Jakarta – Harga emas batangan Logam Mulia produksi PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) turun pada perdagangan hari ini.
Pada Senin (27/4/2026), emas Antam dihargai Rp 2.809.000/gram. Melemah Rp 16.000 dibandingkan posisi kemarin.
Lalu harga pembelian kembali (buyback) oleh Antam ada di Rp 2.620.000/gram. Juga berkurang Rp 16.000 dari hari sebelumnya.
Ketidakpastian akan damai di Timur Tengah menjadi beban bagi gerak harga emas. Bloomberg News mengabarkan, Presiden Amerika Serikat (AS) membatalkan kunjungan utusan khusus dari Washington ke Pakistan akhir pekan lalu.
Sementara Iran berkeras untuk tidak berdialog jika mereka terus dalam ancaman.
Perkembangan ini membuat situasi masih mencekam. Selat Hormuz, jalur vital untuk pengiriman berbagai komoditas penting, praktis belum bisa dilalui.
Alhasil, harga minyak dunia kembali melonjak. Pada pukul 08:22 WIB, harga minyak jenis brent naik 1,63% ke US$ 107,02/barel.
Apabila perang di Iran masih terus berlanjut dan Selat Hormuz tetap tidak bisa dilalui, maka dunia terancam mengalami lonjakan harga energi. Alhasil, bank sentral di berbagai negara bakal kesulitan untuk melonggarkan kebijakan moneter melalui penurunan suku bunga acuan.
Emas adalah aset yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding asset). Memegang emas akan kurang menguntungkan saat suku bunga belum turun.






