Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Jelang 100 hari Kerja BPJS Ketenagakerjaan belum jelas kinerjanya

by Aulia Rachman Siregar
Mei 25, 2016
in Ekonomi
Reading Time: 1min read
Aulia: BPJS Kesehatan terus bermasalah
0
SHARES
14
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, IndonesiaVisioner- Jelang 100 hari kerja Agus Susanto Direktur Utama (Dirut) Badan Penyelengara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan tidak menunjukkan platform program yang bisa dicapai sesuai road map BPJS yang digariskan pemerintah.

Koordinator Nasional Masyarakat Peduli BPJS (Kornas MP BPJS) Hery Susanto, MSi mengatakan, target kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan era Agus Susanto hanya mampu (22 juta kepesertaan) dibawah target era Dirut sebelumnya Elvyn G M (23.2 juta) bahkan sangat jauh di bawah RJPP Jamsostek 2017 capai 37 juta pekerja.

“Peta jalan BPJS Ketenagakerjaan versi pemerintah 2018 peserta BPJS Ketenagakerjaan minimal 32juta (80% dari 40 juta total pekerja formal), jika target Agus Susanto hanya 3 juta, jelas tidak akan mampu mencapai target minimal pera jalan BPJS Ketenagakerjaan, yang ada Agus Susanto hanya copy paste era Elvyn,” Ungkap Hery saat dihubungi di Jakarta, Selasa (24/5)

Lanjut Hery, peserta BPJS Ketenagakerjaan saat ini 19 juta pekerja formal, Agus Susanto hanya targetkan naik 3 juta di tahun 2016, sehingga di akhir tahun 2016 peserta BPJS Ketenagakerjaan menjadi 22 juta.

Jelang 100 hari kinerja Agus Susanto menunjukkan kinerjanya gagal paham dan salah urus BPJS Ketenagakerjaan.

“Dirut Agus Susanto hanya copy paste era Elvyn, ia tidak punya visi dan mampu membawa BPJS Ketenagakerjaan sesuai road map nya.  Apalagi pada tahun 2016 ini, lebih banyak peserta yang keluar daripada yangg masuk sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, terlihat dari kasus PHK dan penarikan dana JHT,” tegas Hery.

Berikut data jumlah peserta BPJS Ketenagakerjaan : 11.3 juta (2012), 12.1 juta (2013), 15.5 juta (2014), 19.2 juta (2015) rata-rata naik 2.6 juta pekerja. Dana kelolaan BPJS Ketenagakerjaan: Rp 132 T (2012), 149.2 T (2013), 186 T (2014), 214.5 T (2015), rata-rata naik 27.5 T.

Hasil investasi : 13.23 T (2012), 14.8 T (2013), 15.8 T (2014), 17.67 T (2015), rata-rata naik 1.48 T. Iuran peserta : 20.4 T (2012), 22.6 T (2013), 28.5 T (2014), 36.2 T (2015), rata-rata naik 5.3 T. (Jasn/Vis)

Tags: bpjs ketenagakerjaanjelang 100 hariMpbpjs
Previous Post

Bupati Sidoarjo Mengapresiasi Pengembang Apartemen Vertikal Dalam Launching Tamansari Prospero Kahuripan

Next Post

Strategi ANTAM mampu menjaga nilai resiko pasar keuangan

Related Posts

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono
Daerah

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

April 15, 2026
Harga Emas Antam Menguat Tipis pada Perdagangan Sabtu
BUMN

Harga Emas Antam Menguat Tipis pada Perdagangan Sabtu

April 11, 2026
Timur Tengah Kembali Panas, Rupiah & Mata Uang Asia Lemas
Ekonomi

Rupiah Masih Melemah, Tertekan Harga Minyak dan Isu Fiskal

April 11, 2026
Kelangkaan BBM Akibat Perang Iran Ancam Produksi Beras di Asean
Ekonomi

Kelangkaan BBM Akibat Perang Iran Ancam Produksi Beras di Asean

April 11, 2026
Purbaya Jamin BBM Subsidi Tak Naik Hingga Akhir 2026 Tapi Kehati-hatian Tetap Diperlukan
Ekonomi

Purbaya Jamin BBM Subsidi Tak Naik Hingga Akhir 2026 Tapi Kehati-hatian Tetap Diperlukan

April 7, 2026
Pertamina dukung distribusi energi di 3T lewat armada logistik laut
BUMN

Pertamina dukung distribusi energi di 3T lewat armada logistik laut

April 6, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Eks PB HMI Silaturahmi ke Dandim, Apresiasi Peran Kodim Kawal Koperasi Desa Merah Putih

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

Antusiasme Publik Tinggi, Satgas Haji Polri Diminta Tanpa Ampun Sikat Travel Nakal dan Visa Palsu

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

Merajut Kembali Persaudaraan Bangsa: Mengapa Dialog Lebih Utama dalam Kasus Jusuf Kalla?

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

TERPOPULER

Eks PB HMI Silaturahmi ke Dandim, Apresiasi Peran Kodim Kawal Koperasi Desa Merah Putih

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

Antusiasme Publik Tinggi, Satgas Haji Polri Diminta Tanpa Ampun Sikat Travel Nakal dan Visa Palsu

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

Merajut Kembali Persaudaraan Bangsa: Mengapa Dialog Lebih Utama dalam Kasus Jusuf Kalla?

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved