Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Inflansi Selama Ramadhan Tidak Terjadi

by Redaksi
Juli 4, 2015
in Ekonomi
Reading Time: 2min read
Inflansi Selama Ramadhan
0
SHARES
67
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) menjelaskan Inflansi Selama Ramadhan saat ini masih di kisaran angka 7 belum mencapai dua digit. Pasalnya, para pengusaha ritel adalah pihak yang paling berperan selama Ramadan dan Lebaran.

“Inflasi itu bisa terjadi karena ketidakstabilan harga sehingga orang akhirnya bisa menahan pembelian karena barangnya enggak ada. Banyak faktor yang membuat harga bisa meningkat. Pada saat Ramadan dan Lebaran kami disebut stabilisator inflasi,” kata Ketua Umum Aprindo Roy Nicolas Mandey, Sabtu (4/7/2015).

Penyebabnya, para pengusaha ritel telah menambah stok barang tiga sampai enam bulan sebelumnya di toko. Sehingga, ketersediaan barang dipastikan dapat membuat konsumen tenang dan tidak terjadi Inflansi Selama Ramadhan.

“Barang pasti ada, harga bisa stabil dan tentunya tidak dipermainkan situasi pasar atau market. Tidak terjadi peningkatan inflasi. Barang langka, atau ada oknum, kartel yang selalu ambil kesempatan di musim ini dongkrak inflasi,” jelasnya.

Aprindo mengatakan, pemerintah harus cermat dalam hal melakukan operasi pasar. Menurutnya, walau Inflansi Selama Ramadhan aman namun aturan yang diterbitkan juga harus dibarengi dengan pengawasan.

“Kami sambut baik bila pemerintah buat BPN, Badan Pangan Nasional. Sehingga situasi seperti ini harga tak menentu harus ada yang atur dan mengawasinya dalam satu badan,” ungkapnya.

Menkeu Klaim

Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengklaim berhasil menahan laju Inflansi Selama Ramadhan, hal tersebut mengacu pada hasil Data Badan Pusat Statistik (BPS) untuk Juni menunjukan Inflasi sebesar 0,54 persen.

Pasalnya jika dibandingkan dengan data inflasi tersebut lebih rendah dibandingkan pada Juni tahun sebelumnya sebesar 1,03 persen.disebabkan karena pemerintah Indonesia telah mampu mengendalikan harga. Hal tersebut dianggapnya karena pemerintah berhasil mengendalikan lonjakan harga-harga komoditas.

“Ini harga berhasil dikendalikan makannya inflasi kita lebih rendah dari tahun lalu. Puasa dan lebaran kondisinya beda. Kami bisa kendalikan inflasi lebih baik dibanding ramadhan sebelumnya,” kata Bambang di Gedung Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Kamis (2/7/2015)

Ditambahkan oleh Bambang, bahwa inflasi tersebut berbeda dengan inflasi inti pertahun. Pasalnya inflasi inti yang ada bukan dipengaruhi dari daya beli masyarakat yang melemah. Terlebih saat ini kebijakan subsidi BBM telah berubah.

Tags: ekonomiInflasiRamadhan
Previous Post

PAN Akan Masuk Kabinet Jokowi Pasca Lebaran

Next Post

Aryani Fitriana Tegaskan Tak Beragama Yang Legalkan LGBT

Related Posts

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono
Daerah

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

April 15, 2026
Harga Emas Antam Menguat Tipis pada Perdagangan Sabtu
BUMN

Harga Emas Antam Menguat Tipis pada Perdagangan Sabtu

April 11, 2026
Timur Tengah Kembali Panas, Rupiah & Mata Uang Asia Lemas
Ekonomi

Rupiah Masih Melemah, Tertekan Harga Minyak dan Isu Fiskal

April 11, 2026
Kelangkaan BBM Akibat Perang Iran Ancam Produksi Beras di Asean
Ekonomi

Kelangkaan BBM Akibat Perang Iran Ancam Produksi Beras di Asean

April 11, 2026
Purbaya Jamin BBM Subsidi Tak Naik Hingga Akhir 2026 Tapi Kehati-hatian Tetap Diperlukan
Ekonomi

Purbaya Jamin BBM Subsidi Tak Naik Hingga Akhir 2026 Tapi Kehati-hatian Tetap Diperlukan

April 7, 2026
Pertamina dukung distribusi energi di 3T lewat armada logistik laut
BUMN

Pertamina dukung distribusi energi di 3T lewat armada logistik laut

April 6, 2026

TERKINI

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

Antusiasme Publik Tinggi, Satgas Haji Polri Diminta Tanpa Ampun Sikat Travel Nakal dan Visa Palsu

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

Merajut Kembali Persaudaraan Bangsa: Mengapa Dialog Lebih Utama dalam Kasus Jusuf Kalla?

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Singojuruh Perkuat Konsolidasi dan Semangat Kader Golkar

TERPOPULER

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

Antusiasme Publik Tinggi, Satgas Haji Polri Diminta Tanpa Ampun Sikat Travel Nakal dan Visa Palsu

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

Merajut Kembali Persaudaraan Bangsa: Mengapa Dialog Lebih Utama dalam Kasus Jusuf Kalla?

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Singojuruh Perkuat Konsolidasi dan Semangat Kader Golkar

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved