Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Aktivis Pejuang Keadilan Berikan Pesan Kepada Polres Lebak Yang Saat Ini Sedang Menangani Kasus Kematian Satpol PP Korban Aksi

by Visioner Indonesia
Oktober 15, 2024
in Default
Reading Time: 2min read
0
SHARES
12
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Aktivis pergerakan dan pejuang demokrasi yang tergabung dalam forum Aktivis Nasional Harda Belly minta polisi ungkap dalang demo anarkis yang mengakibatkan seoarang Satpol PP di Kabupaten Lebak meninggal dunia. Dua orang pendemo sudah ditahan oleh Polres Lebak.

Sebelumnya diberitakan, anggota Satpol PP Lebak, Yadi Suryadi, meninggal dunia akibat insiden demo anarkis terkait penolakan kepada ketua DPRD Lebak dari PDI Perjuangan.

“Jangan hanya menahan dua orang pendemo nya saja tapi segera tangkap yang menyuruh aksi ini ” kata HB dalam keterangannya, Selasa (15/10/2024).

Menurutnya, kematian Yadi Suryadi merupakan masalah kemanusiaan yang mengusik hati nurani kita sehingga perlu ada tindakan hukum yang tegas.

“Intinya ini soal kemanusian, nyawa yang dihilangkan atas insiden demo anarkis yang ternyata suruhan atau bayaran, jadi tidak ada toleransi kecuali dengan mengungkap dalangnya dan diproses hukum,” ungkapnya.

Integritas polres Lebak saat ini sedang dipertaruhkan apakah mampu mengungkap kasus ini secara terang benderang dan menangkap siapa siapa yang terlibat , saya percaya polres Lebak akan bekerja secara profesional .

Masyarakat menaruh harapan besar kepada kepolisian untuk menuntaskan kasus ini agar tidak ada lagi terjadi kejadian seperti menimpa almarhum pak Yadi .

“Sama halnya dengan kasus pembunuhan Brigadir Yosua oleh Ferdy Sambo yang pernah menghebohkan publik, drama apapun yang dilakukan untuk menutupi kasusnya namun tetap terungkap karena menyangkut kemanusiaan yang dikawal oleh publik,” imbuhnya.

Diketahui, dari pengakuan dua orang pendemo yang ditahan Polres Lebak bahwa massa aksi mendapat bayaran Rp. 50 ribu hingga Rp. 1 juta.

HB yakin Polres Lebak akan mengungkap kasus tersebut dengan transparan hingga keluarga korban mendapat keadilan.

“Saya percaya polres Lebak akan bekerja secara terbuka tidak ada yang di tutupi kerena ini menyangkut nyawa seseorang apalagi pak Yadi ini tulang punggung keluarga, ia hanya tenaga honorer yang penghasilannya sangat minim bahkan saya mendengar ketika malam hari ia berdagang di area alun alun Rangkas Bitung untuk mencari tambahan untuk kebutuhan sehari-hari ,” terangnya.

“Ini bukan hanya soal kematian Pak Yadi namun lebih dari itu yaitu keluarga yang ditinggalkan. Mereka kehilangan orang yang selama ini menjadi tulang punggung keluarga,” lanjutnya.

HB juga meminta DPRD melakukan advokasi dalam mengawal proses hukum yang dilakukan Polres Lebak sekaligus bisa memastikan ada jaminan kehidupan yang layak bagi keluarga korban serta beasiswa pendidikan bagi anaknya sampai ke perguruan tinggi .

“DPRD Lebak juga tidak boleh tinggal diam, harus mengawal proses pengungkapan yang dilakukan polisi dan pastikan keluarganya terjamin kehidupannya dan anaknya mendapatkan beasiswa setelah ditinggal pergi oleh Pak Yadi selamanya,” tandas HB.

Previous Post

Relawan Puan Bersama Wong Cilik Kota Palembang Dukung Ratu Dewa dan Prima Salam sebagai Walikota dan Wakil Walikota Palembang Periode 2025-2030 

Next Post

Cegah DBD, Anggota DPRD Lebak Tika Kartika Sari Ajak Masyarakat Terapkan Pola Hidup Sehat

Related Posts

Default

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Partai Golkar Wongsorejo Tegaskan Konsolidasi dan Penguatan Basis Dukungan

April 26, 2026
Default

Musyawarah Kecamatan Partai Golkar Rogojampi Perkuat Konsolidasi dan Soliditas Kader

April 26, 2026
Default

INDONESIA JADI KIBLAT PEMASYARAKATAN DUNIA: PEMUDA MUSLIMIN JAKARTA UTARA NYATAKAN DUKUNGAN PENUH ATAS TRANSFORMASI SISTEM PEMULIHAN BERBASIS BUDAYA

April 20, 2026
Harga LPG Nonsubsidi 12 Kilogram Naik Rp16 Ribu per Tabung
Default

Harga LPG Nonsubsidi 12 Kilogram Naik Rp16 Ribu per Tabung

April 19, 2026
Default

Eks PB HMI Silaturahmi ke Dandim, Apresiasi Peran Kodim Kawal Koperasi Desa Merah Putih

April 18, 2026
Default

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

April 16, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Pondasi Sistem Logistik Nasional: Refleksi Pengabdian dan Estetika Konstitusi

Oknum Anggota DPRD Sultra Diduga Gelapkan Pajak Melalui Yayasan/Kampus

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Partai Golkar Wongsorejo Tegaskan Konsolidasi dan Penguatan Basis Dukungan

Musyawarah Kecamatan Partai Golkar Rogojampi Perkuat Konsolidasi dan Soliditas Kader

Tantangan Kemenkes: 1 Juta Anak Belum Imunisasi

BPK Temukan 4 Masalah di Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes

TERPOPULER

Pondasi Sistem Logistik Nasional: Refleksi Pengabdian dan Estetika Konstitusi

Oknum Anggota DPRD Sultra Diduga Gelapkan Pajak Melalui Yayasan/Kampus

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Partai Golkar Wongsorejo Tegaskan Konsolidasi dan Penguatan Basis Dukungan

Musyawarah Kecamatan Partai Golkar Rogojampi Perkuat Konsolidasi dan Soliditas Kader

Tantangan Kemenkes: 1 Juta Anak Belum Imunisasi

BPK Temukan 4 Masalah di Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved