Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Aliansi Mahasiswa Desak KPK Usut Dugaan Korupsi Aries A. Paewai, Minta BKN dan Gubernur Jatim Bertindak Tegas

by Visioner Indonesia
Juli 25, 2025
in Default
Reading Time: 3min read
0
SHARES
38
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
aksi unjuk rasa di Kantor KPK, Mahasiswa menuntut Kepala dinas Pendidikan Jawa timur segera di tangkap, karena kasus dugaan tindakpidana Korupsi,

JAKARTA VISIONER — mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Bangsa kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI, Kamis, 24 Juli 2025. Aksi ini merupakan kelanjutan dari gelombang protes sebelumnya dan menjadi bagian dari Seruan Aksi Jilid II, sebagai bentuk tekanan publik terhadap lambannya penindakan hukum atas dugaan praktik korupsi yang menyeret nama pejabat Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries A. Paewai. 25/07/2025

Dalam orasinya, para mahasiswa menduga Aries A. Paewai terlibat dalam sejumlah pelanggaran berat, baik secara etika maupun hukum, terutama dalam hal pengelolaan anggaran dan proyek-proyek pengadaan yang disinyalir fiktif. Mereka menyebutkan bahwa praktik korupsi yang diduga dilakukan telah merugikan keuangan negara, khususnya di sektor pendidikan yang sangat vital bagi masa depan generasi provinsi Jawa timur.

“Kami datang ke KPK dan BKN hari ini karena sudah terlalu lama aparat membiarkan kasus ini menggantung. Nama Aries A. Paewai mencuat dalam sejumlah laporan pelanggaran, mulai dari dugaan proyek fiktif, penggelembungan anggaran, hingga penyalahgunaan jabatan,” ujar Faris, Koordinator Aksi.

Dalam orasi tersebut menegaskan, dalam ruang demokrasi siapapun berhak memberikan kritik krena itu bagian dari penyampaian aspirasi yang di atur dalam Undang-undang, apa lagi perseloaan tersebut benar benar ramai di beritakan sampai harus pihak wakil rakyat sempat memberingati, dan mendesak pihak kepala dinas segera melakukan membenahan

Massa mendesak Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk segera mencopot Aries A. Paewai dari jabatannya karena dianggap telah mencederai prinsip profesionalitas dan integritas ASN (Aparatur Sipil Negara). Mereka menilai, selama Aries masih aktif menjabat, potensi intervensi terhadap proses penyelidikan dan hilangnya alat bukti sangat mungkin terjadi.
“ kami disini menagih integritas dan Profesionalitas KPK sehingga jangan tebang pilih dalam penegakan hukum karena kami menginginkan pendidikan Jawa timur yang berkualitas dan kualitas pendidikan Jawa timur ditentukan oleh dinas pendidikan namun justru sekarang terdapat persoalan tang sangat prihatin di tubuh dinas pendidikan peovinsi Jawa timur”
Sementara itu, tekanan utama juga diarahkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Massa meminta lembaga antirasuah itu untuk segera turun tangan dan membuka penyelidikan secara menyeluruh atas dugaan korupsi yang melibatkan Aries. Menurut mereka, KPK tidak boleh menunggu laporan resmi dari lembaga lain jika sudah ada cukup indikasi publik dan tekanan masyarakat.

“KPK harus memeriksa Aries A. Paewai. Jangan biarkan korupsi di sektor pendidikan dibiarkan tanpa proses hukum. Ini soal masa depan anak bangsa, bukan sekadar anggaran,” tegas salah satu orator mahasiswa dalam aksinya.

Tak hanya lembaga pusat, mahasiswa juga menyoroti peran Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, yang dinilai belum mengambil tindakan tegas atas masalah ini. Mereka mendesak Gubernur untuk segera mencopot Aries dari seluruh jabatan struktural di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, sebagai bentuk komitmen melawan korupsi dan menjaga marwah tata kelola pemerintahan daerah.

Lebih lanjut, Aliansi Mahasiswa juga meminta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) serta Inspektorat Jenderal untuk turun melakukan audit investigatif terhadap seluruh proyek pengadaan yang pernah ditangani oleh Aries A. Paewai selama masa jabatannya. Mereka khawatir, banyak proyek bermasalah yang tidak terungkap ke publik karena lemahnya sistem pengawasan internal.

Istemewa

“Kami tidak hanya menuntut penegakan hukum, tapi juga pertanggungjawaban moral dari pejabat publik. Pendidikan adalah hak rakyat. Jangan biarkan anggarannya dijadikan lahan bancakan,” tutup Faris dalam orasinya.

Mereka juga akan terus melanjutkan aksi dengan eskalasi yang lebih besar jika KPK dan BKN tidak segera merespons tuntutan ini secara konkret.

Previous Post

Bisnis Kosmetik Ilegal Marak, KMI Desak BPOM dan APH Tindak Tegas Pelanggar: Jangan Biarkan Publik Jadi Korban

Next Post

PMI Dipancing KUR, Perlindungan Ditinggalkan

Related Posts

Default

Eks PB HMI Silaturahmi ke Dandim, Apresiasi Peran Kodim Kawal Koperasi Desa Merah Putih

April 18, 2026
Default

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

April 16, 2026
Default

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

April 12, 2026
Default

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Singojuruh Perkuat Konsolidasi dan Semangat Kader Golkar

April 11, 2026
Default

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Sempu Bangun Soliditas dan Akselerasi Kinerja Kader Golkar

April 11, 2026
Haji Her Akui Menginap di Grand Hyatt kepada Penyidik KPK
Default

Haji Her Akui Menginap di Grand Hyatt kepada Penyidik KPK

April 11, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Eks PB HMI Silaturahmi ke Dandim, Apresiasi Peran Kodim Kawal Koperasi Desa Merah Putih

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

Antusiasme Publik Tinggi, Satgas Haji Polri Diminta Tanpa Ampun Sikat Travel Nakal dan Visa Palsu

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

Merajut Kembali Persaudaraan Bangsa: Mengapa Dialog Lebih Utama dalam Kasus Jusuf Kalla?

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

TERPOPULER

Eks PB HMI Silaturahmi ke Dandim, Apresiasi Peran Kodim Kawal Koperasi Desa Merah Putih

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

Antusiasme Publik Tinggi, Satgas Haji Polri Diminta Tanpa Ampun Sikat Travel Nakal dan Visa Palsu

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

Merajut Kembali Persaudaraan Bangsa: Mengapa Dialog Lebih Utama dalam Kasus Jusuf Kalla?

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved