
Bertemu Dengan Aktivis Empat Lawang-Jakarta, PJ Bupati Empat Lawang : Menjawab Dan Menerima Tantangan Mahasiswa Untuk Berdialog
Jumat, 26 Januari 2024, Sejumlah Aktivis Empat Lawang di Jakarta diskusi dengan PJ Bupati Empat Lawang Fauzan Khoirie, dalam pertemuan tersebut PJ Bupati Empat Lawang didampingi oleh tokoh pendiri Kabupaten Empat Lawang yang juga merupakan Staf Khusus Bupati Empat Lawang Prof. Dr. K.H. Abdullah Maki dan Kepala BPKAD Iwan Mike Wijaya, pertemuan ini diadakan di wilayah Tebet Jakarta Selatan.
Dalam pertemuan tersebut para Mahasiswa fokus menyoroti persoalan-persoalan hangat yang terjadi di Empat Lawang.
Martoni, selaku Koordinator Aktvis Empat Lawang-Jakarta, menyampaikan bahwa diskusi ini guna menyuarakan aspirasi rakyat.
“Diskusi ini membahas terkait persoalan yang ada di Empat Lawang. Kami Mahasiswa sebagai sosial control dan penyambung lidah rakyat akan menyuarakan aspirasi-aspirasi rakyat kepada pemerintahan melalui diskusi ini.” Ucapnya
Fauzan Khoirie selaku PJ Bupati Empat Lawang hadir langsung menemui Mahasiwa dan banyak menerima aspirasi dan apresiasi dari Mahasiswa karena berani hadir dan menerima tantangan untuk berdiskusi.
“Saya sangat senang dan sangat mengapresiasi keberanian PJ Bupati Empat Lawang untuk hadir bertemu dengan Mahasiswa, berdialog dan diskusi mengenai persoalan yang ramai diperbincangkan publik”. Ujar Fairuz selaku perwakilan Aktivis
Mahasiswa menanyakan terkait keterlambatan Pemerintah mencairkan Gaji TKS dan langkah untuk menyelesaikannya.
“Pak, Berbulan-bulan gaji TKS belum dicairkan, padahal anggaran untuk TKS ini kan sudah ada, tentu ini menjadi pertanyaan kami, kenapa gaji TKS bisa nunggak sampai berbulan-bulan, kemana dana anggaran tersebut, di media tersebar Bapak akan menyelesaikan masalah ini, dengan cara apa Bapak akan menyelesaikannya” Tanya Fairuz
Fauzan menjelaskan kronologi mengenai telatnya pembayaran gaji TKS di Empat Lawang. Di mana pada perencanaan APBD induk tahun 2023 memang hanya dianggarkan untuk biaya TKS yang berjumlah 314 orang selama enam bulan yakni periode Januari-Juni 2023.
Sedangkan enam bulan berikutnya periode Juli-Desember dianggarkan pada APBD perubahan tahun 2023.
“Dari awal karena kondisi keuangan dan kebutuhan organisasi kita menganggarkan untuk enam bulan saja, namun telah kami perjuangkan dan mengambil kebijakan untuk juga membayar enam bulan berikutnya dapat dilihat di Peraturan Daerah (Perda) APBD Perubahan dan Perbup Penjabaran APBD Perubahan sudah dianggarkan untuk pembayaran gaji TKS atau Honorer secara keseluruhan 12 bulan,” jelasnya.
Ia menambahkan, keterlambatan terjadi karena dana yang diharapkan dari transfer ke rekening kas daerah belum terealisasi hingga 29 Desember 2023. Fauzan bersama Kepala BPKAD Empat Lawang memastikan pembayaran gaji TKS paling lambat pada akhir Januari 2024.
Kepala BPKAD Empat Lawang, Iwan Mike Wijaya, menambahkan BPKAD sedang mempersiapkan legal formal agar proses pencairan tidak melanggar peraturan perundang-undangan. Pembayaran gaji TKS yang tertunda dijanjikan akan dilakukan penuh setelah selesai revisi perbup tentang penjabaran APBD 2024.
Kelompok Aktivis yang menamakan Aktivis Empat Lawang Jakarta menuturkan akan terus mengawal Pemerintahan Kabupaten Empat Lawang, terkhusus penyelesaian Gaji TKS.
Tonico Angga, Tokoh pemuda asal Kabupaten Empat Lawang menegaskan akan mengawal pemerintahan di Kabupaten Empat Lawang.
“Iya, akan terus kita kawal sampai para TKS dipenuhi hak-haknya. Dan kita akan terus menjadi oposisi terhadap pemerintahan, mengawal kepemimpinan Bapak Fauzan Khoiri. Akan Kami support jika ada kebijakan yang mementingkan rakyat, dan akan kami lawan jika kebijakan itu merugikan rakyat dan menguntungkan pejabat”. Tegas Tonico
