Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

BRP Apresiasi Presiden Prabowo Penyaluran Pupuk Bersubsidi Langsung ke Petani

by Visioner Indonesia
November 12, 2024
in Ekonomi
Reading Time: 2min read
0
SHARES
51
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Badan Relawan Prabowo (BRP) mengapresiasi kebijakan pemerintah yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto untuk menyalurkan pupuk bersubsidi langsung kepada petani. Wakil Sekretaris Jenderal BRP, Romadhon Jasn, menyatakan bahwa kebijakan ini adalah langkah nyata dalam memenuhi janji kampanye Prabowo untuk memperkuat sektor pertanian dan ketahanan pangan nasional.

“BRP menyambut penuh syukur kebijakan ini. Penyaluran pupuk bersubsidi langsung kepada petani akan mengurangi kerumitan birokrasi yang selama ini menjadi kendala utama bagi petani. Ini bukan hanya soal pupuk, tetapi juga tentang kesejahteraan petani,” kata Romadhon, Selasa (12/11/2024).

Kebijakan ini, yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo dan dikoordinasikan bersama Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, bertujuan mempermudah akses petani terhadap pupuk bersubsidi. Dalam keterangannya, Sudaryono, yang akrab disapa Mas Dar, menyatakan bahwa pemerintah sedang mempersiapkan Peraturan Presiden (Perpres) untuk menyederhanakan alur distribusi pupuk subsidi. Perpres ini akan memungkinkan distribusi pupuk yang lebih cepat, tepat sasaran, dan efisien karena dikelola sepenuhnya oleh Kementerian Pertanian.

“Ini adalah bentuk nyata dari komitmen Presiden Prabowo yang dijanjikan saat kampanye untuk mensejahterakan rakyat di sektor ketahanan pangan. Salah satu langkah penting adalah memastikan pupuk bersubsidi langsung sampai ke petani tanpa hambatan, memutus mata rantai distribusi yang selama ini menjadi masalah,” ujar Sudaryono dalam keterangan persnya di Jakarta.

Dalam kebijakan baru ini, distribusi pupuk bersubsidi hanya akan melibatkan tiga pihak utama: Kementerian Pertanian (Kementan), Pupuk Indonesia, dan langsung kepada kelompok tani atau gabungan kelompok tani (gapoktan). Romadhon menilai bahwa langkah ini akan sangat membantu mempercepat distribusi, memastikan harga pupuk yang stabil, dan sesuai dengan kebutuhan petani. “Dengan memangkas alur birokrasi hingga hanya tiga level penyaluran, kebijakan ini akan memberi dampak positif langsung kepada petani,” katanya.

Sudaryono juga menyampaikan bahwa Kementan akan memanfaatkan teknologi berbasis elektronik dalam pendaftaran dan verifikasi data petani penerima subsidi. “Dengan sistem ini, petani cukup menunjukkan KTP untuk mendapatkan pupuk. Ini adalah inovasi yang akan meningkatkan transparansi dan menjadikan penyaluran lebih tepat sasaran,” jelas Sudaryono. Menurutnya, penggunaan teknologi ini akan menjaga harga pupuk tetap terjangkau bagi petani dan mengurangi ketergantungan pada distributor yang sering menjadi hambatan dalam penyaluran.

Romadhon mengapresiasi Wamentan Sudaryono dan Menko Pangan Zulkifli Hasan atas peran mereka dalam mendukung kebijakan ini. Penyaluran pupuk yang lebih sederhana, tepat sasaran, dan efektif ini, katanya, sangat penting dalam mendorong produktivitas petani dan mendukung ketahanan pangan nasional.

“Kami di BRP yakin bahwa langkah ini sesuai dengan visi Presiden Prabowo dalam menjadikan Indonesia sebagai negara mandiri pangan. Kebijakan ini akan memacu produktivitas petani dan memungkinkan mereka untuk memberikan kontribusi lebih besar bagi bangsa,” tutup Romadhon.

Previous Post

BM Merah Putih: Maesyal-Intan Harapan Masyarakat

Next Post

Badan Eksekutif Mahasiswa Poliwangi Gelar Seminar Nasional

Related Posts

OJK Tuntaskan Penyidikan Kasus Dugaan Pidana di BPR Malang
Ekonomi

OJK Tuntaskan Penyidikan Kasus Dugaan Pidana di BPR Malang

Juli 4, 2026
PAM Jaya Minta Maaf, Pramono Tak Tegas: Ratusan Hari Macet, Warga Korban Pipa 1.000 Km
Ekonomi

PAM Jaya Minta Maaf, Pramono Tak Tegas: Ratusan Hari Macet, Warga Korban Pipa 1.000 Km

Juni 29, 2026
Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya
Ekonomi

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Mei 26, 2026
Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014
Ekonomi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

Mei 26, 2026
Gagas Nusantara Imbau Publik Tak Terprovokasi Hoaks Pembatasan BBM
BUMN

Gagas Nusantara Imbau Publik Tak Terprovokasi Hoaks Pembatasan BBM

Mei 22, 2026
Harga Emas Turun, Dibanderol Rp3,122 Juta per Gram
BUMN

Emas Antam To The Moon Rekor Rp2,8 Juta, Tapi Saham ANTM Malah Longsor 17%! Ada Apa?

Mei 21, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Cegah Hoaks dan Kerusuhan, Dukung Deteksi Dini Digital

DPR soroti implementasi kebijakan komisi delapan persen ojol

BMKG: Waspada hujan ringan guyur sebagian besar wilayah RI pada Sabtu

Menhut klarifikasi isu keterlibatan dalam OTT KPK Bupati Kuansing

Geliat Ekonomi Menjelang Awal Masuk Sekolah

Penampakan CNG Merah Putih 3 Kg, Lebih Besar dari Gas Melon?

TERPOPULER

Cegah Hoaks dan Kerusuhan, Dukung Deteksi Dini Digital

DPR soroti implementasi kebijakan komisi delapan persen ojol

BMKG: Waspada hujan ringan guyur sebagian besar wilayah RI pada Sabtu

Menhut klarifikasi isu keterlibatan dalam OTT KPK Bupati Kuansing

Geliat Ekonomi Menjelang Awal Masuk Sekolah

Penampakan CNG Merah Putih 3 Kg, Lebih Besar dari Gas Melon?

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved