
Persatuan Mahasiswa Jawa Timur Jakarta kembali mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk meminta tidak tebang pilih dan usut tuntas kasus korupsi dana hibah Jawa Timur.
Mereka melakukan aksi demonstrasi di depan Gedung Merah Putih KPK RI, Kuningan, Jakarta Selatan pada Rabu (14/8/2024).
Menurut koordinator aksi, Faris, ada dana hibah yang mengalir ke Polda Jatim yang patut dipertanyakan peruntukannya.
“Dana hibah untuk Polda Jatim harus diaudit dan investigasi oleh KPK,” kata Faris.
“Tidak boleh ada tebang pilih dalam penanganan kasus hukum apalagi ini masalah kasus korupsi,” imbuhnya.
Faris menduga tidak ada transparansi dalam penggunaan dana hibah untuk Polda Jawa Timur.
“Dana hibah Jawa Timur saat ini sedang diselidiki oleh KPK karena menjadi bancakan untuk dikorupsi,” beber Faris.
Karena itu, Faris meminta KPK melakukan penyelidikan terhadap penggunaan dana hibah untuk Polda Jatim.
“Siapapun pelakunya harus ditangkap oleh KPK tanpa kecuali termasuk oknum di Polda Jatim,” tegasnya.
Faris memastikan akan terus melakukan aksi sampai tuntutannya ditindak lanjuti oleh KPK.
“Kami siap melakukan aksi berjilid-jilid hingga KPK membongkar dugaan korupsi dana hibah di Polda Jatim,” tandasnya.
