Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Kreator Video MotoGP Tembakau sebut itu Respon terhadap Anjloknya Harga si Daun Emas

by Visioner Indonesia
September 5, 2019
in Daerah, Pariwisata
Reading Time: 2min read

Visioner.id, Pamekasan – Belakangan ini, masyarakat dibikin heboh dengan tersebar luasnya video MotoGP ala petani Tembakau di Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Dalam video berdurasi 1 menit tersebut, tampak ada tiga orang pembalap sepeda motor yang sedang balapan dengan membawa tumpukan tembakau yang sudah dibungkus sak.
Para pembalap tampak beradu kecepatan layaknya pembalap MotoGP di jalan raya dan di jalan setapak sawah. Video itu kini viral dan tersebar di berbagai media sosial baik di FB, story WA, Instagram dan Youtube.
Kreator konten video MotoGP tembakau, Farid Alvino (42) mengaku, adanya video balapan dengan konsep MotoGP yang diaktori patani tembakau itu sebagai respon terhadap anjloknya tembakau di Pamekasan.
Setidaknya, kata Farid Alvino, video yang dibuatnya itu menjadi pelipir lara bagi para petani dan masyarakat di Pamekasan yang mengeluhkan murahnya harga tembakau.
“Ya sekarang ini kan tembakau melimpah, tapi harga murah tidak seperti isu yang sebelumnya yang katanya akan mahal. Apalagi pabrik dan gudang tembakau pilah-pilih dalam memilih kualitas tembakau, jadi tembakau petani yang dijual tidak bisa semudah itu saja akan cocok ke pabrik dan gudang,” kata Farid yang merupakan warga Desa Tobungan, Kecamatan Galis, Kabupaten Pamekasan itu.
Lebih lanjut, Farid sapaan akrab Farid Alvino itu mengatakan, meskipun sebenarnya pembuata video MotoGP tembakaj itu hanya iseng, dan ia tidak menyangka kalau videonya akan seviral ini.
“Mulanya ya hanya iseng-iseng saja membuat video itu, gak tahunya sampai seviral ini, ya alhamdulillah,” kata pria yang kesehariannya jadi tukang bengkel itu.
Farid juga berpesan kepada para uploader yang mempunyai konten youtube, instagram, Facebook yang kini banyak mengupload video hasil karyanya, untuk setidaknya meminta izin dulu kepadanya bila mau meng-upload kembali hasil karyanya.
Karena, kata Farid, menghargai karya video orang lain itu lebih baik dari pada menyolong.
“Bagi yang mereupload ulang video saya, tolong jangan asal ambil dan upload begitu saja. Setiap video itu ada hak cipta dan hak patennya. Pesan saya, hargailah karya dan jerih payah orang lain. Untuk semua yang ngambil video saya, tolong izin dulu,” tutupnya. (MT/*)
Tags: MotoGP Pamekasan Madura MotoGP Petani Tembakau Tembakau Murah
Previous Post

Perempuan Ini Laporkan Perbuatan Biadab Kekasihnya ke Polisi

Next Post

Misteri Dana Siluman 800 Triliun : “Indonesia Diambang Kehancuran”

Related Posts

Orang Dekat Pimpinan DPR Aceh Dihukum Cambuk 22 Kali karena Berzina
Daerah

Orang Dekat Pimpinan DPR Aceh Dihukum Cambuk 22 Kali karena Berzina

Agustus 20, 2026
Enam Kepala Dinas di Bogor Tak Bisa Dihubungi, KPK Diduga Gelar OTT
Daerah

Enam Kepala Dinas di Bogor Tak Bisa Dihubungi, KPK Diduga Gelar OTT

Agustus 20, 2026
Gibran Bawa Mahasiswa ke NTT untuk Pemulihan Gempa: Peran Nyata Generasi Muda di Tengah Bencana
Daerah

Gibran Bawa Mahasiswa ke NTT untuk Pemulihan Gempa: Peran Nyata Generasi Muda di Tengah Bencana

Agustus 20, 2026
Kapolri dan Titiek Soeharto Tinjau Pengungsi Gempa di Manggarai, Pastikan Bantuan Terus Mengalir
Daerah

Kapolri dan Titiek Soeharto Tinjau Pengungsi Gempa di Manggarai, Pastikan Bantuan Terus Mengalir

Agustus 19, 2026
Kapolri dan Ketua Komisi IV Serahkan Bantuan Traktor ke Masyarakat, Dukung Swasembada Pangan
Daerah

Kapolri dan Ketua Komisi IV Serahkan Bantuan Traktor ke Masyarakat, Dukung Swasembada Pangan

Agustus 19, 2026
Polri Tanam Bawang Putih Serentak di 14 Daerah Jabar, Dukung Swasembada Pangan
Daerah

Polri Tanam Bawang Putih Serentak di 14 Daerah Jabar, Dukung Swasembada Pangan

Agustus 19, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Eks Dirut PGN Divonis 4 Tahun Bui terkait Korupsi Jual Beli Gas

Orang Dekat Pimpinan DPR Aceh Dihukum Cambuk 22 Kali karena Berzina

BSMI Masuk Kampung Terpencil Ende, Salurkan Bantuan ke Korban Gempa yang Terisolir

Enam Kepala Dinas di Bogor Tak Bisa Dihubungi, KPK Diduga Gelar OTT

Gibran Bawa Mahasiswa ke NTT untuk Pemulihan Gempa: Peran Nyata Generasi Muda di Tengah Bencana

Kapolri dan Titiek Soeharto Tinjau Pengungsi Gempa di Manggarai, Pastikan Bantuan Terus Mengalir

TERPOPULER

Eks Dirut PGN Divonis 4 Tahun Bui terkait Korupsi Jual Beli Gas

Orang Dekat Pimpinan DPR Aceh Dihukum Cambuk 22 Kali karena Berzina

BSMI Masuk Kampung Terpencil Ende, Salurkan Bantuan ke Korban Gempa yang Terisolir

Enam Kepala Dinas di Bogor Tak Bisa Dihubungi, KPK Diduga Gelar OTT

Gibran Bawa Mahasiswa ke NTT untuk Pemulihan Gempa: Peran Nyata Generasi Muda di Tengah Bencana

Kapolri dan Titiek Soeharto Tinjau Pengungsi Gempa di Manggarai, Pastikan Bantuan Terus Mengalir

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved