Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Mantan Ketua F-PAN Sindir Faisal Basri Sebagai Kaum Neolib

by Redaksi
Juni 2, 2015
in Ekonomi
Reading Time: 2min read
tjatur sapto edy anggap faisal basri kaum neolib

Tjatur Sapto Edy (kedua dari kiri) | Sumber foto: @tjatursaptoedy

0
SHARES
92
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Mantan Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (F-PAN) DPR RI Tjatur Sapto Edy mengatakan saat ini Faisal Basri sedang memainkan sebuah peran terkait fitnahnya kepada Hatta Rajasa tentang larangan ekspor bauksit pada 2014 lalu. “Dugaan saya, beliau ini sedang memainkan satu peran,” kata Tjatur.

Anggota dewan ini enggan membuka peran seperti apa sebenarnya yang sedang dimainkan Faisal, karena ia mengaku merupakan ‘saudara’ Faisal. Faisal Basri dulu adalah kader partai berlambang matahari terbit itu. Tjatur mengaitkan serangan Faisal ke Hatta Rajasa dengan kebijakan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said yang juga menyerang kebijakan presiden Susilo Bambang Yudhoyono tentang kasus-kasus mafia migas ketika memimpin dulu.

“Ada oknum pemerintah sekarang yang mencoba melanggar Undang-Undang No 4 Tahun 2009. Dan ada upaya pihak tertentu agar kita kembali menjadi bangsa kuli yang hanya menjual ciptaan tuhan,” kata anggota DPR RI dari daerah Jawa Tengah ini.

Kaum Neolib di Indonesia

Tjatu seakan ingin mengatakan bahwa Faisal Basri ingin membuka jalur ekspor bahan mentah tersebut untuk memperlancar kepentingan asing mengeruk langsung hasil mineral Indonesia. Secara tidak langsung pria bertubuh mungil ini juga mengatakan Faisal sebagai orang yang berpaham neolib. “Memang kebijakan ini bagi orang-orang kaum neolib, para pemburu rente, dan penghamba Washington Consensus adalah kebijakan yang tidak populer. Negara-negara besar tidak suka melihat Indonesia menjadi negara besar karena kebijakan ini merupakan kebijakan yang cenderung protection nationalism,” kata Tjatur seperti dilansir laman Kompas.

Tjatur menjelaskan bahwa saat ini ada oknum-oknum kaum neolib yang ingin Indonesia terus menerus menjadi bangsa kuli, padahal negara ini memiliki potensi menjadi bangsa besar.

Sebelumnya Faisal Basari menuduh Hatta Rajasa memiliki kepentingan melindungi kebijakan larangan ekspor ini ketika maju sebagai calon wakil presiden bersama Prabowo Subianto. Faisal juga mengatakan, kebijakan tersebut dibuat Hatta untuk melancarkan kepentingan perusahaan Rusal asal Rusia, padahal kebijakan tersebut memang sudah diamanatkan undang-undang.

Peraturan Menteri Nomor 1 Tahun 2014 tentang Peningkatan Nilai Tambah Mineral Melalui Kegiatan Pengolahan dan Pemurnian Mineral di Dalam Negeri sesuai dengan UU Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, khususnya Pasal 102, 103, dan 170. Indonesia harus dilindungi dari ancaman kaumĀ  neolib yang pro kepentingan asing.

Tags: Faisal BasriHatta RajasaPANTjatur Sapto Edy
Previous Post

Batu Akik Pancawarna Garut Fadli Zon Terbesar Di Dunia

Next Post

Perayaan Hari raya Waisak, Pengamanan Wihara Diperketat

Related Posts

Perdebatan Data PMI Ilegal di Cianjur, Menteri Mukhtarudin Dorong Pengawasan Lebih Ketat
Ekonomi

Perdebatan Data PMI Ilegal di Cianjur, Menteri Mukhtarudin Dorong Pengawasan Lebih Ketat

Juli 10, 2026
OJK Tuntaskan Penyidikan Kasus Dugaan Pidana di BPR Malang
Ekonomi

OJK Tuntaskan Penyidikan Kasus Dugaan Pidana di BPR Malang

Juli 4, 2026
PAM Jaya Minta Maaf, Pramono Tak Tegas: Ratusan Hari Macet, Warga Korban Pipa 1.000 Km
Ekonomi

PAM Jaya Minta Maaf, Pramono Tak Tegas: Ratusan Hari Macet, Warga Korban Pipa 1.000 Km

Juni 29, 2026
Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya
Ekonomi

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Mei 26, 2026
Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014
Ekonomi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

Mei 26, 2026
Gagas Nusantara Imbau Publik Tak Terprovokasi Hoaks Pembatasan BBM
BUMN

Gagas Nusantara Imbau Publik Tak Terprovokasi Hoaks Pembatasan BBM

Mei 22, 2026

TERKINI

CNG Jadi Alternatif LPG 3 Kg, Gagas Nusantara: Ini Kabar Baik untuk Rumah Tangga dan Ketahanan Energi

Perdebatan Data PMI Ilegal di Cianjur, Menteri Mukhtarudin Dorong Pengawasan Lebih Ketat

Gerindra Hormati Putusan MK: Pilkada Langsung Tetap Amanah Reformasi

JAN: Ajakan Kapolri Jaga Persatuan Adalah Sikap Kenegarawanan yang Tepat

Cegah Hoaks dan Kerusuhan, Dukung Deteksi Dini Digital

DPR soroti implementasi kebijakan komisi delapan persen ojol

TERPOPULER

CNG Jadi Alternatif LPG 3 Kg, Gagas Nusantara: Ini Kabar Baik untuk Rumah Tangga dan Ketahanan Energi

Perdebatan Data PMI Ilegal di Cianjur, Menteri Mukhtarudin Dorong Pengawasan Lebih Ketat

Gerindra Hormati Putusan MK: Pilkada Langsung Tetap Amanah Reformasi

JAN: Ajakan Kapolri Jaga Persatuan Adalah Sikap Kenegarawanan yang Tepat

Cegah Hoaks dan Kerusuhan, Dukung Deteksi Dini Digital

DPR soroti implementasi kebijakan komisi delapan persen ojol

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved