabbit

Simak Bukti Kebijakan di Balik Swasembada & Kesejahteraan Petani

Waspada Penawaran Haji Tanpa Antre Ilegal, Jangan Tergiur

Alasan Prabowo Hadiri Resepsi Pernikahan El Rumi & Syifa Hadju

Kalender Ekonomi: Inflasi Meningkat, Pertumbuhan Melambat

Harga Emas Antam dan Buyback Hari Ini Kompak Turun Rp16.000

TERPOPULER

Sikat Sarang Narkoba! Bareskrim Apresiasi Langkah Tegas Pemprov Jakarta Cabut Izin White Rabbit

Simak Bukti Kebijakan di Balik Swasembada & Kesejahteraan Petani

Waspada Penawaran Haji Tanpa Antre Ilegal, Jangan Tergiur

Alasan Prabowo Hadiri Resepsi Pernikahan El Rumi & Syifa Hadju

Kalender Ekonomi: Inflasi Meningkat, Pertumbuhan Melambat

Harga Emas Antam dan Buyback Hari Ini Kompak Turun Rp16.000

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved