Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Puluhan Aktivis Sukabumi Desak PT. GMB Stop Rusak Alam

by Visioner Indonesia
Juli 29, 2024
in Default
Reading Time: 2min read
0
SHARES
473
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Puluhan Aktivis Pemuda dan Mahasiswa Sukabumi mengatasnamakan Perkumpulan Pemuda Keadilan melakukan aksi demonstrasi di kantor PT. Kapuas Prima Coal, induk dari PT. Generasi Muda Bersatu (GMB) di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (29/7/2024).

Mereka mendesak PT. GMB untuk bertanggung jawab atas kerusakan lingkungan di Kabupaten Sukabumi yang diduga akibat aktivitas pertambangan PT. GMB.

Ketua Perkumpulan Pemuda Keadilan, Dendi Budiman mengatakan kerusakan alam dan lingkungan di Sukabumi telah sangat nyata dan menjadi ancaman serius.

“GMB adalah aktor utama yang diduga merusak alam di Kabupaten Sukabumi khususnya di Simpenan dan sekitarnya,” kata Dendi dalam orasinya.

Dendi menuturkan, kerusakan alam yang diduga akibat pertambangan PT GMB membuat alam tercemar oleh polusi dan limbah bekas produksi tambang PT. GMB.

“Warga sekitar menjadi sengsara, lahan mereka untuk bertahan hidup sudah tidak produktif lagi dan air bersih pun sangat susah,” ungkapnya.

“Aliran sungai tercemari sehingga airnya sudah sangat kotor dan tidak layak. Padahal dulu bisa mandi dengan air sungai yang sangat bersih namun sekarang sudah tidak bisa lagi,” imbuhnya.

Bukan hanya itu, kata Dendi, kekayaan alam Kabupaten Sukabumi dikeruk oleh PT GMB namun tidak ada kontribusi sama sekali dalam menunjang kesejahteraan masyarakat.

“Kekayaan alam yang melimpah yang dimiliki Kabupaten Sukabumi khususnya di Simpena dan sekitarnya namun faktanya masyarakat hidup di garis kemiskinan. Jadi jelas-jelas ini adalah bentuk penjajahan di mana rakyatnya sengsara di atas kekayaan alam yang dimiliki,” ucapnya.

Dendi memastikan akan terus melakukan aksi sebagai bentuk perlawanan terhadap oligarki yang telah mengkeruk kekayaan alam Sukabumi dan mengakibatkan kerusakan alam yang sangat parah.

“Kami tidak akan berhenti di sini. Sebelumnya kita telah aksi di KLHK melaporkan kasus ini. Kedepan rencana kita akan melaporkan ke Kejagung agar segera turun dan usut seperti Kejagung usut kasus Timah di Bangka. Kami siap aksi berjilid-jilid hingga PT GMB angkat kaki dari Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya.

Previous Post

Dengan Berbagai Prestasi, Aktivis Sumsel Nilai Hani Syopiar Rustam Berhasil Saat Menjabat Pj Bupati Banyuasin

Next Post

Stop Cemari Sungai, Ini Komitmen Calon Bupati Muba Lucianty

Related Posts

Default

INDONESIA JADI KIBLAT PEMASYARAKATAN DUNIA: PEMUDA MUSLIMIN JAKARTA UTARA NYATAKAN DUKUNGAN PENUH ATAS TRANSFORMASI SISTEM PEMULIHAN BERBASIS BUDAYA

April 20, 2026
Harga LPG Nonsubsidi 12 Kilogram Naik Rp16 Ribu per Tabung
Default

Harga LPG Nonsubsidi 12 Kilogram Naik Rp16 Ribu per Tabung

April 19, 2026
Default

Eks PB HMI Silaturahmi ke Dandim, Apresiasi Peran Kodim Kawal Koperasi Desa Merah Putih

April 18, 2026
Default

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

April 16, 2026
Default

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

April 12, 2026
Default

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Singojuruh Perkuat Konsolidasi dan Semangat Kader Golkar

April 11, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Tantangan Kemenkes: 1 Juta Anak Belum Imunisasi

BPK Temukan 4 Masalah di Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes

Simak Daftar Lengkap Harga Emas di Pegadaian 24 April 2026

Harga Emas Termurah dalam Hampir 3 Minggu, Jual atau Beli?

KPK Sebut Banyak Koruptor Titip Uang Korupsi ke Wanita Simpanan

Jaksa Periksa 15 Saksi di Kasus Korupsi Ketua Ombudsman Non Aktif

TERPOPULER

Tantangan Kemenkes: 1 Juta Anak Belum Imunisasi

BPK Temukan 4 Masalah di Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes

Simak Daftar Lengkap Harga Emas di Pegadaian 24 April 2026

Harga Emas Termurah dalam Hampir 3 Minggu, Jual atau Beli?

KPK Sebut Banyak Koruptor Titip Uang Korupsi ke Wanita Simpanan

Jaksa Periksa 15 Saksi di Kasus Korupsi Ketua Ombudsman Non Aktif

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved