Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Dinilai Tidak Tepati Janji Kampanye Selama Menjabat Gubernur Sumsel, Harda Belly: Kegagalan Herman Deru dan Mawardi Yahya Jadi Catatan Buruk

by Visioner Indonesia
Maret 26, 2024
in Default
Reading Time: 2min read
0
SHARES
275
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Palembang – Kontestasi pemilihan gubernur dan wakil Gubernur Sumatera Selatan 2024 sudah mulai tampak sengit. Banyak nama yang muncul dan masuk bursa berseleweran di dunia maya. Hal itu mendapat perhatian dari koordinator aktivis Sumsel-Jakarta, Harda Belly.

Diketahui, pasangan Herman Deru dan Mawardi Yahya pada Pilgub 2018 silam kini pecah kongsi lantaran masing-masing mencalonkan diri sebagai Gubernur pada Pilgub Sumsel 2024.

Menurut Harda, lima tahun kepemimpinan Herman Deru dan Mawardi Yahya tidak ada yang patut dibanggakan karena minim prestasi .

“Sudah dikasih kesempatan lima tahun oleh rakyat tidak maksimal hasilnya malah mau maju lagi,” kata Harda dalam keterangannya, Selasa (26/3/2024).

Harda menuding Herman Deru dan Mawardi Yahya tidak menepati janji kampanyenya dan masyarakat sudah bisa menilai sendiri selama lima tahun.

“Janji kampanye banyak yang zonk, hanya buaian mulut manis saat membutuhkan suara rakyat,” terangnya.

Harda menilai kegagalan Herman Deru dan Mawardi Yahya akan menjadi catatan buruk bagi masyarakat dan menjadi pertimbangan dalam menentukan pilihan pada Pilgub nanti.

“Masyarakat sudah bisa menilai dan tidak mungkin akan tertipu dengan janji manis politik yang kedua kalinya,” tuturnya.

Selain itu, Harda menyoroti keberhasilan Herman Deru dan Mawardi Yahya membangun dinasti di Sumsel dan mengumpulkan kekayaan yang sangat fantastis.

“Tapi ada keberhasilannya Herman Deru Dan Mawardi Yahya , hanya bangun dinasti politik. Sanak keluarganya semua ditempatkan di tempat yang strategis, kemiskinan semakin meningkat, angka penganguran makin tinggi. Itulah prestasi buruk yang akan menjadi sejarah Sumsel,” beber dia.

“Apalagi soal kekayaannya, sangat luar biasa melonjakynya dan hal itu patut dicurigai sumbernya,” lanjutnya.

Atas dasar itu, Harda meminta KPK untuk mengaudit kekayaan Herman Deru maupun Mawardi Yahya yang melonjak sangat drastis.

“Mestinya itu menjadi atensi KPK, masak harta Herman Deru dan Mawardi Yahya langsung naik berlipat-lipat. KPK harus turun tangan dan selidiki dari mana sumbernya, jangan-jangan diduga hasil korupsi,” tandasnya.

Previous Post

Pengamat Politik Ade Indra Chaniago Sebut Lucianty Punya Peluang Besar Menang Jika Maju di Pilbup Muba 2024

Next Post

Dialog Ramadhan dan Bedah Buku, Tangerang Youth Centre Ingatkan Pemuda Soal Pembangunan yang Harus Selaras dengan Keadilan

Related Posts

Default

INDONESIA JADI KIBLAT PEMASYARAKATAN DUNIA: PEMUDA MUSLIMIN JAKARTA UTARA NYATAKAN DUKUNGAN PENUH ATAS TRANSFORMASI SISTEM PEMULIHAN BERBASIS BUDAYA

April 20, 2026
Harga LPG Nonsubsidi 12 Kilogram Naik Rp16 Ribu per Tabung
Default

Harga LPG Nonsubsidi 12 Kilogram Naik Rp16 Ribu per Tabung

April 19, 2026
Default

Eks PB HMI Silaturahmi ke Dandim, Apresiasi Peran Kodim Kawal Koperasi Desa Merah Putih

April 18, 2026
Default

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

April 16, 2026
Default

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

April 12, 2026
Default

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Singojuruh Perkuat Konsolidasi dan Semangat Kader Golkar

April 11, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Tantangan Kemenkes: 1 Juta Anak Belum Imunisasi

BPK Temukan 4 Masalah di Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes

Simak Daftar Lengkap Harga Emas di Pegadaian 24 April 2026

Harga Emas Termurah dalam Hampir 3 Minggu, Jual atau Beli?

KPK Sebut Banyak Koruptor Titip Uang Korupsi ke Wanita Simpanan

Jaksa Periksa 15 Saksi di Kasus Korupsi Ketua Ombudsman Non Aktif

TERPOPULER

Tantangan Kemenkes: 1 Juta Anak Belum Imunisasi

BPK Temukan 4 Masalah di Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes

Simak Daftar Lengkap Harga Emas di Pegadaian 24 April 2026

Harga Emas Termurah dalam Hampir 3 Minggu, Jual atau Beli?

KPK Sebut Banyak Koruptor Titip Uang Korupsi ke Wanita Simpanan

Jaksa Periksa 15 Saksi di Kasus Korupsi Ketua Ombudsman Non Aktif

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved