Jakarta, IndonesiaVisioner- PT Timah Tbk pada kuartal I tahun 2016 mencatatkan kerugian sebesar Rp 138,84 miliar, sedangkan pendapatan juga menurun 22% menjadi Rp 1,302 triliun. Perusahaan berkode emiten (TINS) juga membukukan beban Pokok Pendapatan mengalami kenaikan sebesar 5,85% menjadi Rp 1,29 triliun.
Sekretaris Perusahaan Timah, Agung Nugroho mengatakan produksi bijih juga menurun 48,81% menjadi 3.405 ton dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 6.653 ton. “Produksi logam timah menurun 40,42% menjadi 4.205 Mton dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 7.057 Mton,” ujar Agung, di Jakarta, Sabtu (30/4).
Adapun penjualan logam timah meningkat 8,03% menjadi 5.730 Mton dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 5.304 Mton. Pada tanggal 7 April yang lalu, Perseroan telah melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2015 dan terjadi perubahan Susunan Pengurus Perseroan sebagai berikut:
1. Direksi Perseroan:
– Direktur Utama
: M. Riza Pahlevi Tabrani
– Direktur Keuangan, merangkap Direktur SDM dan Umum : Emil Ermindra
– Direktur Operasi
: Muhammad Rizki
– Direktur Perencanaan & Pengembangan Usaha : Purwijayanto
2. Komisaris Perseroan
– Komisaris Utama/Independen : Fachry Ali
– Komisaris : Erfi Triassunu
– Komisaris : Mochtar Husein
– Komisaris : Eko Prasojo
– Komisaris Independen : Bagas Angkasa
– Komisaris Independen : Milawarma






