Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Grafik Konsorsium 303 Yang Beredar Tidak Jelas Kebenarannya, Aktivis kritik Desmond 

by Visioner Indonesia
September 21, 2022
in Default
Reading Time: 2min read
0
SHARES
43
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Koordinator Jaringan Aktivis Nusantara (JAN), Romadhon Jasn tanggapi pernyataan Desmond Junaidi terkait ketidakmampuan Kapolri mengusut Konsorsium 303 yang diduga menyeret nama petinggi Polri.

Romadhon menilai, grafik Konsorsium 303 yang masif beredar di media sosial itu tidak bisa dijadikan referensi atau acuan untuk menjustifikasi ketidakmampuan Polri mengusut kasus perjudian di Indonesia. 

“Grafik Konsorsium 303 yang beredar masif di sejumlah media sosial itu belum jelas kebenarannya. Kok bisa-bisanya Pak Desmond menjadikan itu sebagai dasar untuk mengkritik Kapolri?,” ungkap Romadhon kepada Pers, di Jakarta (22/9).

“Bahkan hingga detik ini, publik pun tidak pernah tahu siapa yang membuat grafik Konsorsium 303 tersebut, dan siapa yang menyebarkannya ke media sosial,” sambungnya.

Lebih lanjut, Romadhon menduga grafik Konsorsium 303 itu dibuat dan disebarkan oleh oknum tertentu untuk mendelegitimasi Polri yang tengah fokus menghadapi kasus Duren Tiga. 

“Mungkin saja Grafik Konsorsium 303 itu dibuat dan disebarkan oleh oknum tertentu untuk mendelegitimasi Polri atau pejabat Polri yang namanya tercantum dalam grafik tersebut,” katanya.

“Karena yang kita tahu, Grafik tersebut muncul ketika Polri tengah sibuk mengusut kasus Duren Tiga. Dan bagi kami, momentum itu sangat tepat untuk mendeskreditkan Polri,” bebernya.

Pria yang kerap disapa Romadhon itu turut menyinggung pernyataan Desmond soal temuan PPATK terkait aliran dana perjudian yang mengalir ke sejumlah oknum Polisi.

“Pernyataan Pak Desmond soal temuan PPATK terkait aliran dana judi yang mengalir ke oknum Polisi itu perlu diperjelas dan dipertegas. Pasalnya, ada juga dana judi yang mengalir ke masyarakat sipil,” tukasnya.

“Namun terlepas dari hal itu, kita dukung penuh Kepolisian untuk mengusut siapapun yang terlibat dalam kasus perjudian. Karena apa yang disampaikan PPATK itu, perlu ditindaklanjuti segera,” tegasnya.

Previous Post

Demo Dugaan Korupsi Mega Proyek RS Jantung, FAMA SULTRA Minta KPK RI Panggil Kadis Cipta Karya

Next Post

HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-67, Visioner Indonesia : Dipimpin Irjen Pol Firman Shantyabudi Korlantas Semakin Baik

Related Posts

Default

INDONESIA JADI KIBLAT PEMASYARAKATAN DUNIA: PEMUDA MUSLIMIN JAKARTA UTARA NYATAKAN DUKUNGAN PENUH ATAS TRANSFORMASI SISTEM PEMULIHAN BERBASIS BUDAYA

April 20, 2026
Harga LPG Nonsubsidi 12 Kilogram Naik Rp16 Ribu per Tabung
Default

Harga LPG Nonsubsidi 12 Kilogram Naik Rp16 Ribu per Tabung

April 19, 2026
Default

Eks PB HMI Silaturahmi ke Dandim, Apresiasi Peran Kodim Kawal Koperasi Desa Merah Putih

April 18, 2026
Default

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

April 16, 2026
Default

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

April 12, 2026
Default

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Singojuruh Perkuat Konsolidasi dan Semangat Kader Golkar

April 11, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Tantangan Kemenkes: 1 Juta Anak Belum Imunisasi

BPK Temukan 4 Masalah di Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes

Simak Daftar Lengkap Harga Emas di Pegadaian 24 April 2026

Harga Emas Termurah dalam Hampir 3 Minggu, Jual atau Beli?

KPK Sebut Banyak Koruptor Titip Uang Korupsi ke Wanita Simpanan

Jaksa Periksa 15 Saksi di Kasus Korupsi Ketua Ombudsman Non Aktif

TERPOPULER

Tantangan Kemenkes: 1 Juta Anak Belum Imunisasi

BPK Temukan 4 Masalah di Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes

Simak Daftar Lengkap Harga Emas di Pegadaian 24 April 2026

Harga Emas Termurah dalam Hampir 3 Minggu, Jual atau Beli?

KPK Sebut Banyak Koruptor Titip Uang Korupsi ke Wanita Simpanan

Jaksa Periksa 15 Saksi di Kasus Korupsi Ketua Ombudsman Non Aktif

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved