Jakarta, 26 Agustus 2026 – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berhasil membuka perdagangan dengan penguatan pada hari ini, di tengah sentimen positif dari meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Mengacu pada data Bloomberg, rupiah terpantau naik 0,18 persen atau 32 poin ke posisi Rp17.691 per dolar AS pada pagi hari . Sementara itu, data dari Refinitiv menunjukkan penguatan yang lebih signifikan, di mana rupiah dibuka terapresiasi 0,20 persen ke posisi Rp17.670/US$ .
Sentimen utama yang mendorong penguatan rupiah adalah penurunan harga minyak mentah dunia. Harga minyak turun seiring dengan meningkatnya ekspektasi pasar akan perdamaian di Timur Tengah, menyusul laporan bahwa Iran dan Oman membahas pembentukan “koridor maritim gabungan sementara” untuk memulihkan pelayaran di Selat Hormuz . Harga minyak mentah Brent tercatat turun 3,9 persen ke level US$88,58 per barel .
Analis Pasar Uang dari Doo Financial Futures, Lukman Leong, memproyeksikan rupiah akan bergerak di kisaran Rp17.650 hingga Rp17.750 per dolar AS pada hari ini .






