Indonesia Visioner, Jakarta – PT PLN (Persero) berhasil meraup efisiensi hingga Rp 36,8 triliun pada 2015. Efisiensi tersebut didapat melalui peralihan sumber bahan bakar pembangkit dari BBM ke sumber energi yang lebih murah, imbasnya ada pemberian bonus dan kenaikan gaji untuk 126 ribu karyawan
Direktur Utama PT PLN Sofyan Basir mengungkapkan bahwa uang senilai Rp 36,8 triliun tersebut adalah hasil efisiensi yang dilakukan PLN. Karena sumber pembangkit di beberapa daerah mulai menggunakan sumber energi yang lebih murah yaitu batu bara.
“Hari ini hilang Rp 36 triliun itu. Mungkin ada 1.000 pengusaha kena dampak,” jelasnya
Sofyan menuturkan, dari efisiensi tersebut, ada seribuan pengusaha pemasok BBM ke PLN yang tak lagi mendapatkan keuntungan lebih, karena pasokan ke PLN dikurangi. Namun efisiensi tetap harus dilakukan karena pada ujungnya bisa menekan tarif listrik ke masyarakat.
“Pestanya selesai. Ada 1.000 pengusaha kena dampak. Rp 36 triliun ini nempel di pengusaha, namun efisiensi tersebut, akan digantikan dengan memberikan bonus dan kenaikan gaji untuk 126 ribu karyawan ” tuturnya.
Sofyan menuturkan, ada penurunan cukup signifikan dari tahun 2014. Di 2014 struktur energi primer BBM untuk pembangkit PLN sebesar 42,9 persen. Kemudian turun 29,8 persen di 2015 dan 21,5 persen di triwulan I 2016. (AL/VIS)






