
Jakarta, Dampak lingkungan dan kesehatan masyarakat di jakarta utara kian mengkhawatirkan juga kecelakaan transportasi akibat rusaknya sarana jalan yang digunakan armada truk Pasir dan Batubara disepanjang jalur cilincing marunda. Beberapa hari lalu warga marunda telah menyampaikan secara langsung kepada Komisoner KPAI terkait dampak Debu Batubara PT. KCN yang merupakan anak usaha PT. Karya Teknik Utama , dimana laporan terkait debu yang setiap hari nya mengotori rumah dan sarana ibadah warga juga kerapnya Penyakit ISPA menyerang warga juga pengendara pengguna jalan
Djajang M Zakaria Ketua Umum LSKP2 M (. Lingkar Study Kajian Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat), memprotes pencemaran batu bara yang diduga disebabkan oleh aktivitas PT Karya Citra Nusantara (KCN). Menurutnya pencemaran itu sudah berlangsung selama empat tahun terakhir yang berdampak pada kesehatan masyarakat Rusunawa Marunda Cilincing Jakarta Utara.
“Kami merasa bahwa adanya Indikasi KCN Tidak memiliki AMDAL maupun tata kelola limbah serta dampak Batubara dari pelabuhan hingga panjang jalan. Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta dan Direktorat Penindakan AMDAL Kemen LHK mesti memberi sanksi tegas Pihak PT.KCN juga jajaran instansinya karena telah melakukan pembiaran dalam permasalahan pencemaran Debu batubara yang sudah terjadi sejak 2019,” Tegas Djajang Sekretaris Orda ICMI Jakarta Utara,
Djajang meminta presiden untuk segera mencabut ijin dan menghentikan aktivitas PT. KCN sampai pencemaran dan perusakan lingkungan serta kesehatan masyarakat akibat debu batu bara dapat teratasi dan dilakukan pengawasan secara intesif rutin.
“Kami meminta Dirjen Penindakan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk segera menindak dan tidak memberikan izin Amdal PT. KCN”, Ujar mantan Ketua FKDM Jakarta Utara. (AAA)
