Jakarta, 31 Agustus 2026 – Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) memasuki hari-hari terakhir dan akan berakhir pada 31 Agustus 2026. Pemerintah mengimbau masyarakat yang belum didata untuk berpartisipasi aktif dengan memberikan data secara jujur dan lengkap.
Presiden Prabowo Subianto secara khusus meminta masyarakat untuk mengisi formulir sensus dengan sejujur-jujurnya. Ia menegaskan bahwa data yang dikumpulkan BPS dari sensus ekonomi tidak akan digunakan untuk mengejar kekayaan atau pendapatan pribadi yang dilaporkan .
“Saya minta agar saudara-saudara tidak hanya mengisi formulir sensus dengan sejujur-jujurnya, tapi juga mengajak semua orang untuk ikut mengisi dengan sejujur-jujurnya,” tegas Prabowo dalam pidato penyampaian RAPBN 2027 .
BPS Jamin Kerahasiaan Data
Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menjamin kerahasiaan data masyarakat yang telah disetorkan kepada petugas sensus. Ia menegaskan Sensus Ekonomi 2026 tidak dilakukan untuk kepentingan pemungutan pajak .
“Jangan khawatir, data akan kami jaga kerahasiaannya dan juga kami jamin ini tidak ada kaitannya dengan perpajakan,” kata Amalia usai melakukan pendataan terhadap Ketua MPR Ahmad Muzani di Jakarta .
Pentingnya Data Akurat untuk Kebijakan
Wakil Kepala BPS Sonny Harry Budiutomo Harmadi mengibaratkan data sensus sebagai sebuah puzzle yang harus tersusun utuh agar mampu menggambarkan kondisi ekonomi Indonesia secara akurat .
“Kalau ada bagian puzzle yang hilang, gambaran ekonominya menjadi tidak utuh. Semakin lengkap datanya, semakin baik kebijakan yang bisa disusun pemerintah,” ujarnya .
Sensus Ekonomi 2026 yang melibatkan sekitar 251.000 petugas di seluruh desa di Indonesia ini merupakan program pemerintah untuk menyediakan data dasar seluruh kegiatan ekonomi yang mencakup 20 kategori usaha .
Hasil sensus akan menghasilkan Peta Ekonomi Indonesia, Analisis Sektoral, serta berbagai masukan mengenai ekonomi lingkungan dan ekonomi digital . Data ini akan mendukung perencanaan dan keputusan strategis pemerintah, serta membantu pelaku usaha mengidentifikasi peluang dan tantangan bisnis .
Cara Berpartisipasi
Masyarakat yang ingin mengisi secara mandiri dapat memanfaatkan kuesioner online yang disediakan BPS melalui tautan yang dapat diminta kepada petugas yang datang . Pendataan mencakup seluruh pelaku usaha, mulai dari usaha mikro dan kecil hingga usaha menengah dan besar, termasuk usaha yang memanfaatkan platform digital .
Pemerintah mencatat Indonesia sudah lebih dari 10 tahun belum melakukan pembaruan metode dan dasar penghitungan aktivitas ekonomi, sehingga Sensus Ekonomi 2026 menjadi momentum penting untuk memperbarui data perekonomian nasional .






