Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Wanda Assyura Ajak Warga dan Aparat di Aceh Tahan Diri: Prioritaskan Kemanusiaan di Tengah Bencana

by Visioner Indonesia
Desember 26, 2025
in Daerah
Reading Time: 3min read
0
SHARES
82
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BANDA ACEH – Ditengah upaya pemulihan pascabanjir besar yang melanda sebagian wilayah Aceh, stabilitas keamanan menjadi fondasi utama bagi kelancaran distribusi bantuan kemanusiaan. Momentum ini menuntut kedewasaan semua pihak untuk memisahkan dinamika aspirasi dari urgensi penanganan darurat yang menyangkut keselamatan ratusan ribu pengungsi di tenda-tenda sementara.

Peristiwa ketegangan fisik yang sempat terjadi pada Kamis malam (25/12/2025) di kawasan Krueng Mane dan Lhokseumawe dipicu oleh gesekan komunikasi antara aparat keamanan dan warga pembawa bantuan yang mengibarkan simbol daerah. Meski memicu riak di media sosial, fakta di lapangan menunjukkan bahwa niat dasar masyarakat adalah menyalurkan logistik bagi warga Aceh Tamiang yang masih berjuang menghadapi dampak sisa banjir.

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) per Jumat (26/12/2025), tercatat lebih dari 11.160 pengungsi mengalami gangguan kesehatan seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan penyakit kulit. Kondisi ini diperberat oleh rusaknya 13 ruas jalan nasional yang menghambat distribusi bantuan, sehingga harmoni antara aparat keamanan dan elemen sipil menjadi prasyarat mutlak agar logistik tidak terhenti di tengah jalan.

Menanggapi situasi tersebut, Wanda Assyura menekankan pentingnya kejernihan hati dalam bertindak demi keselamatan bersama. Ia mengingatkan bahwa di tengah perbedaan simbol dan identitas, kemanusiaan harus ditempatkan sebagai prioritas utama.
“Kita memahami simbol memiliki akar sejarah yang dalam, namun saat ini ada 385 nyawa saudara kita yang telah hilang akibat bencana. Jangan biarkan kesalahpahaman di lapangan memicu emosi yang justru merugikan mereka yang sangat membutuhkan bantuan,” ujarnya.

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, sebelumnya juga menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah penyelamatan warga dalam bingkai NKRI. Sinergi antara TNI, Polri, dan relawan sipil menjadi energi terbesar Aceh dalam menghadapi bencana. Energi ini, menurut Wanda, perlu dijaga agar tidak terpecah oleh gesekan fisik yang sejatinya dapat dihindari melalui dialog.

Terkait kehadiran aparat di sejumlah titik strategis Jalan Lintas Nasional, Wanda mengimbau agar baik warga maupun petugas tetap menahan diri dan tidak terpancing provokasi.
“Kepada aparat di lapangan, mohon kedepankan pendekatan persuasif dan humanis. Kepada warga, mari kita hargai prosedur keamanan demi ketertiban publik. Kedamaian yang telah kita rawat selama dua dekade adalah aset yang terlalu mahal untuk dikorbankan,” tegasnya.

Apresiasi juga disampaikan kepada para jurnalis yang tetap bertugas di tengah situasi sulit untuk menyampaikan informasi yang akurat. Terkait insiden komunikasi dengan awak media, diharapkan dapat diselesaikan secara institusional dengan semangat saling menghormati peran masing-masing. Transparansi informasi dinilai penting untuk meredam simpang siur narasi di tingkat akar rumput.

Sikap untuk tetap tenang di tengah krisis, lanjut Wanda, bukan berarti mengabaikan realitas penderitaan warga. Anak-anak di pengungsian Aceh Tamiang saat ini tidak mempersoalkan perbedaan pandangan, mereka hanya menanti bantuan air bersih dan pangan. Dengan mengedepankan dialog dan kearifan lokal, Aceh menunjukkan bahwa solidaritas kemanusiaan adalah identitas sejatinya.

Menutup keterangannya, Wanda Assyura mengajak seluruh rakyat Aceh untuk tetap kokoh dalam persaudaraan dan tidak mudah terprovokasi.

“Mari kita tutup hari ini dengan doa dan aksi nyata. Fokus kita satu: rakyat harus selamat, Aceh harus bangkit, dan kedamaian harus tetap tegak berdiri. Semoga Tuhan Yang Maha Esa melindungi langkah kita semua,” pungkasnya.

Previous Post

KMI Ajak Jadikan Tahun Baru 2026 Momentum Muhasabah di Tengah Ujian Banjir Sumatera dan Aceh

Next Post

Geger! Tersangka Penggelapan Saham PT Bososi Pratama Jadi Buronan, Diduga Kabur ke Hong Kong

Related Posts

Pilrek UHO Diikuti 11 Akademisi, LHK Minta Kemendiktisaintek Evaluasi Plt Rektor
Daerah

Pilrek UHO Diikuti 11 Akademisi, LHK Minta Kemendiktisaintek Evaluasi Plt Rektor

Juni 6, 2026
LHK: Stabilitas Pemerintahan Kota Kendari Tetap Terjaga di Tengah Berbagai Isu
Daerah

LHK: Stabilitas Pemerintahan Kota Kendari Tetap Terjaga di Tengah Berbagai Isu

Juni 1, 2026
Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas
Daerah

Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas

Mei 26, 2026
Dasco di Manado: Menjaga Soliditas, Merawat Stabilitas
Daerah

Dasco di Manado: Menjaga Soliditas, Merawat Stabilitas

Mei 25, 2026
Oknum Anggota DPRD Sultra Diduga Gelapkan Pajak Melalui Yayasan/Kampus
Daerah

Oknum Anggota DPRD Sultra Diduga Gelapkan Pajak Melalui Yayasan/Kampus

April 26, 2026
Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono
Daerah

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

April 15, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Polri Selidiki Dugaan Penculikan Atlet Golf, JAN Minta Publik Tenang dan Percaya Proses Hukum

Mengawal Keadilan Energi: Penertiban BBM Subsidi Demi Perlindungan Rakyat Kecil

Wasit Final Piala Dunia 2026: Slavko Vincic

Hubungan Febrie Adriansyah dan Don Ritto: Satu Kampung

Alasan Prabowo Buka Opsi Pangkas Anggaran Pertahanan dan Polri

Alasan KPK Tolak Laporan Gratifikasi Menhut Raja Juli Antoni

TERPOPULER

Polri Selidiki Dugaan Penculikan Atlet Golf, JAN Minta Publik Tenang dan Percaya Proses Hukum

Mengawal Keadilan Energi: Penertiban BBM Subsidi Demi Perlindungan Rakyat Kecil

Wasit Final Piala Dunia 2026: Slavko Vincic

Hubungan Febrie Adriansyah dan Don Ritto: Satu Kampung

Alasan Prabowo Buka Opsi Pangkas Anggaran Pertahanan dan Polri

Alasan KPK Tolak Laporan Gratifikasi Menhut Raja Juli Antoni

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved