Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Prihatin! Alami Gangguan Jiwa Bocah Ini Harus Tidur di Kandang Ayam

by Visioner Indonesia
Oktober 3, 2019
in Daerah, Peristiwa
Reading Time: 1min read
0
SHARES
31
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Visioner.id- Mohammad Efendi (12) putra dari pasangan Hamzah (33) dan Latifa (40) warga dusun Bringin, Desa Angsanah, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan harus hidup dan terkungkung menyedihkan dalam sepetak bangunan yang terbuat dari anyaman bambu karena mengalami gangguan kejiwaan.

Diketahui bangunan yang didiami Muhammad Efendi sejak ia bisa merangkak itu merupakan bekas kandang ayam tepat di belakang kediaman keluarganya.

Muhammad Efendi dikurung dan ditempatkan di bangunan bekas kandang ayam tersebut karena dikhawatirkan kabur.

Menurut Latifah, sejak kecil anaknya sudah menderita sakit jiwa, karena kesulitan untuk menjaganya apalagi dirinya harus bekerja mencari nafkah maka sang bocah harus dimasukkan ke dalam kandang yang berdekatan dengan kamar mandi.

“Bocah sejak lahir sudah ada kelainan. Bahkan sejak umur empat tahun sang bocah harus dimasukkan kebangunan bekas kandang agar tidak merangkak kemana-mana,” ungkap Latifah pada wartawan, Kamis (3/10/2019).

Hingga saat ini, menurut Latifah, anaknya belum pernah mendapatkan perawatan medis dan juga bantuan dari dari pemerintah.

“Hingga saat ini belum ada bantuan apa-apa dari pemerintah. Semoga pemerintah memberikan bantuan,” ucapnya..

Latifa memang bukan keluarga mampu sehingga tidak bisa membawa Efendi ke rumah sakit. Rumah mereka juga jauh dari layak dan hanya terbuat dari anyaman bambu.

Sementara itu, Maryam, tetangga Latifa mengungkapkan bahwa hampir tiap hari, warga datang ketempat si bocah dan memberinya makan dan itu dilakukan saat kedua orang tuanya belum datang dari sawah.

Maryam juga bercerita, sebelum di tempatkan dalam bangunan, Efendi sering sering jalan sendiri dan hilang. “Pernah dia luput dari perhatian orang tua justru hilang dan baru diketemukan di kandang sapi,” ungkap Maryam. (MTnews.com/*)

Tags: Gangguan JiwaMohammad EfendiPamekasan
Previous Post

Komnas HAM Minta Pelajar yang Ikut Demonstrasi Tak Diproses Hukum

Next Post

Lengkap Syarat, HMI IAIN Madura Kini Mekar menjadi Dua Komisariat

Related Posts

LHK: Stabilitas Pemerintahan Kota Kendari Tetap Terjaga di Tengah Berbagai Isu
Daerah

LHK: Stabilitas Pemerintahan Kota Kendari Tetap Terjaga di Tengah Berbagai Isu

Juni 1, 2026
Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas
Daerah

Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas

Mei 26, 2026
Dasco di Manado: Menjaga Soliditas, Merawat Stabilitas
Daerah

Dasco di Manado: Menjaga Soliditas, Merawat Stabilitas

Mei 25, 2026
Oknum Anggota DPRD Sultra Diduga Gelapkan Pajak Melalui Yayasan/Kampus
Daerah

Oknum Anggota DPRD Sultra Diduga Gelapkan Pajak Melalui Yayasan/Kampus

April 26, 2026
Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono
Daerah

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

April 15, 2026
Macet Pengaruhi Kenyamanan Wisata Bali, ‘Water Taxi’ Ditekankan Terjangkau
Daerah

Macet Pengaruhi Kenyamanan Wisata Bali, ‘Water Taxi’ Ditekankan Terjangkau

April 11, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas

LHK: Stabilitas Pemerintahan Kota Kendari Tetap Terjaga di Tengah Berbagai Isu

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas

TERPOPULER

“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas

LHK: Stabilitas Pemerintahan Kota Kendari Tetap Terjaga di Tengah Berbagai Isu

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved